Tangan Patah Akibat Kecelakaan, Dartadi Ciptakan Robot Nasi Goreng Dari Barang Rongsokan

Jum'at, 22 Oktober 2021 17:30 Penulis: Editor KapanLagi.com
Tangan Patah Akibat Kecelakaan, Dartadi Ciptakan Robot Nasi Goreng Dari Barang Rongsokan
credit: KapanLagi.com/Darmadi Sasongko


Kapanlagi Plus - Belum lama ini dunia maya kembali dihebohkan oleh seorang penjual nasi goreng pingggir jalan yang memakai robot untuk mengaduk jualannya. Kisah ini datang dari seorang yang bernama Dartadi, bapak penjual nasi goreng yang ada di Kota Malang.

Dartadi menciptakan sebuah robot pembuat nasi goreng dari barang-barang rongsokan yang dibeli di pasar loak. Ketekunannya membuat barang-barang serba bekas itu lebih berguna, hingga menjadi sarana mencari nafkah dalam kehidupan sehari-hari.

"Bahannya dari beli di rombengan, barang rongsokan. Itu dari dinamo stater kendaraan, terus motornya renovasi sendiri," kata Dartadi di lokasi jualannya di Jalan Muharto Gang V Kota Malang, Kamis (15) malam.

Dartadi bersama Maryam, istrinya, keseharian berjualan nasi goreng di ujung pertigaan Jalan Muharto Gang 5 Kota Malang. Namanya menjadi viral lantaran berjualan nasi goreng dengan alat bantu robot buatannya sendiri.

Ide memakai robot muncul akibat tangan kirinya tidak berfungsi sempurna setelah kecelakaan sekitar tiga tahun lalu. Dartadi yang penyuka elektronika itu harus menyesuaikan diri akibat kondisi fisiknya tersebut.

"Sedikit-sedikit bisa, TV bisa, biasanya service sound system. Karena musibah jatuh itu, nggak bisa lagi, kan harus tangan dua," kisahnya.

Dartadi yang sudah 8 tahun berjualan nasi goreng itu mengaku butuh waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan robotnya. Berkali-kali percobaan dan hampir setiap kesempatan dibongkar-pasang untuk mencari formula paling tepat agar robotnya bekerja dengan benar dan tidak membuat nasinya keluar dari wajan.

Ternyata tidak disangka, bahwa robot yang ia buat untuk membantu dirinya berjualan ini viral di jejaring sosial dan menarik perhatian banyak orang. Berikut kisah lengkap Dartadi dan Robot nasi gorengnya!

1. Kisah Di Balik Robot Nasi Goreng Buatan Dartadi

Sekitar dua tahun kerja Dartadi mulai menggunakan robot, namun baru sekitar setahun terakhir dirasa nyaman seperti sekarang ini. Meski ia sudah sangat nyaman dengan robot buatannya tersebut, tetapi sebelumnya ia bahkan pernah merombak total robotnya karena ada material yang tidak cocok.

"Kalau gagalnya sekitar setahun, setiap hari pulang kerja sampai berangkat kerja lagi, renovasi tidak cocok bikin lagi, bongkar lagi," akunya.

"Dulu tidak ada peer seperti ini, dulu plat semua. Tapi jadinya kaku, nasinya sampai keluar wajan," tambahnya.

Baru belakangan, Dartadi menyesuaikan alatnya untuk benar-benar menyerupai tangan yang sedang mengaduk di atas wajan penggorengan. Saat digerakkan sebisa mungkin bisa elastis dan menyesuaikan bentuk lengkungan wajan penggorengan.

"Akhirnya ketemu ide, solusinya meniru tangan, akhirnya nasi saya pegang. Caranya bagaimana alat itu agar nasi kepegang, lentur, jadilah seperti yang sekarang ini," jelasnya.

Robot buatan Dartadi terpasang menggantung di atas wajan penggorengan dan bekerja begitu sebuah tombol saklar dihidupkan. Selanjutnya, Dartadi hanya butuh memasukkan bumbu sesuai dengan jumlah porsi yang digoreng di atas wajan.

Begitu selesai pun, robot cukup diangkat salah satu sisinya dan dibersihkan bersamaan dengan wajan penggorengan dari sisa-sisa bumbu atau nasi yang menempel.

Sesuai ukuran besarnya wajan, sekali memasak robot nasi goreng bisa menyiapkan 6-7 porsi. Tetapi kalau ukuran wajannya diperbesar sanggup lebih 10 porsi untuk sekali proses.

Dartadi pun mengaku tidak lagi menghadapi masalah dengan fisiknya untuk menyediakan nasi goreng pesanan pelanggan. Biasanya hanya mampu melayani 10 porsi atau 15 porsi di akhir pekan, tapi saat ini bisa melayani lebih banyak pesanan.

(kpl/dar/mag)

Reporter:

Darmadi Sasongko



MORE STORIES




REKOMENDASI