Tanpa Disadari Kebiasaan Buruk Ini Lekat dengan Orang Indonesia, Ngaret Salah Satunya

Senin, 05 Agustus 2019 13:00 Penulis: Iwan Tantomi
Tanpa Disadari Kebiasaan Buruk Ini Lekat dengan Orang Indonesia, Ngaret Salah Satunya
© Shutterstock

Kapanlagi Plus - Menunggu itu pekerjaan yang nggak mau dilakukan siapa saja, apalagi kalau janjian dengan orang yang hobi ngaret. Berniat menghibur diri, kamu menganggapnya sebagai hal yang lumrah bahkan lekat dengan orang Indonesia di antara semua kebiasaan buruk lainnya. Walaupun tahu datang terlambat itu merugikan diri sendiri dan orang lain, ada beberapa alasan yang jadi penyebabnya.

Mendingan Telat daripada On Time

"Ngapain datang cepat-cepat, yang lain juga ngaret, kok!"

Nggak sedikit orang yang punya pola pikir ini dan merasa lebih baik datang terlambat ketimbang on time dan terpaksa menunggu. Coba ganti pola pikirmu jadi lebih positif dengan mendorongmu melakukan banyak hal saat memulai kebiasaan #AntiNgaret. Sambil menunggu, kamu bisa membaca buku, membalas email, menyelesaikan pekerjaan, atau sekadar online shopping.

Sulit Membuat Perkiraan Waktu

Kebiasaan ngaret bisa timbul karena sulit memperkirakan waktu dengan baik. Mulai dengan melihat berapa lama waktu yang diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. kebanyakan mengira hanya butuh waktu 10 menit untuk mandi, nyatanya persiapan sebelum pergi ke tempat tertentu butuh waktu hingga satu jam lamanya, lho.

Suka Ngepas

Selain ogah menunggu, orang Indonesia kebanyakan suka ngaret karena nggak mengalokasikan waktu dengan tepat. Misalnya jarak tempuh ke kantor sekitar 20-25 menit, tapi kebanyakan memutuskan berangkat ngepas. Sementara yang anti ngaret akan berusaha datang lebih awal, sekaligus untuk berjaga-jaga jika ada hal-hal yang akan menyebabkanmu terlambat.

Malas Pakai Jam Tangan

Awalnya jam tangan banyak digunakan bukan hanya sebagai aksesoris tapi juga menunjukkan waktu tapi sejak munculnya ponsel, nggak sedikit yang mengandalkannya untuk mengecek waktu. Hal ini bisa bikin kamu gampang telat karena perhatian yang teralih untuk membaca email, mengecek media sosial, hingga chatting.

Mager

Ini dia yang bikin kebanyakan orang suka telat dan akhirnya berbohong. Bilangnya otw tapi ternyata masih leha-leha di atas tempat tidur. Kebiasaan mager alias malas gerak ini bahkan sering muncul setelah dengan semangat membuat janji dengan teman yang sudah lama nggak bertemu atau klien penting. Dorong dirimu dengan memikirkan hal-hal seru dan menyenangkan yang akan dialami saat #AntiNgaret untuk janji ketemu.

Sering kesal dengan orang yang suka ngaret karena dianggap nggak menghargai waktu dan usaha orang lain untuk on time itu sah-sah saja. Asal jangan ikut-ikutan salah satu kebiasaan buruk ini, jadi pejuang anti ngaret dengan GrabBike yang akan membantumu mengejar hal-hal yang berarti buatmu.

Jangan terseret budaya ngaret, pertahankan kebiasaan anti ngaret dan nantikan promo spesial dari GrabBike selanjutnya di Instagram @GrabID.

 

(kly/eth)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI