Tata Cara Mandi Wajib Bagi Pria Sesuai Ajaran Islam, Beserta Bacaan Niatnya!

Selasa, 21 Mei 2019 16:32 Penulis: Editor KapanLagi.com
Tata Cara Mandi Wajib Bagi Pria Sesuai Ajaran Islam, Beserta Bacaan Niatnya!
Ilustrasi Pria Mandi (Credit: Shutterstock)

Kapanlagi Plus - Islam mengajarkan seluruh umat muslim dewasa untuk melakukan mandi wajib tidak hanya untuk wanita tapi juga pria dalam keadaan tertentu. Jika wanita diharuskan mandi wajib setelah haid dan nifas, maka pria diharuskan mandi wajib lantaran dalam keadaan junub seperti berhubungan tubuh dengan istri dan keluarnya air mani, dilansir dari eramuslim.

Mandi wajib memiliki dasar hukum yang telah tertulis dalam Alqur'an, sehingga memang sudah sewajibnya dilakukan dan dipatuhi oleh seluruh umat muslim. Berikut adalah dasar hukum mandi wajib bagi pria:

QS. Al Maidah Ayat 6

Dalam surat ini Allah berfirman,
“Dan jika kamu junub, maka mandilah.”

QS. An-Nisa' 43

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah ang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

Tata cara mandi wajib bagi pria berbeda dengan wanita. Perbedaan ini terletak pada saat mengguyur bagian kepala dan rambut. Pada pria diharuskan untuk menyela pangkal rambut, sedangkan wanita tidak. Hal ini seperti telah diterangkan pada riwayat HR At-Tirmidzi berikut ini.

“Aku bertanya wahai Rasullullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya Apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub?” Rasulullah pun menjawab,

“Jangan, sebenarnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 guyuran.”

Mandi wajib sendiri dilakukan sebagai Proses pembersihan fisik yang hukumnya adalah wajib bagi setiap umat muslim. Maksud dari pembersihan ini adalah untuk menyucikan diri dengan membersihkan badan dari hadas besar. Sehingga dapat melakukan ibadah seperti salat dengan keadaan suci kembali.

Tata cara mandi wajib dalam islam memiliki kaidah-kaidah tertentu seperti tata cara dan amalan yang harus diikuti sesuai ajaran agama islam yang benar. Berikut adalah tahapan tata cara mandi besar bagi pria:

1. Membaca Niat

Bacaan niat dapat diucapkan dalam hati atau lisan (bersuara). Adapun bacaan niat mandi wajib bagi pria adalah sebagai berikut:

Bismillahirahmanirahim Nawaitul gushla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala


Yang artinya,“Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala.”

2. Membersihkan telapak tangan sebanyak tiga kali.

3. Membersihkan dubur dan kemaluan dengan tangan kiri.

4. Mencuci tangan dengan sabun dan bilas dengan air.

5. Melakukan wudhu dengan gerakan yang sempurna.

6. Menyiram tubuh mulai dari atas kepala.

Sebelum melakukan siraman, masukkan jari-jari tangan ke sela-sela pangkal rambut dengan menyentuh kulit kepala. Hal ini supaya air masuk ke pangkal rambut. Kemudian lakukan penyiraman sebanyak tiga kali.

7. Menyiram tubuh dari sisi kanan kemudian sisi kiri secara bergantian.

8. Membersihkan seluruh anggota badan.

Pada bagian ini, pastikan bagian tersembunyi seperti lipatan-lipatan pada ketiak, jari-jari tangan dan kaki, hingga seluruhnya dibersihkan dan terkena air. Supaya kondisi badan suci secara menyeluruh tanpa terkecuali.

9. Apabila ketika membersihkan badan tangan tidak sengaja menyentuh kemaluan. Maka diharuskan untuk kembali berwudhu.

10. Selesai.

Nah, begitulah tata cara mandi wajib bagi pria dalam islam yang hendaknya dilakukan dan dipatuhi oleh seluruh umat muslim tanpa terkecuali.

 

Penulis: Eva Nur Fauziyah.

 

 

(kpl/mag/evv)



MORE STORIES




REKOMENDASI