Tega Banget, Orangutan di Kalimantan Dibantai Lalu Disantap

Jum'at, 17 Februari 2017 10:18 Penulis: Agista Rully
Tega Banget, Orangutan di Kalimantan Dibantai Lalu Disantap
merdeka.com

Kapanlagi Plus - Salah satu spesies asli Indonesia yang langka dan dilindungi adalah Orangutan. Saat ini jumlah orangutan yang tinggal di Kalimantan sekitar 54.000 ekor. Namun jumlah ini semakin turun karena tindakan tidak bertanggung jawab dari warga sekitar habitat Orangutan. Baru-baru ini bahkan kasus pembantaian Orangutan di dekat kebun kelapa sawit menjadi viral.

Kasus ini muncul ke permukaan setelah diungkap oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan berdasarkan laporan warga sekitar. Menurut pengakuan warga sekitar, pembantaian spesies asli Indonesia tersebut dilakukan di sebuah lokasi perkebunan di Kalimantan Tengah. Alasan dibantainya orangutan ini karena hewan primata tersebut dianggap mengganggu yang dapat merusak tanaman sawit.

Orangutan di kebun kelapa sawit Kalimantan Tengah dibunuh karena dianggap mengganggu  merdeka.comOrangutan di kebun kelapa sawit Kalimantan Tengah dibunuh karena dianggap mengganggu merdeka.com

Primata ini dibunuh menggunakan senapan angin, setelah itu digorok, dimasak, lalu dimakan bersama. Begitu kasus ini menjadi viral, banyak orang yang menghujat perbuatan ini terutama organisasi Borneo Orangutan Survival (BOS) dan meminta pelaku untuk segera ditangkap.

Kasus ini sendiri mulai terungkap sejak tanggal 28 Januari 2017 lalu, saat ini polisi mulai melakukan pengusutan terhadap pelaku. Ditemukan barang bukti berupa tulang belulang, sisa daging orang utan, serta senapan angin yang digunakan untuk membunuh orangutan tersebut. Polisi juga telah menangkap 10 pelaku pembunuhan keji terhadap spesies yang dilindungi ini.

Barang bukti yang ditemukan polisi membuktikan bahwa orangutan tersebut juga dijadikan sebagai hidangan untuk dimasak  merdeka.comBarang bukti yang ditemukan polisi membuktikan bahwa orangutan tersebut juga dijadikan sebagai hidangan untuk dimasak merdeka.com

"Ini pengakuan mereka, membunuh dan memakan orangutan adalah yang pertama kali. Tidak pernah selama ini mereka memakan orangutan. Entah ada keinginan memasak dan memakan, memang nyatanya mereka makan," terang Kapolres Kapuas AKBP Jukiman Situmorang dikutip dari merdeka.com.

Polisi menilai bahwa pembunuhan, mutilasi, hingga menyajikan daging orangutan sebagai hidangan merupakan satu kejadian. Pekerja salah satu kebun sawit yang membantai orangutan juga diketahui biasa membawa parang dan senapan angin untuk melindungi kebun dari gangguan, salah satunya orangutan. Tapi tetap saja membunuh spesies yang dilindungi adalah hal yang tidak benar bukan KLovers?

(mdk/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI