Tim Indonesia Menangkan Festival Pahatan Salju di Harbin, Meski Berasal Dari Negara Tropis dan Sempat Latihan di Dalam Lemari Es

Sabtu, 18 Januari 2020 11:20 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini
Tim Indonesia Menangkan Festival Pahatan Salju di Harbin, Meski Berasal Dari Negara Tropis dan Sempat Latihan di Dalam Lemari Es
Dok Tim Indonesia 1 via © Kompas.com


Kapanlagi Plus - Kabar membanggakan datang dari tim pemahat es Indonesia yang berlaga di Harbin International Snow Sculpture Competition yang berlangsung pada 10 - 13 Januari 2020 di Harbin, China. Dua tim yang berangkat dari Tanah Air, yaitu Tim Indonesia 1 dan Tim Indonesia 2 berhasil pulang membawa kemenangan.

I Nyoman Sungada, I Putu Andre Putra Yoga, Eka Budi Ariadee dan I Made Sumerta Yasa yang tergabung dalam Tim Indonesia 1 yang memahat patung Pengantin Bali berhasil memenangkan piala kategori Best Skill. Sementara Tim Indonesia 2 yang digawangi oleh I Ketut Suaryana, I Made Mardiawan, I Komang Karim dan I Kadek Arya Undiyana yang memahat patung Frog Surfing memenangkan piala kategori Excellent.

1. Bertahan di Udara Dingin

Berlaga di ajang lomba pahat salju bukan kali ini saja diikuti oleh Tim Indonesia 1 dan 2. Mereka sudah beberapa kali kerjasama mengikuti kompetisi serupa di berbagai negara.

Meski Indonesia tidak memiliki salju, para pemahat asal Bali ini bisa menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Berbagi tugas dan sudah saling memahami karakter masing-masing jadi kunci kemenangan mereka di perlombaan ini.

"Chemistry sudah ada. Tinggal menyamakan visi dan strategi. Karena baloknya kan besar. Jadi kita bikin miniatur kecil dari gabus. Pengerjaan langsungnya kita dari samping. Jadi seperti membuat tangga untuk kemudian pelan-pelan naik ke atas," ujar I Ketut Suaryana seperti dilansir dari Kompas.com.

2. Latihan di Kulkas

Sebelum berangkat ke Harbin, Tim Indonesia 1 dan 2 berlatih bersama selama satu bulan. Selain memakai gabus, mereka juga latihan di dalam kulkas untuk belajar menghadapi suhu dingin.

"Kami mempersiapkan mental dan fisik di dalam kulkas selama seharian penuh karena harus berada di kondisi fisik terbaik ketika berkompetisi," ujar I Nyoman Sungada seperti dilansir dari TheJakartaPost.com.

3. Dipamerkan Sampai 25 Februari

Perlombaan ini berlangsung pada 10 - 13 Januari dan para pemahat diberi waktu selama 3,5 hari untuk menyelesaikan karya mereka. Setelah kompetisi berlangsung, patung salju yang mereka buat akan dipamerkan untuk umum hingga 25 Februari mendatang.

Selain diikuti peserta dari 10 negara, turis dari berbagai benua juga datang ke festival ini. Hal ini yang membuat Tim Indonesia 1 dan 2 sengaja mengusung tema Bali dan Surfing untuk memperkenalkan budaya negeri ini.

Selamat atas kemenangannya!

(kpl/phi)



MORE STORIES




REKOMENDASI