Tren e-Wallet di Masa Pandemi, ShopeePay Tunjukkan Laju Pertumbuhan Paling Pesat

Senin, 10 Agustus 2020 09:00
Tren e-Wallet di Masa Pandemi, ShopeePay Tunjukkan Laju Pertumbuhan Paling Pesat
credit via Shutterstock

Kapanlagi Plus - Situasi pandemi yang bikin banyak masyarakat menghabiskan waktu di rumah aja memang menciptakan tren baru dalam berbelanja. Online shopping jadi hal yang paling sering dilakukan masyarakat buat memenuhi kebutuhannya selama di rumah aja. Kebiasaan ini juga turut mengubah cara bertransaksi, di mana e-wallet banyak digunakan di masa pandemi.

Tren penggunaan uang digital dan layanan dompet digital di Indonesia sendiri memang semakin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Bank Indonesia dan Databoks, di tahun 2019 nilai transaksi uang elektronik mencapai Rp95,75 triliun. Bahkan, ada lonjakan sebesar 241,2% dalam penggunaan uang elektronik di kuartal keempat tahun 2019. Nah, di masa pandemi seperti sekarang ini, penggunaannya terus meningkat dengan pesat.

Imbauan melakukan transaksi non tunai memang dikeluarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai alternatif transaksi karena minim kontak fisik, jadi meminimalisir risiko penularan. WHO sendiri pernah memberikan pernyataan bahwa ada kemungkinan penularan virus lewat uang tunai.

Sementara itu, tercatat ada 51 penyelenggara uang elektronik yang sudah mendapatkan izin dari Bank Indonesia. Sederet nama yang cukup menonjol dan top of mind antara lain OVO, GoPay, DANA, LinkAja, dan ShopeePay yang menjadi pemain baru. Bersaing dengan nama besar lainnya, ShopeePay ternyata berhasil menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat, terutama di masa pandemi.

credit via Shutterstockcredit via Shutterstock

For your information, ShopeePay yang diluncurkan oleh SeaMoney Indonesia adalah layanan uang elektronik dan dompet digital yang telah mendapatkan lisensi Bank Indonesia pada Agustus 2018. Layanan ini resmi dirilis pada November 2018. Kamu bisa memanfaatkannya sebagai salah satu metode pembayaran saat bertransaksi lewat salah satu e-commerce terbesar di Indonesia, Shopee. Nggak hanya itu, ShopeePay juga sudah memperluas jangkauannya sehingga layanan ini juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi pembelian di ribuan jenis merchant, seperti makanan, minuman, ritel, dan sebagainya. 

Transaksi dengan sistem QRIS dan menggandeng ribuan merchant yang ada di berbagai kota, popularitas ShopeePay pun meningkat pesat dalam kurun waktu 2 tahun sejak pertama kali diluncurkan. E-wallet ini juga didukung dengan layanan ShopeePayLater yang termasuk dalam 3 besar sistem pembayaran cicilan tanpa kartu kredit paling populer di Indonesia tahun 2019 menurut laporan Daily Social. 

Transaksi pembayaran digital di merchant telah mencapai 2,2 juta transaksi selama Maret 2020 menurut data dari Bank Indonesia. Total nominalnya mencapai Rp 75,1 miliar. Riset yang dilakukan Snapcart tentang perilaku belanja masyarakat Indonesia di bulan Ramadan dan Hari Raya di tengah pandemi juga menunjukkan Shopee merupakan e-commerce paling diingat dan digunakan oleh masyarakat. Lebih lanjut lagi, Shopee juga menjadi platform yang paling banyak digunakan selama Ramadan dan Hari Raya tahun ini, jauh mendahului pesaingnya. 

credit via Shutterstockcredit via Shutterstock

Hasil riset iPrice yang menggandeng AppAnnie dan SimilarWeb menunjukkan bahwa Shoppee merupakan e-commerce dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia pada kuartal keempat 2019. Prestasi ini masih terus berlanjut hingga kuartal pertama 2020, di mana data terbaru dari iPrice dan SimilarWeb juga menunjukkan Shopee menjadi e-commerce dengan jumlah pengunjung terbanyak di tanah air. Faktor ini juga yang memberikan banyak ruang bagi ShopeePay untuk terus berkembang. 

Data dari YouGov yang dirilis pada Juni 2020 menunjukkan ShopeePay berhasil menjadi salah satu dari top 3 e-wallet yang memiliki jumlah pengguna terbesar di Indonesia. Hebatnya lagi, ShopeePay juga mengalami pertumbuhan yang paling pesat selama pandemi, jauh di atas penyelenggara e-wallet lainnya. 

Peluang ShopeePay diprediksi juga semakin besar menyalip e-commerce lainnya. Situasi pandemi yang melahirkan kebiasaan baru juga mendorong masyarakat buat terus mengandalkan e-commerce dan sistem pembayaran dengan uang elektronik dalam memenuhi kebutuhan. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi ShopeePay untuk terus menjadi layanan uang elektronik dengan laju pertumbuhan pesat di Indonesia.

(*/wri)



MORE STORIES




REKOMENDASI