Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Peringati Dua Tahun Penganugerahan The Zayed Award
source: Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
Kapanlagi.com - Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar seminar 'Peringatan Dua Tahun Penganugerahan The Zayed Award on Human Fraternity for World Peace and Living Together' pada Kamis (12/2) di Co-Working Space Gedung Jenderal Sudirman. Kegiatan ini dihadiri pimpinan universitas, tokoh Muhammadiyah, para akademisi, serta sivitas akademika sebagai refleksi atas penghargaan internasional yang diterima Muhammadiyah pada 4 Februari 2024 di Dubai.
Seminar ini turut menghadirkan Dr. (HC) dr. Sudibyo Markus dan Prof. Romo Franz Magnis Suseno SJ, sebagai pembicara. Kedua narasumber membahas pentingnya nilai persaudaraan manusia, etika global, serta peran pendidikan dan organisasi keagamaan dalam membangun perdamaian dunia.
Rektor UMKT Dr. Muhammad Musiyam, M.T. dalam sambutannya menegaskan bahwa bahwa penghargaan tersebut sebagai amanah moral untuk terus menghadirkan Islam yang utuh, humanis, dan membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
Advertisement
"Penghargaan The Zayed Award merupakan pengakuan global terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam mempromosikan nilai kemanusiaan universal. Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah memiliki misi kemanusiaan inklusif dengan menjadikan toleransi antar agama sebagai prinsip yang tidak terpisahkan," ungkap Musiyam.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur, K.H. Siswanto, menyoroti pentingnya akal sehat dan kesadaran kolektif dalam menjaga keberlangsungan kehidupan manusia di tengah keberagaman. Ia menilai penghargaan internasional tersebut harus menjadi momentum memperkuat solidaritas, keadilan, serta semangat hidup berdampingan secara damai.
"Semoga penghargaan ini membuka kesadaran kita untuk menghadirkan persaudaraan global dan mendorong kehidupan yang lebih inklusif," ungkapnya.
The Zayed Award on Human Fraternity sendiri merupakan penghargaan internasional yang diberikan kepada individu atau lembaga yang berkontribusi dalam mempromosikan persaudaraan manusia, toleransi, dan perdamaian dunia. Penganugerahan pada tahun 2024 tersebut menjadi penegasan posisi Muhammadiyah sebagai aktor strategis dalam memperkuat dialog lintas budaya dan agama di tingkat global.
Melalui peringatan dua tahun ini, Muhammadiyah menegaskan kembali komitmennya untuk terus mengintegrasikan nilai kemanusiaan universal dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi global demi terwujudnya kehidupan dunia yang damai dan berkeadilan.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/jje)
Advertisement
