Video Viral! Saat Genting APG Gunung Semeru Penghuni Ponpes Menolak Evakuasi

Video Viral! Saat Genting APG Gunung Semeru Penghuni Ponpes Menolak Evakuasi
Istimewa

Kapanlagi.com - Sejumlah rekaman video memperlihatkan para petugas di tengah bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru berusaha mengevakuasi warga dari sebuah komplek bangunan pondok pesantren.

Penghuni pesantren, sebagaimana dalam video itu menolak evakuasi dan memilih tetap tinggal di pondok pesantren. Sempat terjadi adu pendapat antara pimpinan pondok dengan para petugas.

Komplek tersebut berada di komplek Pondok Pesantren Nurul Barokah - Hidayah Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Pemilik pondok dalam video tersebut mengaku tinggal bersama 15 orang santri.

"Ini pondok, seumpama terjadi apa-apa saya yang bertanggung jawab. Ojo koyok ngene. Kita di sini negara hukum pak," kata pria berbaju gamis putih.

1. Menolak Evakuasi

Pria tersebut tetap menolak evakuasi, meski dalam suasana genting. Tampak APG yang mulai menyelimuti komplek bangunan. Pria tersebut mengaku bertanggung jawab atas para santri penghuni pondoknya.

"Ini saya pengasuhnya pondok. Wis gak usah opo jare aku. Gak usah wis. Sepurane, " katanya.

2. Tinggalkan Komplek

Istimewa

Petugas pun akhirnya meninggalkan komplek pondok dengan pesan bahwa telah berusaha mengajak untuk mengungsi. Bila terjadi sesuatu, petugas tidak mau disalahkan karena ajakannya ditolak.

Nurul Yakin, Kapala Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo menjelaskan bahwa petugas telah berusaha membujuk untuk evakuasi. Tetapi memang penghuni pondok menolak untuk dievakuasi.

3. Evakuasi

"Itu gini, memang ada Ponpes di sana, kita dibantu oleh TNI - Polri dan relawan-relawan. Tujuan kita baik untuk mengevakuasi, agar tidak menjadi korban. Cuma orangnya sendiri nggak mau. Cuma Alhamdulillah selamat semua," terang Nurul Yakin kepada wartawan, Senin (5/12).

Lokasi Ponpes tersebut cukup dekat dengan sungai Umbulan yang oleh petugas sangat mengkhawatirkan. Mereka pun tetap tinggal dalam Ponpes, kendati masyarakat sekitar memilih mengungsi.

(kpl/dar/frs)

Rekomendasi

Trending