Viral Video Ayah Pukuli Anaknya, OVO dan Lazada Beri Klarifikasi
Ilustrasi Kekerasan © Shutterstock.com
Kapanlagi.com - Beberapa waktu terakhir, jagat media sosial ramai oleh beredarnya sebuah video yang menampilkan kasus KDRT. Dalam video itu terlihat seorang ayah memukuli anaknya. Tak sedikit netizen yang menduga, pria itu adalah petinggi dari perusahaan ternama.
Nama OVO dan Lazada turut terseret karena pria tersebut diduga adalah petinggi di perusahaan mereka. Keduanya pun lakukan klarifikasi. OVO sendiri tegas menyebut betapa pria itu sudah tak bekerja di perusahaan mereka sejak 2019.
Advertisement
1. Tak Lagi Bekerja di OVO
"Menanggapi pemberitaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh saudara Rajen Indrajana Sofiandi, dengan ini kami tegaskan bahwa yang bersangkutan sudah tidak bekerja di OVO sejak 2019," tulis OVO melalui story di akun resmi Instagram mereka pada Rabu (21/12).
"OVO mengecam dan tidak menoleransi segala bentuk kekerasan dalam bentuk apapun, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja," lanjutnya.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
2. Sejak 2021
Klarifikasi serupa juga disampaikan pihak Lazada. Mereka menyebut, pria itu sudah tak lagi bekerja di Lazada sejak tahun 2021.
"Sehubungan dengan adanya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh saudara Rajen Indrajana Sofiandi, kami menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah tidak bekerja di Lazada sejak 2021," tulis mereka.
"Lazada tidak membenarkan dan tidak akan menoleransi aksi kekerasan dalam bentuk apapun, baik di luar maupun di dalam lingkungan kerja," tutup pihak Lazada.
(kpl/tdr)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila Nurwanti Sebut April Sebagai Pesaing Terberat di D'Academy