45 Kata-Kata Rindu Islami yang Menyentuh dan Penuh Akan Makna

Kamis, 08 April 2021 15:45 Penulis: Dhia Amira
45 Kata-Kata Rindu Islami yang Menyentuh dan Penuh Akan Makna
Ilustrasi (credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Rindu menjadi sebuah rasa yang sulit untuk dilakukan oleh manusia. Bila rindu sudah melanda, maka kegalauan akan segera tiba pada seseorang. Rindu secara Islam memang sering dibahas, terutama oleh kaum muda. Yup! Ada banyak sekali nasihat berupa kata-kata rindu Islami yang mungkin bisa membantu kalian dari hal yang cukup mengganggu aktivitas.

Bagi kalian yang sedang rindu pada seseorang, maka bertemu adalah solusi terbaik untuk menghilangkan rasa rindu tersebut. Namun bagaimana bila tidak bisa bertemu? Bagaimana bila rindu pada Allah SWT, bukan pada manusia? Bagaimana juga bila harus mengatur rasa rindu dengan baik dan sopan tanpa harus bertemu dengan orang yang kita rindukan?

Semua hal tentu menjadi pertanyaan di dalam pikiran kita saat kita merindukan seseorang. Nah bagi para KLovers yang ingin menyampaikan atau menyembunyikan rasa rindu dengan baik dan bijak, maka mungkin kata-kata tentang rindu berikut ini bisa membantu kalian dari rasa rindu yang sangat luar biasa, dan cukup sulit untuk dikendalikan.

Untuk itu dilansir dari berbagai sumber, inilah 45 kata-kata rindu islami yang menyentuh dan penuh akan makna. Yuk langsung saja dicek KLovers.

1. Kata-Kata Rindu Islami yang Menyentuh

Inilah kata-kata rindu Islami yang menyentuh dan penuh akan makna mendalam. Berikut beberapa kata-kata rindu Islami tersebut:

  1. "Sebab jarak akan selalu ada prasangka. Namun ketika doa telah terucap, maka ia akan sigap mengubahnya."
  2. "Sungguh indah ketika kita saling mencintai karena Allah. Bahkan, rindu yang kurasakan saat ini pun karena anugerah yang Allah berikan kepada kita."
  3. "Allah maha membolak-balikkan keadaan. Mungkin kini kita masih berjauhan, tapi aku yakin Allah juga akan membuat kita berdekatan kelak."
  4. "Untukmu yang jauh di sana, kuharap engkau selalu menjaga hatimu. Seperti aku di sini yang senantiasa menjaga hatiku."
  5. "Cintailah seseorang dengan kesederhanaan dan rindukanlah seseorang juga dengan kesederhanaan."
  6. "Cinta itu seperti menanam sebuah pohon. Jika kita sabar, pohon itu bisa menjadi tumbuhan yang sangat besar dan kuat."
  7. "Memiliki pasangan bukan hanya tentang cinta dan kerinduan, melainkan sebagai bentuk ibadah kepada Allah."
  8. "Mungkin mendoakanmu dari jauh adalah cara terbaik agar aku bisa memelukmu dalam rasa rindu ini."
  9. "Allah selalu memberikan senyum di balik kesedihan. Allah juga selalu memberikan harapan di balik keputus-asaan. Biarlah aku di sini menantimu dengan penuh harapan."
  10. "Jika aku di sini menanti, kuharap kau di sana juga menjaga. Jika aku di sini berdoa, kuharap kau di sana tetap setia."
  11. "Jika rindu datang, maka saling menjaga dan mendoakan agar bisa selalu dekat dengan Allah. Semoga saja kelak kita akan selalu bersama masuk ke dalam surga."
  12. "Menyampaikan cinta dan kerinduan dalam diam akan selalu baik, dimana pasangan saling mendoakan satu sama selain."
  13. "Aku selalu memohon kepada Anda untuk dapat berjumpa denganmu sebanyak dua kali, satu kali di dunia dan satu kali di surga."
  14. "Aku selalu mendapati diriku sendiri tersenyum disaat aku melamun mengenai dirimu dan itu menandakan bagaimana rasa rinduku pada dirimu."
  15. "Setiap doa yang aku panjatkan kepada Allah, maka akan selalu terselip namamu dan itu menggambarkan betapa aku rindu padamu."

2. Kata-Kata Rindu Islami yang Menyentuh

Inilah kata-kata rindu Islami yang menyentuh dan penuh akan makna mendalam. Berikut beberapa kata-kata rindu Islami tersebut:

  1. "Ingatlah, Allah selalu memberikan kelebihan di balik kekurangan. Allah juga selalu memberikan kekuatan di balik kelemahan."
  2. "Aku diam bukan karena tak ada rasa. Aku hanya berusaha menjaga apa yang seharusnya dijaga, kau saja yang tak tahu. Aku diam di hadapanmu, tapi di hadapan Allah namamu terus kugema."
  3. "Menunggumu dalam kesabaran lebih indah bagiku daripada mengungkapkannya. Menantimu dalam doa lebih bermakna daripada menjelaskannya."
  4. "Cinta bukan tentang bagaimana perasaan itu muncul. Tapi, bagaimana perasaan itu agar tetap utuh dan terjaga tanpa melewati batasnya."
  5. "Allah sangat paham dengan doa-doa yang kita panjatkan, bahkan pada saat kita tak mampu menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkannya."
  6. "Hati yang sedang diuji kesabaran itu memang pahit pada awalnya. Tapi percayalah, ia akan manis di akhirnya. Jadi bersabarlah ,semoga kesabaran ini berbuah kebaikan."
  7. "Hal termanis adalah ketika seseorang menyebut namamu di setiap sepertiga malam.” “ Bila menanti itu terlalu berat, bersabarlah dengan segala doa. Sebab jodoh yang baik tak mungkin datang dengan tergesa-gesa."
  8. "Jika bukan karena keyakinanku bahwa takdir Allah lebih indah dari segala rencanaku, mungkin saat ini aku sudah menyesal."
  9. "Menanti itu berat, kamu perlu banyak bekal agar kuat. Dan bekal itu ialah dengan mendekatkan diri kepada Allah."
  10. "Tidak peduli seberapa menyakitkan jarak itu, tidak memilikimu dalam hidupku akan lebih buruk."
  11. "Kamu adalah doa yang selalu kupanjatkan yang pada akhirnya dipertemukan menjadi akhirnya."
  12. "Sehebat apapun kita merencanakan suatu hal, maka rencana Allahlah sebaik- baiknya sebuah rancangan."
  13. "Sebenarnya aku tidak mengharapkan sebuah kesempurnaan, sebab aku hanya ingin melengkapinya dengan kekurangnku ini."
  14. "Aku sangat yakin, jika cinta sejati akan datang tepat waktu. Itulah sebabnya akan selalu berharap meskipun pernah merasa kecewa."
  15. "Allah merupakan maha yang membolak- balikan suatu kondisi, sesuatu yang di rasakan orang lain bisa di alami oleh kita. Semoga rasa rinduku ini dapat kamu rasakan."

3. Kata-Kata Rindu Islami yang Menyentuh

Inilah kata-kata rindu Islami yang menyentuh dan penuh akan makna mendalam. Berikut beberapa kata-kata rindu Islami tersebut:

  1. "Sungguh wanita mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun, namun tak sanggup menyembunyikan cemburu meski hanya sesaat." - Ali bin Abi Thalib
  2. "Ya Allah, saat aku kehilangan harapan dan rencana, tolong ingatkan aku bahwa cinta-Mu jauh lebih besar daripada kekecewaanku, dan rencana yang Engkau siapkan untuk hidupku jauh lebih baik daripada impianku." - Ali Bin Abi Thalib
  3. "Hiburlah hatimu, siramilah ia dengan percikan hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih."
  4. "Yakinlah, ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit." - Ali Bin Abi Thalib
  5. "Kamu tidak pernah jauh dariku, kemanapun aku pergi kamu selalu ada. Karena aku selalu dihatimu, yang jauh hanyalah raga kita, bukan hati kita."
  6. "Jiwa hampa tanpa cinta, hati hampa tanpa iman."
  7. "Teman sejati adalah dia yang selalu memberi nasehat ketika melihat kesalahanmu dan dia yang mau membelamu di saat kamu tidak ada." - Ali Bin Abi Thalib
  8. "Firman Allah adalah obat bagi hati." - Ali bin Abi Thalib
  9. "Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan Jiwa dibersihkan dengan cinta." - Ali Bin Abi Thalib
  10. "Ada dua cara untuk menjalani hidup yang menyenangkan, entah itu di dalam hati seseorang ataukah dalam doa seseorang." - Ali bin Abi Thalib
  11. "Jika manusia gagal mencintai tuhannya, maka cinta sejati yang selama ini di rindukan tidak akan di temuinya."
  12. "Jika saja seseorang bisa merasakan bagaimana cinta yang tumbuh dalam hati, maka itulah yang namanya cinta sejati."
  13. "Cinta bukan mengenai bagaimana perasaan itu dapat muncul, namun bagaimana caranya untuk bisa mempertahankan rasa tersebut."
  14. "Untuk kamu yang jauh disana, aku berharap kamu akan selalu menjaga hati, seperti aku disini yang selalu menjadi hatiku."
  15. "Ya Allah, apabila dia memanglah bukan menjadi untukku. Maka berikan aku sebuah keikhlasan untuk dapat rela dia bersama dengan yang lain."
Itulah 45 kata-kata rindu Islami yang menyentuh dan penuh akan makna mendalam. Semoga dengan kata-kata Islami ini rasa rindu kalian akan mereda dengan baik.

(kpl/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI