5 Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia, Waspadai Gejala Covid-19

Selasa, 27 Juli 2021 20:11 Penulis: Anik Setiyaningrum
5 Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia, Waspadai Gejala Covid-19
Ilustrasi (Credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Keluhan umum yang sering diutarakan oleh penderita covid-19, yaitu hilangnya kemampuan indra penciuman untuk mengenali aroma. Kondisi ini merupakan gejala covid-19 yang disebut anosmia. Bahkan, anosmia bisa berlanjut hingga penderita covid-19 dinyatakan sembuh. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mengetahui cara memulihkan penciuman saat anosmia.

Pasalnya, anosmia bukanlah hal yang sepele. Hal ini bisa berpengaruh secara serius pada kehidupan sehari-hari, misalnya, tak dapat mencium aroma tanda bahaya (asap kebakaran) dan hilangnya nafsu makan. Padahal, nafsu makan harus tetap terjaga guna meningkatkan imun tubuh. Mengetahui cara memulihkan penciuman saat anosmia bisa menjadi bentuk kewaspadaan kalian dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

Cara memulihkan penciuman saat anosmia memang bisa dilakukan di rumah, tapi jika terdapat gejala lain, kalian perlu melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter. Namun, jika kalian hanya merasakan gejala hilangnya kemampuan indra penciuman, tips yang dilansir dari beberapa sumber ini bisa kalian ikuti secara mandiri.

 

1. Gejala Anosmia Pada Penderita Covid-19

Beberapa orang menyadari gejala anosmia secara tak sengaja saat melakukan kegiatan sehari-hari, seperti menyemprotkan parfum atau memasak. Saat tak mencium aroma yang seharusnya atau seperti biasanya, mereka baru menyadari bahwa dirinya sedang mengalami anosmia. Sebenarnya juga tak ada tes medis khusus untuk mengetahui gejala tersebut.

Dokter pun akan akan melakukan tes dengan menyodorkan wewangian atau makanan beraroma untuk melihat reaksi pasien. Itu berarti, dokter pun bergantung pada pelaporan pasien tentang diagnosisnya. Meski tampak sepele, kalian perlu mewaspadai gejala anosmia karena hal ini merupakan salah satu tanda covid-19. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Medical News Today, covid-19 bisa menyebabkan penurunan kemampuan indra penciuman dan perasa.

Gejala ini biasanya muncul di awal terjadinya infeksi, bahkan menjadi satu-satunya gejala yang bisa dikenali sendiri sebagai tanda covid-19. Gejala flu biasanya juga menyebabkan seseorang kehilangan penciuman karena hidung tersumbat. Namun, pada penderita covid-19, hilangnya indra penciuman bisa terjadi tanpa disertai penyumbatan hidung.

Meski terkesan sepele, kemampuan indra penciuman perlu dikembalikan karena hal itu bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari kalian. Cara memulihkan penciuman saat anosmia bisa latih dengan menyimak informasi di bawah ini.

2. Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia dengan Terapi Aroma

1. Gunakan Minyak Esensial

Salah satu cara memulihkan penciuman saat anosmia, yaitu terapi aroma dengan minyak esensial. Senyawa dari berbagai tumbuhan yang diekstrak menjadi minyak esensial atau astiri diyakini dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Aroma dari minyak ini pun juga potensial untuk melatih indra penciuman kalian. Lakukan latihan dengan menghirup minyak esensial selama 20-40 detik sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

2. Gunakan Minyak Jarak

Khasiat minyak jarak sudah dipercaya sejak lama untuk mengembalikan kemampuan indra penciuman yang hilang. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Liputan6.com, penggunaan minyak jarak untuk anosmia ini direkomendasikan oleh Dr. Sandra El Hajj, seorang dokter naturopati.

"Secara alami, minyak jarak telah lama digunakan untuk mengembalikan bau yang hilang, karena komponen aktifnya, asam risinoleat. Asam risinoleat dapat membantu melawan infeksi. Ini juga membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan saluran hidung yang disebabkan oleh pilek dan alergi," katanya.

Minyak yang didapat dari ekstrak biji jarak ini digunakan sebagai nasya atau perawatan saluran hidung dengan cara menghangatkannya, kemudian dioleskan di depan lubang hidung dua kali sehari, yaitu saat sebelum dan bangun tidur. Perawatan tersebut bisa kalian coba sebagai cara memulihkan penciuman saat anosmia

3. Konsumsi Jahe

Aroma khas dan menyengat dari jahe bisa kalian manfaatkan sebagai terapi aroma atau cara memulihkan penciuman saat anosmia. Hal itu karena jahe bisa meredakan peradangan pada saluran pernapasan hidung dan mengurangi pembentukan lendir yang berlebih. Lendir yang berlebih itulah salah satu penyebab turunnya kemampuan indra penciuman.

Oleh karena itu, kalian bisa mengonsumsi jahe mentah dengan memotongnya dan mencampurkannya pada minuman hangat atau langsung menggunakan produk jahe bubuk maupun teh jahe celup.

 

3. Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia Lainnya

4. Pakai Larutan Garam

Larutan garam bisa kalian pakai untuk melakukan pembersihan rongga hidung. Cara memulihkan penciuman saat anosmia ini bisa mengeluarkan lendir atau alergen pada hidung kalian. Larutan garam ini bisa kalian beli di apotek atau bisa juga membuatnya sendiri di rumah.

-Campurkan setengah sendok teh garam dan setengah sendok teh soda kue ke dalam 1 cangkir air matang.

-Setelah itu masukkan air garam ke botol semprot.

-Miringkan kepala ke salah satu sisi.

-Semprotkan larutan garam ke salah satu lubang hidung yang arahnya berlawanan.

-Biarkan air garam keluar dari lubang hidung yang lain atau dari mulut.

-Ulangi di lubang hidung yang lain.

Cara memulihkan penciuman saat anosmia ini bisa kalian lakukan beberapa kali dalam sehari.

5. Konsumsi Obat

Mengonsumsi obat tertentu yang didapat dari resep dokter merupakan cara memulihkan penciuman saat anosmia ketika latihan aroma yang sudah dibahas di atas tak memberikan efek. Biasanya dokter akan meresepkan obat seperti berikut:

a. Dekongestan.

b. Antihistamin.

c. Semprotan hidung steroid.

Latihan penciuman beserta perawatan dengan semprotan hidung steroid berupa budesonide dapat meningkatkan kemampuan indra penciuman kalian dibandingkan dengan membersihkan bagian dalam hidung dengan larutan garam.

Nah, itulah beberapa cara memulihkan penciuman saat anosmia beserta gejala yang perlu kalian ketahui dan terapkan.

(Sumber: Liputan6.com, Alodokter.com)

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI