50 Nasihat Hati yang Bimbang dari Para Tokoh, Britney Spears - Sujiwo Tejo

Kamis, 01 Juli 2021 11:22 Penulis: Anik Setiyaningrum
50 Nasihat Hati yang Bimbang dari Para Tokoh, Britney Spears - Sujiwo Tejo
Ilustrasi (Credit: Freepik)


Kapanlagi Plus - Perasaan bimbang pasti pernah dirasakan setiap orang ketika dihadapkan pada pilihan yang sulit. Rasa bingung akan pertimbangan-pertimbangan yang ada membuat kalian membutuhkan saran dari orang lain agar mendapat pencerahan. Walaupun begitu, nasihat hati yang bimbang agak sulit didapatkan.

Terkadang, bukannya pencerahan yang didapat, justru kalian tambah bingung karena mendapat semakin banyak pertimbangan. Nah, agar dapat menghindari hal tersebut, kalian bisa membaca nasihat hati dari para tokoh terkenal. Kalian bisa memilih sendiri, kira-kira saran seperti apa yang dibutuhkan.

Nah, berikut ini terdapat kutipan para tokoh yang cocok dijadikan nasihat hati yang bimbang. Perkataan dari Britney Spears, Gus Mus, hingga Sujiwo Tejo berikut ini berisi petuah penuh makna yang bisa kalian jadikan bahan renungan.

 

1. Nasihat Hati yang Bimbang dari Britney Spears

Britney Spears merupakan penyanyi pop asal Amerika yang memiliki penggemar hampir di seluruh dunia. Perjalanan kariernya yang panjang hingga kini, membuat perkataannya banyak direkam oleh para penggemar. Kata-kata yang berisi pemberontakan atau tuntutan akan kebebasan sebenarnya sudah banyak terlihat di lagu-lagunya sejak dulu.

Misalnya, lagu yang berjudul "Overprotected", menggugat berbagai pembatasan yang dialami oleh seorang gadis. Baru-baru ini, Britney Spears membuat kiriman dengan caption panjang di Instagram berupa pengakuan tentang keadaannya yang sebenarnya tak baik-baik saja. Caranya dalam menghadapi berbagai tekanan yang dialami pun bisa dilihat dari beberapa kutipan yang cocok jadi nasihat hati yang bimbang berikut ini.

1. "Jangan pernah meragukan diri sendiri. Jangan pernah mengubah diri Anda. Tidak peduli apa yang orang pikirkan dan lakukan saja."

2. "Saya tidak bisa pergi ke mana pun tanpa seseorang menilai saya."

3. "Jangan takut dalam pilihan Anda dan jangan takut menjadi diri sendiri!"

4. "Cinta adalah cinta! Orang harus bisa melakukan apa pun yang membuat mereka bahagia!"

5. "Saya tahu tidak semua orang akan menyukai saya, tetapi ini adalah siapa saya jadi jika Anda tidak menyukainya, tegar!"

6. "Anda tidak akan pernah melihatnya dengan cara saya, karena Anda bukan saya!"

7. "Terkadang kesuksesan lebih sulit daripada kegagalan, karena ketika Anda sukses, orang-orang berharap lebih banyak dari Anda."

8. "Selalu ada jalan. Di mana ada kemauan di sana ada jalan. Kamu harus percaya."

9. "Saya pikir Anda tidak boleh membatasi diri sendiri. Anda harus selalu ingin tumbuh."

10. "Ketika Anda merasa nyaman dengan seseorang yang Anda cintai, keheningan adalah yang terbaik."

11. "Persahabatan bisa tepat di bawah hidung Anda tetapi jika Anda terjebak dalam diri Anda, Anda tidak akan pernah menemukannya."

12. "Bagi saya, kesuksesan adalah kondisi pikiran. Saya merasa sukses bukan tentang menaklukkan sesuatu, itu bahagia dengan siapa Anda."

13. "Apa pun yang Anda lakukan, pada akhirnya Anda tidak bisa menyenangkan semua orang. Saya tidak mendengar untuk menyenangkan."

2. Nasihat Hati yang Bimbang dari Gus Mus

Nasihat hati yang bimbang berikut ini berasal dari perkataan Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus. Sebagai seorang kiai yang juga aktif menulis, kata-kata Gus Mus selalu terdengar indah, menentramkan, dan cocok jadi nasihat hati yang bimbang seperti berikut ini.

14. "Berkata baik atau diam adalah pesan Nabi yang sederhana tapi sungguh penting dan berguna untuk diamalkan dan disosialisasikan."

15. "Orang baik ialah orang yang mengingat kebaikan orang kepadanya dan melupakan kebaikan sendiri kepada orang lain."

16. "Allah pasti mengabulkan doa kita. Atau kah Ia memberi apa yang kita minta, atau menggantinya dengan yang lebih manfaat dari yang kita minta."

17. "Ada yang pikun pada waktunya, ada yang sebelum waktunya. Semoga, jika pun pikun, pikun kita tidak membuat bingung orang."

18. "Sebesar apa pun masalah kita, akan terasa kecil bila kita benar-benar yakin mempunyai."

19. "Apa pun sebabnya, kebencian kepada sesama hamba Allah, hanya akan merugikan diri sendiri."

20. "Bersikap baik dan berhati-hati terhadap Allah itu termasuk tidak bersikap sembrono terhadap hamba-hambaNya."

21. "Tak ada gunanya kita menyebar aib atau keburukan orang; menutupinya justru bermanfaat bagi kehidupan kita di akhirat, InsyaAllah."

22. "Kalau tidak ingin kehilangan kekasih, pastikanlah kekasihmu adalah Kekasih yang selalu Ada."

23. "Menurut seorang arif, Orang bijak ialah orang yang tahu kapan mesti bicara; bagaimana berbicara; dan dengan siapa dia bicara."

24. "Wajah terindahmu ialah saat engkau tersenyum. Dan senyum terindahmu ialah yang terpantul dari hatimu yang damai dan tulus."

25. "Kita perlu berusaha selalu berbuat baik kepada hamba Allah; bukan demi mendapatkan balasannya, tapi demi mendapatkan ridho-Nya."

26. "Asal kita mendahulukan kasih sayang, kita bukan hanya akan masuk surga tapi kita sudah di surga itu sendiri."

27. "Dalam pergaulan hidup, kita dan pihak lain orangtua-anak; suami-istri; pemerintah-rakyat; saudara; kawan- mempunyai hak dan kewajiban. alangkah indahnya pergaulan bila masing-masing lebih memperhatikan kewajibannya daripada hanya menuntut HAKnya."

28. "Revolusi Mental, menurutku, mesti dimulai dari mental para pemimpin."

29. "Santri bukan yang mondok saja tapi siapapun yang berakhlak seperti santri, dialah santri."

30. "Kesombongan tidak mampu menutupi kebodohan, bahkan justru memperjelas. Kebodohan hanya bisa terkikis oleh kerendahan hati untuk terus belajar."

31. "Kita diperintah berikhtiar; namun berhasil atau tidaknya ikhtiar kita, ada di 'tangan' Allah. Maka kita tidak boleh lupa memohon pertolongan kepadaNya."

 

3. Nasihat Hati yang Bimbang dari Sujiwo Tejo

Sebagai seorang seniman serba bisa, kata-kata indah dan bijak dari Sujiwo Tejo bisa dengan mudah ditemukan. Bahkan, syair lagu, puisi, atau sekadar cuitannya di media sosial pun bisa memicu orang untuk berpikir lebih jauh saat membacanya.

Oleh karena itu, perkataan Sujiwo Tejo yang penuh filosofi berikut ini sangat cocok untuk kalian jadikan nasihat hati yang bimbang atau bahan renungan agar mendapatkan pencerahan.

32. "Luka ini bukan tentang darah, kekasih, tetapi segenap luka luarmu kini telah menjadi luka dalam yang sunyi".

33. "Tidak tersenyum lebih kejam daripada pembunuhan".

34. "Untuk menjaga perdamaian dunia, daripada repot-repot diskusi sana-sini tentang potensi konflik antaragama, antarideologi, dan lain-lain, mending fokus ke soal rasio ketersediaan pangan dan jumlah warga dunia".

35. "Kesenian yang baik biasanya merupakan biografi senimannya, biografi yang disamar-samarkan di sana sini".

36. "Jangan tanya besarnya seseorang dari anaknya sendiri. Di mata keluarganya seorang ayah pasti biasa-biasa saja. Mungkin malah kerdil".

37. "Jangka waktu antara sanjungan dan umpatan demikian tipisnya. Manusia bisa pagi memuja, lalu sorenya mendamprat dengan berbagai hujatan".

38. "Bahasa Indonesia itu sederhana kok. Tapi, bukanlah kesederhanaan adalah wujud pencapaian tertinggi manusia?"

39. "Urakan berbeda dari kurang ajar. Urakan melanggar aturan termasuk aturan berpikir demi mengikuti hati nurani. Kurang ajar melanggar aturan hanya demi melanggar".

40. "Ateis lebih tepatnya adalah orang-orang yang mengaku beragama dan bertuhan, tapi tindakannya korup. Mereka tidak benar-benar bertuhan, mereka mengaku menuhankan Allah atau dengan apa pun memberi nama, tetapi sejatinya mereka Tuhankan duit. Duit itu berbentuk. Padahal, konon, Tuhan tidak berbentuk".

41. "Benar dan salah tentu ada. Tegakkanlah segitiga. Pada alas ada dua sudut, sudut benar dan sudut salah".

42. "Negara yang kau tetapkan, kampung yang kau tinggali, rumah yang kau huni, adalah kesenian. Udara yang kau hirup, air yang engkau berendam, api unggun kepunganmu untuk kehangatan bergaul, adalah kesenian".

43. "Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan".

44. "Sepi itu pesta jutaan kata, petasan dan kembang api dari cinta yang tak bersambut, Kekasih".

45. "Yang aku bayar pada tukang pecel hanyalah biaya produksi, waktu dan tenaganya. Rasaku ketika makan pecel dan berbagai sensasinya tak terbayar. Itulah utang rasa".

46. "Bahkan dalam banyak kepercayaan dan agama, hal yang musikal dianggap lebih awal dan lebih akhir ketimbang teks kata-kata maupun rupa".

47. "Minta maaf, dengan segenap konsekuensinya, harusnya mudah dilakukan oleh siapapun yang belum beku".

48. "Yang aku bayar pada dokter hanya keahliannya. Perasaanku ketika ia sembuhkan tak bisa kubayar. Itulah utang rasa".

49. "Presiden, gubernur, bupati, dan lain-lain bukanlah pemimpin. Mereka lebih tepatnya pegawai kita, maksimal direktur. Dan kitalah komisarisnya".

50. "Intinya, bagaimana sembahyang itu bisa mendorong seluruh hatimu untuk menolong orang lain. Itulah inti pergi ke masjid, gereja, wihara, kuil, dan sebagainya".

Itulah beberapa nasihat hati yang bimbang dari para tokoh agar kalian mendapatkan pencerahan.

(Sumber: Bola.com, Azsayings.com)

 

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI