7 Tipe Hubungan Ibu-Anak, Kamu Termasuk yang Mana?

Senin, 16 September 2019 10:19 Penulis: Wuri Anggarini
7 Tipe Hubungan Ibu-Anak, Kamu Termasuk yang Mana?
┬ęShutterstock

Kapanlagi Plus - Setiap hubungan ibu-anak itu unik. Ada yang setiap kali bertemu selalu bertengkar, ada juga yang saking dekatnya malah seperti kakak dan adik ketimbang orangtua-anak. Bagaimana dengan caramu menggambarkan ikatan dengan sang bunda? Siapa tahu cocok dengan salah satu dari 7 tipe hubungan ibu-anak berikut ini.

Peran Terbalik

Dalam hubungan ini, ibu punya sifat dan perilaku yang childish dan sebaliknya, anak menjadi orang yang bertanggungjawab dalam keluarga, membuat keputusan besar dan mengambil peran sebagai orangtua. Sementara sang ibu yang punya jiwa muda seringkali kesulitan mengambil keputusan sebelum berkonsultasi dengan anaknya terlebih dahulu.

Mirip Saudara Kandung

Biasanya, hubungan orangtua-anak yang masuk dalam tipe ini punya rentang usia yang nggak terlalu jauh. Sang ibu seringkali masih cukup muda saat memutuskan untuk memiliki anak dan tumbuh bersama.

Nggak heran jika hubungan antara orangtua-anak tampak lebih condong pada hubungan persaudaraan. Kalau anak perempuan biasanya mereka nggak canggung untuk saling meminjam pakaian, sedangkan anak laki-laki cukup sering hangout bareng sang ibu seperti ke bioskop atau nongkrong di café.

Si Ambisius dan Si Eksekutor

Besarnya cinta seorang bu pada anaknya terkadang mendorong orangtua-anak terlibat dalam jenis hubungan ini. Sayangnya, sang ibu seringkali mencoba membuat anaknya untuk mengalami semua hal yang belum pernah dilakukannya sendiri. Mulai dari melakukan perjalanan keliling dunia, diterima di perguruan tinggi terbaik, atau bahkan jatuh cinta. Untungnya, mereka berada dalam tim yang sama dan sang ibu menjadi penyemangat bagi anak untuk menjalani hari-hari terbaik dalam hidupnya.

Otoriter dan Tunduk

Berbeda dengan tipe hubungan sebelumnya, kali ini sang ibu punya peran besar dalam kehidupan sang anak dan membuat semua keputusan untuknya. Dampaknya, anak kehilangan kepribadiannya dan menjadi salinan dari sosok ibunya.

Sahabat Terbaik

Siapa yang lebih baik menjadi penjaga rahasia, pundak untuk menangis, telinga untuk mendengarkan saat terluka daripada ibu sendiri? Beliau pun seakan selalu tahu apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya kepadamu, layaknya sahabat seumut hidup. Serunya lagi, sang ibu juga menjadi teman belanja yang asyik, pakar cinta, bahkan bank pribadi.

Orang Asing

Di antara banyak hubungan orangtua-anak yang bahagia, hubungan ini yang paling umum. Setelah tumbuh dewasa, ibu dan anak nggak saling melibatkan satu sama lain dalam masalah, keputusan, saat-saat bahagia mereka, kecuali jika itu benar-benar diperlukan. Bukan hanya dipicu oleh masalah besar, terkadang perbedaan karakter di antara keduanya yang memicu perpisahan orangtua-anak ini.

Miss-Match

Ini adalah tipe di mana orangtua dan anak berbeda dalam segala hal, mulai dari selera berbusana, musik, cara berpikir, bahkan dalam segala hal! Tapi itu nggak menghalangi cinta antara satu sama lain, entah bagaimana mereka menemukan jalan tengah untuk saling melengkapi.

Apa pun jenis hubungan orangtua-anak yang kamu miliki, sudah seharusnya dilindungi dari berbagai risiko yang bisa terjadi di masa depan. Salah satunya dengan memiliki asuransi anak sejak dini untuk memberikan proteksi yang diperlukan. Jangan tunda waktumu untuk memperbaiki hubungan dengan orangtua.

 

(kpl/eth)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI