Pandawara Group Bawa Semua Sampah dari Sungai yang Telah Dibersihkan, Dimuseumkan - Diolah Kembali
Pandawara Group (credit: instagram/pandawaragroup)
Kapanlagi.com -
Lewat salah satu postingan terbarunya, Pandawara Group menjawab penasaran publik mengenai tindak lanjut sampah plastik yang mereka bersihkan. Ternyata, Pandawara Group kini tidak hanya sekadar membersihkan sungai dari tumpukan limbah saja.
Pandawara Group mulai mengelola sampah tersebut secara mandiri di kantor mereka, sehingga bisa jadi berbagai produk bernilai ekonomi. Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian mereka terhadap ekosistem lingkungan.
Lantas, bagaimana sebenarnya cerita lengkap di balik inovasi pengolahan sampah platik Pandawara Group ini? Langsung saja simak ulasannya berikut ini.
Advertisement
Baca artikel terbaru mengenai pelestarian lingkungan lainnya di liputan6.com.
1. Memiliki Fasilitas Daur Ulang Mandiri
Pandawara akhirnya memiliki tempat daur ulang sampah plastik mini di kantor mereka. Mesin praktis ini sengaja dihadirkan untuk mengolah berbagai sampah plastik di basecamp. Langkah ini menjawab penasaran publik mengenai sampah-sampah plastik yang dikumpulkan Pandawara saat bersihkan sungai selama ini.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Mengolah Plastik Jenis HDPE
Dengan mesin ini, Pandawara Group mampu mengubah berbagai bentuk sampah plastik, khususnya plastik jenis HDPE. Sampah tersebut diproses menjadi aksesoris serta barang-barang bernilai tinggi lainnya. Inovasi ini memberikan fungsi baru bagi limbah sungai yang telah mereka kumpulkan.
3. Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Oleh Pandawara Group sampah plastik dengan alatnya ini bisa berubah menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti pot tanaman mini dan gantungan kunci yang unik. Aksesoris tersebut dapat digunakan sebagai hiasan pada tempat minum maupun tas. Saat ini, Pandawara memuseumkan beberapa barang produk daur ulangnya itu di kantor.
4. Pemanfaatan Skala Rumah Tangga
Pandawara juga memproduksi tatakan gelas yang sangat fungsional untuk kebutuhan harian. Barang hasil daur ulang ini dapat dipergunakan di rumah maupun area kafe. Penggunaan produk ini sangat mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
5. Targetkan Pengurangan Sampah Plastik
Pandawara menyebut setidaknya sebanyak 30% sampah plastik dari sungai kini berhasil dipilih untuk didaur ulang dengan mesin barunya ini. Meskipun mesinnya kecil, alat ini mampu mengolah puluhan sampah setiap harinya. Ini merupakan langkah awal menuju industri daur ulang dalam skala besar.
6. Berharap Bisa Jadi Inspirasi
Tak berhenti di produksi pribadi, Pandawara juga mengajak masyarakat melakukan hal yang sama. Pandawara mengaku tak keberatan jika masyarakat ingin berkunjung ke kantor mereka untuk belajar mengelola sampah bersama. Mereka sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin mendalami industri daur ulang.
7. FAQ
Berikut adalah daftar pertanyaan dan jawaban terkait pengolahan sampah oleh Pandawara Group:
Di mana lokasi fasilitas daur ulang Pandawara Group? Fasilitas daur ulang sampah plastik mini tersebut berlokasi di kantor atau basecamp mereka.
Apa jenis plastik yang bisa diolah oleh mesin milik Pandawara? Mesin tersebut dikhususkan untuk mengolah berbagai bentuk sampah plastik berjenis HDPE.
Produk apa saja yang dihasilkan dari olahan limbah tersebut? Sampah diolah menjadi barang bernilai ekonomi seperti gantungan kunci (keychains), tatakan gelas, hingga pot bunga.
Berapa banyak sampah sungai yang ditargetkan untuk didaur ulang? Pandawara menargetkan sekitar 30% dari sampah plastik yang ditemukan di sungai dapat dipilih untuk didaur ulang.
Temukan berbagai artikel menarik lainnya mengenai aksi peduli lingkungan di kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Baca artikel menarik lainnya:
- Harley Fatahillah, Bocah 13 Tahun yang Sudah Tanam 18 Ribu Mangrove di Pesisir Surabaya
- Anak SMP Ciptakan Tinta Spidol dari Kulit Bawang Putih, Inovasi Kreatif yang Ramah Lingkungan
- Jerhemy Owen Punya Pabrik Sendiri Daur Ulang Sampah, Ubah Botol Bekas Jadi Karya Unik
- Kisah Wasito Warga Kendal yang Lestarikan Ekosistem Mangrove
- Seniman Gunung Kidul Ubah Limbah Spare Part Motor Jadi Robot Transformer
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/psp)
Advertisement
