Cara Nada Arini Buat Kompos dari Sampah di Lahan Terbatas
Cara Nada Arini buat kompos dari sampah di lahan terbatas (credit: instagram/nada_arini)
Kapanlagi.com -
Nada Arini dikenal sebagai seorang pegiat gaya hidup berkelanjutan, pendiri Sustainable Indonesia, sekaligus eco-conscious mom yang aktif mengedukasi publik melalui media sosial. Melalui akun Instagram @nada_arini, ia rutin membagikan praktik hidup ramah lingkungan, mulai dari membuat kompos, decluttering, hingga menghemat sumber daya di rumah bio yang memanfaatkan energi alam dan air hujan.
Aktivitas edukasi tersebut juga dijalankan lewat berbagai program Sustainable Indonesia, termasuk workshop online yang membahas pengelolaan sampah rumah tangga. Konten-konten yang dibagikan Nada Arini kerap menampilkan solusi praktis yang bisa diterapkan dari rumah, termasuk bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan.
Baru-baru ini, Nada Arini kembali membagikan cara membuat kompos dari sampah dapur di lahan terbatas melalui unggahan Instagram. Dalam konten tersebut, ia memperlihatkan tahapan pengolahan sisa makanan dengan metode sederhana yang disesuaikan dengan kondisi ruang yang tidak luas. Simak selengkapnya berikut ini.
Advertisement
Baca artikel lainnya dengan topik yang sama di Liputan6.
1. Memilah Sisa Makanan Menjadi Dua Bagian
Nada Arini memulai proses dengan membagi sisa makanan menjadi dua bagian agar pengolahannya lebih terkontrol. Ia mengatakan, “ini sisa makanan udah aku bagi dua, nanti yang ini akan aku aduk di luar.”
Pembagian ini dilakukan untuk membedakan perlakuan antara sampah yang akan langsung diaduk dan yang akan disusun secara berlapis. Cara ini membantu proses pengomposan tetap berjalan meski dilakukan di lahan terbatas.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Memasukkan Sampah ke Dalam Komposter
Setelah dipilah, salah satu bagian sisa makanan dimasukkan ke dalam komposter. Nada Arini menjelaskan bahwa bagian ini akan diproses dengan metode pencampuran.
Langkah tersebut menjadi tahapan awal pengomposan yang ia terapkan di rumah. Komposter berfungsi sebagai wadah utama agar sampah dapur tetap terkelola rapi.
3. Menerapkan Konsep Aduk dan Layer
Untuk bagian sisa makanan lainnya, Nada Arini memilih metode layer atau berlapis seperti kompos pada umumnya. Ia menjelaskan, “kalau yang ini akan dilayer seperti ngompos biasa.”
Menurutnya, konsep dasar kompos adalah mencampur atau melayer sampah sisa makanan dengan material yang tinggi karbon. Metode ini tetap bisa diterapkan meski ruang yang tersedia terbatas.
4. Menambahkan Material Coklat Hingga Penuh
Nada Arini menekankan pentingnya material coklat dalam proses pengomposan. Ia menyebutkan, “nah karena ini kurang banyak aku mau penuhin aja pakai material coklat sampai atas.”
Penambahan material coklat dilakukan untuk menutup seluruh permukaan sampah. Ia menegaskan tujuannya adalah “supaya nggak ada tempat celah buat telur-telur lalat itu tumbuh.”
5. Memilih Material Coklat yang Mudah Ditemukan
Pada lapisan bawah, Nada Arini terlebih dahulu memberi dasar material coklat dalam jumlah banyak. Ia menyebut material coklat berukuran besar seperti daun kering, kertas, dan kardus biasanya membuat proses kompos menjadi lebih lama.
Ia mengungkapkan material coklat favoritnya adalah kokpit dan kompos yang sudah jadi. Namun agar lebih mudah ditemukan, ia memilih menggunakan media tanam dengan penjelasan, “cuma biar material coklatnya gampang ditemukan, kali ini aku pakai media tanam aja.”
6. Pertanyaan Terkait Cara Nada Arini Mengolah Sampah Jadi Kompos
Q: Apa yang dimaksud material coklat dalam proses kompos?
A: Material coklat adalah bahan tinggi karbon seperti daun kering, kertas, kardus, atau media tanam yang dicampurkan dengan sampah dapur.
Q: Mengapa kompos tetap bisa dibuat di lahan terbatas?
A: Karena proses pengomposan bisa dilakukan menggunakan komposter serta pengaturan metode aduk dan layer sesuai kondisi ruang.
Q: Apa tujuan menutup sampah dengan material coklat sampai penuh?
A: Untuk mencegah adanya celah yang dapat menjadi tempat tumbuhnya telur lalat selama proses pengomposan.
Mau baca update terbaru lainnya? Yuk baca di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Yuk baca juga:
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/sjn)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
