Apa Kata Pakar Keamanan Siber Ruby Alamsyah Soal WannaCry?

Rabu, 17 Mei 2017 17:18 Penulis: Agista Rully
Apa Kata Pakar Keamanan Siber Ruby Alamsyah Soal WannaCry?
© Zero Hedge

Kapanlagi Plus - Netizen Indonesia tengah dihebohkan oleh kemunculan satu piranti lunak berbahaya yakni Ransomware WannaCry. Malware satu ini jadi naik daun setelah berhasil menyerang dua institusi kesehatan yakni RS Dharmais dan RS Harapan Kita. Oleh sebab itu Kementerian Komunikasi dan Informasi segera menanggapi malware yang meminta tebusan via bitcoin.

Banyak pakar teknologi informasi yang menyebut Ransomware WannaCry ini sebagai salah satu serangan siber terbesar. Sebab Ransomware ini dilaporkan telah menyebar ke 99 negara dan telah mengumpulkan dana tebusan jutaan dollar.

Agar Indonesia tak jatuh menjadi korban WannaCry, Menkominfo telah merilis himbauan dan pencegahan sehingga kepanikan masyarakat Indonesia dapat sedikit teratasi. Menurut pakar keamanan siber, Ruby Alamsyah, serangan semacam ini bisa saja kembali mengancam. 

Sebab WannaCry merupakan ransomware atau piranti yang mampu mengenkripsi data korban yang lebih canggih. Sebab WannaCry sendiri menggunakan perangkat yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional AS atau NSA.

Ruby Alamsyah menyatakan bahwa Ransomware WannaCry dapat dicegah namun tak menjamin 100% selamat dari serangan © istimewaRuby Alamsyah menyatakan bahwa Ransomware WannaCry dapat dicegah namun tak menjamin 100% selamat dari serangan © istimewa

"Tools ini sangat kuat sehingga dimanfaatkan hacker secara masif dan otomatis. Ini merupakan serangan siber yang paling tinggi penyebarannya," ujar Ruby seperti yang dilansir dari merdeka.com.

Beruntung WannaCry dapat dicegah penyebarannya seperti yang telah diberitahukan oleh Kominfo melalui rilis pers beberapa waktu lalu. Kendati pun cara pencegahan ini tak 100% aman. "Kita bisa lakukan optimalisasi pencegahan. Mengamankan sistem sebaik mungkin tapi tak ada yang bisa jamin 100%. Karena ini jenis ransomware yang benar-benar berbeda," lanjut alumni Universitas Gunadarma tersebut.

Terlebih lagi meski bisa dicegah, komputer yang telah terinfeksi ransomware WannaCry tak bisa diperbaiki kecuali dilakukan install ulang terhadap sistem operasi yang digunakan. Ransomware WannaCry ini dilaporkan menyerang sistem operasi Windows, terutama Windows XP dengan menyerang kelemahan fungsi SMB.

(mdk/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI