Bocah di Malang Jadi Korban Perundungan, Kasusnya Ditangani Polresta Malang Kota

Kamis, 01 September 2022 22:27
Bocah di Malang Jadi Korban Perundungan, Kasusnya Ditangani Polresta Malang Kota
Credit: Pixabay/geralt


Kapanlagi Plus - Seorang anak laki-laki di Kota Malang, Jawa Timur menjadi korban perundungan (bulying) oleh teman seusianya. Bocah berusia sekitar 14 tahun itu dibully oleh beberapa terduga pelaku, yang di antaranya merekam kejadian tersebut.

Video singkat yang didapatkan Merdeka.com menunjukkan korban ditelanjangi hingga tinggal mengenakan celana dalam, dibedaki dan dipukuli beberapa kali. Sementara korban tampak menangis dan tidak berdaya di depan para terduga pelakunya.

GBL, ibu korban mengaku awalnya tidak menyangka kalau anaknya menerima pembulian seperti dalam video. Kendati sang anak sebenarnya telah bercerita kejadian itu.

"Kejadiannya pertengahan bulan Juli. Anak saya dibully seperti di video itu. Cuma saat di rumah, anak saya bilang, Mamie saya dibully, saya dibully. Cuma saya nggak tahu, bullynya seperti apa? Jadi saya diam," ungkap GPL kepada wartawan di Kota Malang, Kamis (1/9).

1. Bukti Berupa Video

GBL mengatakan, para pelaku adalah teman-teman bermain anaknya di kampung dan kejadian diduga dilakukan di rumah salah satu pelaku. GPL telah melaporkan kejadian itu ke Polresta Malang Kota setelah mendapatkan rekaman video perundungan yang beredar melalui pesan WhattApps.

"Saya dapat videonya dan langsung membuat laporan ke Polsek Lowokwaru dan oleh Polsek langsung disarankan ke Unit PPA Polresta Malang Kota," ungkapnya.

2. Alami Trauma

Kata GBL, akibat kejadian itu anaknya sempat tidak mau berangkat sekolah dengan alasan malu dan takut diancam pelaku. Kondisi trauma itu dialami sekitar dua bulan.

Hingga saat ini, kata GPL belum ada upaya mediasi atas kejadian tersebut. GPL juga mengaku masih belum mendapatkan panggilan dari Polresta Malang Kota.

"Supaya engak ada kejadian-kejadian seperti ini lagi," harapnya.

3. Dalam Penangan Polresta Malang Kota

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga membenarkan telah menerima laporan kejadian tersebut. Saat ini sedang dalam penanganan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

"Laporan bullying ada ya, lagi ditangani oleh kami, sedang dalam proses penanganan PPA. Kalau yang di bawah umur memang harus PPA yang menangani," ungkapnya kepada para wartawan.

Bayu mewanti-wanti, baik korban maupun pelaku masih di bawah umur atau anak-anak. Sehingga penanganannya harus hati-hati, termasuk urusan identitas baik pelaku maupun korbannya.

"Masih proses. Laporannya, baru dibully gitu aja. Cuma ini di bawah umur ya," ungkapnya.

(kpl/dar/ums)



MORE STORIES




REKOMENDASI