Canggih dan Futuristis, 4 Kota Ini Sudah Gunakan Driverless Bus
© istimewa
Kapanlagi.com - Bila di Indonesia transportasi publik masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah karena fasilitas yang kurang memadai, maka beda halnya dengan di luar negeri. Transportasi umum di luar negeri telah dibuat senyaman dan seefisien mungkin sehingga para warganya lebih suka menggunakan angkutan umum daripada kendaraan pribadi.
Untuk mewadahi kebutuhan warga akan mobilitas yang semakin meningkat, maka beberapa kota besar di dunia mulai menggunakan driverless bus. Driverless bus merupakan kendaraan yang tak lagi dikendarai oleh manusia namun dioperasikan secara robotik. Penggunaan kendaraan ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan efisiensi angkutan massal. Nah, kota mana saja yang telah menggunakan kendaraan ini? Simak penjelasan KapanLagi.com® berikut.
1. Trikala, Yunani
Advertisement

Kota dengan jumlah penduduk 80.000 orang ini merupakan kota pertama yang menggunakan driverless bus. Kota ini menggunakan kendaraan pabrikan Prancis, CityMobil2 yang berkapasitas 10 orang dan dapat digunakan untuk jarak 1,5 mil atau sekitar 2 kilometer lebih. Tujuan penggunaan driverless bus ini adalah untuk mengurangi polusi udara sebab driverless bus merupakan kendaraan elektronik.
2. Wageningen, Belanda

Belanda adalah salah satu negara yang juga terkenal dengan kemajuan teknologi serta penemuan yang dilakukan oleh para ilmuwan. Salah satu kota di Belanda, Wageningen menjadi kota percontohan untuk menggunakan kendaraan tanpa awak. Adapun unit yang digunakan di Kota ini adalah WEpods, modifikasi dari bus EasyMile EZ10. Kapasitas driverless bus ini adalah 6 orang dan bus ini dapat mengantarkan penumpang hingga ke tengah kota. Asyik juga ya?
3. London, Inggris

Dalam tiga minggu ke depan, Kota London akan menguji coba 5 unit driverless bus GATEway. Kendaraan elektronik tanpa awak ini akan beroperasi dengan jarak sekitar 3 kilometer dari Greenwich ke London. Driverless bus ala London ini dilengkapi dengan lima kamera dan tiga laser untuk menghindari pejalan kaki, pengayuh sepeda, serta binatang peliharaan. Mengedepankan keamanan, kendaraan ini akan dibekali kecepatan 16 km per jam.
4. Akita, Jepang

Bukan Tokyo, kota pertama yang menggunakan teknologi driverless bus adalah Perfektur Akita, Jepang. Jarak tempuh driverless bus di Akita ini adalah 400 meter dengan kapasitas penumpang 12 orang. Bus ini dilengkapi dengan teknologi GPS dan digemari oleh penduduk lanjut usia karena dikendarai dengan halus dan tenang.
Setelah tahu beberapa kota di dunia telah menggunakan driverless bus, Indonesia rasanya tertinggal cukup jauh ya? Well, semoga saja Indonesia juga segera mengadaptasi teknologi efisien sekaligus ramah lingkungan ini.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/agt)
Advertisement
