Nicholas Saputra Jadi Wajah Baru Tolak Angin, Sido Muncul Usung Herbal Mendunia
Peluncuran iklan terbaru Tolak Angin bertajuk
Kapanlagi.com - Sido Muncul menggandeng Nicholas Saputra sebagai brand ambassador Tolak Angin. Kehadiran Nicsap pun terlihat dalam iklan terbaru Tolak Angin yang bertajuk "Dari Indonesia untuk Dunia".
Pemilihan Nicholas Saputra disebut sejalan dengan karakter Tolak Angin yang dekat dengan gaya hidup sehat serta kepedulian terhadap alam dan budaya Indonesia.
Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C) Irwan Hidayat berharap pesan yang disampaikan dalam iklan terbaru Tolak Angin bisa diterima masyarakat dengan baik.
Advertisement
"Saat ini kita hidup di tengah derasnya arus media sosial, di mana berita hoaks sering kali membuat banyak orang mudah terpengaruh, hampir semua produk juga pernah mengalami dampaknya," ujarnya.
"Karena itu, lewat iklan ini kami ingin mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya begitu saja pada informasi atau berita yang belum jelas kebenarannya," jelas Irwan.
Perkuat Riset dan Penelitian Herbal

Di sisi lain, dirinya juga menegaskan, fokus utama Sido Muncul tahun ini memperkuat riset dan penelitian agar produk-produk herbal Indonesia mampu berkembang menjadi produk kelas dunia.
"Tolak Angin supaya menjadi produk kelas dunia. Dari Indonesia untuk dunia. Untuk sampai ke sana, harus berbasis penelitian, riset, dan penelitian," tegas Irwan.
Ia mengatakan, penelitian sebenarnya telah dilakukan sejak lama, namun tahun ini akan dilakukan secara lebih intensif. Menurutnya, Sido Muncul ingin menghadirkan produk berbasis bukti ilmiah dan standarisasi, bukan hanya berdasarkan pengalaman semata.
"Kami ingin membuat produk-produk yang berbasis bukti, bukan berbasis pengalaman saja," katanya.
Irwan menjelaskan, penelitian tersebut mencakup berbagai pengembangan produk herbal, mulai dari kolesterol, diabetes mellitus, hingga pengembangan food supplement untuk cancer dan immunity.
Seluruh riset dilakukan bersama laboratorium internal perusahaan serta bekerja sama dengan perguruan tinggi, salah satunya Universitas Sanata Dharma.
"Kami punya laboratorium sendiri lengkap, laboratorium farmakologi juga. Yang penting itu speed, supaya cepat," ujarnya.
Konsep Iklan Terbaru Tolak Angin

Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat, mengatakan konsep iklan terbaru Tolak Angin bercerita tentang perjalanan Nicholas Saputra mengunjungi pabrik Sido Muncul di Semarang untuk mengenal lebih dekat proses produksi Tolak Angin, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga riset yang dilakukan perusahaan.
"Jadi iklannya bercerita tentang perjalanan Nicholas ke pabrik Sido Muncul untuk mengenal lebih dalam produk yang dia pakai, yaitu Tolak Angin. Lalu bagaimana Tolak Angin ini dibawa Nicholas dari Indonesia untuk dunia," ujar Maria.
Ia mengatakan Nicholas dipilih karena dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan citra Tolak Angin, mulai dari integritas, gaya hidup, hingga kepeduliannya terhadap lingkungan dan alam.
"Menurut kami, Nicholas adalah brand ambassador yang paling tepat untuk Tolak Angin. Dia orangnya sangat hati-hati, menjaga integritas, dan sangat peduli dengan lingkungan hidup dan alam," kata Maria.

Ia juga mengungkapkan proses pendekatan kepada Nicholas berjalan cukup baik karena aktor tersebut memang sudah mengonsumsi Tolak Angin sebelumnya.
Namun, Nicholas tetap menunjukkan sikap kritis dengan mencari tahu lebih jauh mengenai keamanan produk dan proses riset yang dilakukan Sido Muncul.
"Yang spesial dari Nicholas, dia sangat antusias melihat langsung proses produksi di pabrik dan bertanya soal keamanan serta penelitian produknya," ujar Maria.
Nicholas Saputra Percaya Terhadap Kualitas Tolak Angin

Sementara itu, Nicholas Saputra mengaku menerima tawaran menjadi brand ambassador Sido Muncul karena telah lama menggunakan Tolak Angin dan percaya terhadap kualitas produknya.
"Saya merasa bertanggung jawab terhadap kualitas produk yang saya kerja samakan. Saya sendiri sudah cukup lama menggunakan Tolak Angin dan itu sudah menjadi bagian dari lifestyle," ujarnya.
Nicholas juga mengaku sempat melihat langsung proses produksi di pabrik Sido Muncul di Jawa Tengah, termasuk bagaimana bahan baku dipilih dan bagaimana riset dilakukan.
"Saya mengikuti proses bagaimana mereka membuat produknya dan bagaimana bahan-bahan baku itu diterima dengan sangat spesial," katanya.
Menurut Nicholas, tren masyarakat global saat ini mulai kembali melihat warisan leluhur dan produk alami dari Timur. Karena itu, ia mendukung langkah Sido Muncul untuk terus menggali potensi herbal Indonesia melalui riset yang lebih intensif.
"Saya sangat mendukung apabila Sido Muncul terus menggali potensi rempah kita melalui riset-riset yang intensif supaya orang lebih percaya dari segala sisi," ujarnya.
Ia juga mengatakan Tolak Angin kini sudah cukup dikenal di luar negeri, tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga wisatawan asing yang pernah datang ke Indonesia, termasuk ke Bali.
"Banyak orang luar yang pernah ke Indonesia akhirnya mengenal Tolak Angin karena direkomendasikan orang Indonesia," kata Nicholas.
Nicholas pun menilai suasana kerja di pabrik Sido Muncul menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya. Menurutnya, hubungan yang baik antara perusahaan dan para pekerja menjadi nilai penting dalam menghasilkan produk berkualitas dan berkelanjutan.
"Kalau hubungan dengan orang-orang yang bekerja itu baik, tentu produk yang dihasilkan juga akan baik dan sustainable," kata Nicholas.
Kepercayaan Terhadap Produk Sido Muncul

Brand Ambassador Tolak Angin, Andi F. Noya menilai keputusan Nicholas Saputra menerima kerja sama dengan Tolak Angin menunjukkan adanya kepercayaan terhadap produk yang berbasis fakta, data, dan riset.
"Nicholas Saputra yang saya kenal adalah figur yang tidak mudah menjadi bintang iklan. Ketika akhirnya mau menjadi bintang iklan Sido Muncul, artinya dia percaya pada fakta dan data," ucapnya.
Andi menilai kekuatan utama Sido Muncul selama ini adalah kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui riset. Menurutnya, kearifan lokal saja kini tidak cukup tanpa dukungan sains dan pembuktian ilmiah.
“Dulu kearifan lokal menjadi kekuatan, tapi hari ini tidak cukup. Harus dibuktikan dengan sains, diuji klinis, diuji akademis, sehingga orang percaya bahwa khasiat jamu tradisional memang benar adanya," ujarnya.
Ia juga menyebut kampanye "Dari Indonesia untuk Dunia" menjadi upaya memperkenalkan herbal dan jamu Indonesia sebagai salah satu kekuatan bangsa yang layak dikenal dunia internasional.
Melalui kampanye tersebut, Sido Muncul turut mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan menggunakan produk herbal asli Indonesia, termasuk Tolak Angin dan berbagai produk herbal lainnya yang kini dapat diperoleh dengan mudah melalui jaringan ritel modern maupun platform penjualan online resmi Sido Muncul di sini.
(Giorgino Antonio pacar Sarwendah ternyata bukan CEO dari GLI.)
(kpl/gil)
Advertisement
