Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Pare (Momordica charantia) sering kali kita temui sebagai sayuran pendamping nasi, tetapi tahukah kamu bahwa pare sejatinya adalah buah yang menyimpan segudang manfaat kesehatan? Salah satu khasiatnya yang paling terkenal adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar gula darah, terutama bagi para penderita diabetes.
Dokter Fery, seorang dokter sekaligus YouTuber, menjelaskan bahwa pare mengandung zat aktif yang dapat meningkatkan kerja hormon insulin. Dalam dunia kesehatan, menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah kunci untuk mencegah risiko komplikasi serius akibat diabetes. Mengonsumsi pare secara rutin bisa menjadi solusi alami yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Namun, agar manfaat pare dapat dirasakan secara maksimal, penting untuk mengetahui cara yang tepat dalam mengonsumsinya. "Kandungan zat aktif pada buah pare dapat merangsang hormon insulin, sehingga kadar gula dalam darah bisa terkontrol," ungkap Dokter Fery.
Advertisement
Yuk, kita eksplor lebih dalam tentang pare dan betapa bermanfaatnya bagi kesehatan, khususnya bagi mereka yang berjuang melawan diabetes! Dilansir dari KapanLagi.com pada Senin (24/3/2025).
Pare, yang sering kita anggap sebagai sayuran, sebenarnya adalah buah yang menyimpan segudang manfaat luar biasa! Meski rasanya pahit, jangan remehkan kehebatannya; di balik kepahitan itu terdapat zat aktif yang mampu menurunkan kadar gula darah. Senyawa-senyawa seperti ;
Semuanya bekerja sama untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan menyeimbangkan kadar gula darah secara alami. Jadi, jangan ragu untuk menjadikan pare sebagai sahabat sehat di meja makan Anda!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Pare, si buah pahit yang sering kali diabaikan, ternyata menyimpan khasiat luar biasa bagi penderita diabetes. Dokter Fery menjelaskan bahwa kandungan zat aktif dalam pare dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat vital dalam mengatur kadar gula darah. "Buah pare dapat merangsang hormon insulin secara alami, sehingga tubuh lebih efisien dalam mengolah gula," ungkapnya. Dengan potensi ini, pare bisa menjadi solusi alami yang menarik bagi banyak orang yang berjuang melawan diabetes, meskipun efektivitasnya tetap bergantung pada kondisi setiap individu.
Advertisement
Pare, si sayuran pahit yang sering dianggap remeh, ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa untuk menstabilkan kadar gula darah! Di balik rasa pahitnya, terdapat zat aktif seperti Charantin yang meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel tubuh, serta Polipeptida-P yang berfungsi layaknya insulin alami. Tak ketinggalan, Cucurbitane Glycosides dan Momordicin yang membantu menurunkan kadar gula darah, serta Alkaloid dan Flavonoid yang beraksi sebagai antioksidan pelindung sel. Dengan kombinasi hebat ini, pare menjadi sahabat setia dalam pengelolaan gula darah yang lebih baik!
Berbagai penelitian telah mengungkapkan khasiat luar biasa pare dalam menurunkan kadar gula darah, seperti yang dijelaskan secara mendalam dalam Journal of Medicinal Food. Menariknya, sebuah studi yang dipublikasikan oleh Healthline mengungkapkan bahwa mengonsumsi 2.000 mg pare setiap hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan HbA1c dalam waktu hanya tiga bulan. Ini menunjukkan bahwa dengan konsumsi rutin, pare mampu memberikan dampak yang signifikan. Namun, hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda, tergantung pada pola makan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari pare, sebaiknya nikmati dalam keadaan mentah! Dokter Fery merekomendasikan, "Anda bisa menambahkan jeruk nipis atau sedikit madu, aduk rata, dan siap dinikmati satu hingga dua kali sehari." Membuat jus pare yang tidak terlalu pahit ternyata sangat mudah; cukup cuci bersih pare, potong-potong, campurkan dengan sedikit air, lalu blender hingga halus. Setelah disaring, tambahkan jeruk nipis atau madu untuk menyeimbangkan rasa pahitnya. Selamat mencoba!
Pare, si sayuran pahit yang kaya manfaat, memang menawarkan banyak kebaikan bagi kesehatan, tetapi ada beberapa hal yang perlu diingat sebelum menjadikannya teman setia di meja makan. Konsumsi berlebihan bisa berisiko menyebabkan hipoglikemia, dan bagi ibu hamil, pare sebaiknya dihindari karena dapat memicu kontraksi yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan pare sebagai bagian rutin dari diet Anda, agar dosis yang tepat dapat dipastikan demi menghindari efek samping yang tak diharapkan.
Banyak pertanyaan menarik seputar manfaat pare yang sering muncul, dan berikut ini adalah beberapa poin penting yang perlu Anda ketahui! Efek dari pare dapat mulai terasa dalam waktu beberapa minggu hingga tiga bulan, jadi bersiaplah untuk sedikit menunggu. Namun, jika Anda berpikir untuk mencampurkan jus pare dengan madu atau gula, sebaiknya urungkan niat tersebut dan ganti dengan jeruk nipis untuk hasil yang lebih baik. Konsumsi pare pun perlu diperhatikan; sebaiknya tidak lebih dari satu buah pare ukuran sedang per hari. Jangan salah, pare bukan hanya untuk penderita diabetes, karena khasiatnya juga mendukung metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jika Anda mencari alternatif alami lain untuk menurunkan gula darah, daun insulin, kayu manis, dan biji fenugreek bisa menjadi pilihan yang menarik!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/cyk)
Advertisement
Unboxing Hampers Lebaran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Isinya Melimpah
Foto Chat Kim Sae Ron Setelah Diminta Bayar 700 Juta Won oleh Gold Medalist, Sebut Dunianya Hancur - Merasa Ditipu
Bolehkah Pasien Jantung Naik Pesawat? Ini yang Perlu Diketahui
7 Ide Kegiatan Asyik di Rumah bagi yang Merayakan Lebaran Tanpa Mudik
7 Potret Rachel Zegler, Si Snow White Problematik yang Bikin Film Flop Hingga Beberapa Kali Ditegur Pihak Disney