Catat! 5 Profesi Keren di Era Industri 4.0 Ini Lagi Banjir Lowongan Kerja Lho

Kamis, 10 Oktober 2019 10:26 Penulis: Wuri Anggarini
Catat! 5 Profesi Keren di Era Industri 4.0 Ini Lagi Banjir Lowongan Kerja Lho
┬ęShutterstock

Kapanlagi Plus - Perkembangan teknologi ternyata nggak hanya melahirkan gadget-gadget baru yang canggih. Lebih jauh, teknologi juga turut memantik hadirnya era industri 4.0 yang serba digital. Meski secara kebutuhan cukup tinggi, ternyata sumber daya yang siap bersaing di era industri 4.0 di Indonesia masih tergolong sedikit. Bahkan, menurut Reuters, Indonesia hanya memiliki 10% tenaga kerja berkualitas di bidang teknologi dan digital.

Padahal, ada banyak perusahaan teknologi maupun digital yang rela membayar mahal buat para tenaga kerja berkualitas. Di sisi lain, era industri 4.0 juga turut melahirkan profesi-profesi unik dan baru. Sampai-sampai 5 profesi ini jadi booming dan begitu sayang buat dilewatkan lowongan pekerjaannya, lebih-lebih buat para milenial.

1. Content Creator

©Shutterstock©Shutterstock

Profesi satu ini memang lagi populer banget, nggak heran jika banyak industri teknologi maupun digital membuka lowongan pekerjaan sebagai content creator. Meski begitu, jadi content creator ternyata nggak gampang lho. Kamu harus mampu membuat konten-konten kreatif, unik, dan yang lebih penting bisa memberikan impact bagi banyak orang. Selain harus bisa menulis dengan baik, content creator juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang bagus, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi yang ada.

2. Social Media Strategist

©Shutterstock©Shutterstock

Ada banyak orang yang bisa menggunakan media sosial, bahkan katadata merilis jika hasil riset Wearesosial Hotsuite menunjukkan jika 150 juta orang di Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial. Hanya untuk menjadi social media strategist, kamu nggak cukup sekadar bisa bermain media sosial. Lebih dari itu, kamu harus mampu membuat strategi yang dapat memenuhi target marketing, termasuk harus menganalisa tren pasar, membangun koneksi personal dengan audiens maupun klien, memonitor user engagement dan lainnya.

3. Digital Marketing

©Shutterstock©Shutterstock

Jika marketing umumnya harus lebih sering di lapangan, maka digital marketing justru harus lebih aktif berselancar di dunia maya. Profesi ini mengharuskan kamu untuk mengawasi eksekusi strategi marketing di media sosial, mengembangkan dan mengelola kampanye marketing, menganalisa web traffic, hingga memonitor SEO. Kerjanya pun nggak bisa sendiri, tetapi perlu saling berkolaborasi dengan social media strategist dan content writer. Umumnya untuk melamar profesi ini, kamu harus memiliki kemampuan menulis, menyunting, mengembangkan web, bahkan mendesain. Kamu bisa mencari tahu informasi lebih banyak tentang digital marketing, bahkan bisa tanya jawab juga dengan ahlinya di sini.

4. App/Software Developer

©Shutterstock©Shutterstock

Pernah nggak bayangkan aplikasi atau software yang kamu gunakan sehari-hari dibuat oleh siapa? Benar, nggak lain pembuatnya adalah app/software developer. Apalagi dengan semakin banyaknya aplikasi maupun software kebutuhan akan developer pun semakin tinggi. Bahkan, menurut Bureau of Labor Statistics, prospek pekerjaan sebagaiu developer ini naik hingga 24%, melebihi rata-rata prospek pekerjaan lainnya. Secara umum, app/software developer harus bisa merancang sebuah sistem digital atau code. Kamu juga harus mampu mengembangkan rancangan sistem tersebut menjadi sebuah prototipe berkualitas, sehingga untuk menjadi developer kamu perlu memiliki kemampuan matematika, coding, bahasa pemrograman serta kemampuan analitik yang tajam.

5. Data Analyst

©Shutterstock©Shutterstock

Profesi terakhir yang nggak kalah booming di industri 4.0 adalah data analyst. Untuk bisa menjalankan profesi ini, kamu harus memiliki kemampuan matematika dan analisa yang baik, sehingga mampu menafsirkan data, serta menilai tren bisnis dan pasar yang sedang berjalan. Data analyst juga harus memahami bahasa pemrograman, seperti Java dan XML, serta mampu menggunakan perangkat lunak pengolah data, seperti SQL dan Hadoop.

Boleh dibilang kelima profesi tersebut memiliki prospek menjanjikan di era industri 4.0 ini, terlebih data analyst. Sebab, perkembangan teknologi maupun bisnis di era digital, juga akan menghasilkan data yang semakin banyak dan beragam, sehingga kebutuhan akan data analyst juga semakin besar. Selain itu, Indonesa juga sangat potensial sebagai market besar dalam industri teknologi maupun digital. Cepat maupun lambat, lowongan yang berkaitan dengan profesi-profesi itu semakin banyak. Tinggal sekarang, mulai cari lowongan kerja yang cocok dengan minat dan keahlianmu. Semoga berhasil!

 

(adv/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI