Cerita Unik di Balik Teknologi Adhesive, Penuh Fakta Science Lho!
credit via Shutterstock
Kapanlagi.com - Tempel menempel adalah kegiatan yang paling mengasyikkan. Tak heran kehadiran selotip sangat berharga dan tak asing untuk kamu yang gemar berkreasi. Benda mungil dan sederhana itu memang berguna banget dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi ada banyak jenis perekat belakangan ini yang dihadirkan, selain selotip.
Lantas, pernah tidak kamu dibuat penasaran dengan benda yang bisa merekat sekaligus bisa dilepaskan dengan mudah ini? Ternyata ada teknologi adhesive yang menjadi rahasia di balik keunikan cara kerja selotip atau perekat ini. Yuk, cari tahu fakta science di baliknya!
Inovasi Perekat Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Mesir Kuno
Meski tampak sederhana, tetapi tahukah kamu jika inovasi perekat ternyata sudah ada sejak zaman Mesir kuno? Hal ini diketahui dari penggunaan papirus sebagai media menulis. Tanaman bernama ilmiah Cyperus papyrus banyak dijumpai di sekitar sungai Nil. Orang Mesir kuno diketahui menginisiasi pembuatan lembaran papirus dengan menghilangkan lapisan berserat dari batangnya. Lembaran tersebut dipipihkan dan diletakkan secara berdampingan. Setelah dibasahi, lalu ditumpuk dan ditekan hingga mampat. Begitu kering, getah tanaman tersebut berfungsi sebagai perekat alami.
Advertisement
Teknologi Adhesive Melibatkan Banyak Percobaan Ilmiah
Sementara di era modern, ada teknologi adhesive yang dikembangkan oleh 3M. Caranya dengan mengawinkan dua teknologi dari divisi berbeda, yaitu adhesive dari Industrial Adhesive & Tapes Division dan glass-bubble dari Advanced Material Division. Inovasi itu pun berhasil menggantikan fungsi stopper dengan glass-bead yang ditambahkan ke dalam adhesive. Hasilnya, adhesive dari 3M memiliki stopper yang terkandung di dalam adhesive itu sendiri.
Contoh Produk yang Menggunakan Teknologi Adhesive
3M memiliki beberapa macam produk yang menggunakan teknologi adhesive. Salah satunya adalah Scotch-Weld Low Odour Acrylich Adhesive. Produk tersebut memiliki glass-bead dengan diameter 0.025mm. Glass-bead tersebut akan menjaga konsistensi ketebalan adhesive pada bonding area, ketika dilakukan penjepitan atau fixturing.
Menjadi Perusahaan yang Mengedepankan 3 Pilar Utama
Dalam menjalankan bisnisnya, 3M mengedepankan 3 pilar utama, yaitu science, innovation dan culture. Bahkan, 3M menerapkan sains untuk menciptakan beragam produk yang bisa membuat kehidupan di seluruh dunia menjadi lebih baik. Selain itu, 3M menerapkan inovasi sebagai cara hidup, karena dengan hal itu beragam ide-ide baru bisa diwujudkan. Sementara demi menciptakan cultur kerja yang baik, 3M mendukung dan menghargai perbedaan, serta memberikan kesempatan yang adil dan setara bagi semua orang. Sebab, cara tersebut bisa terus mendorong kolaborasi, kreativitas dan inovasi dalam jangka panjang di 3M.
Sudah 45 Tahun Berdiri di Indonesia
Menginjak ulang tahunnya ke-45 di Indonesia, 3M berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi sesuai kebutuhan masyarakat. Di Indonesia sendiri, 3M memiliki empat grup bisnis yang terbagi menjadi Safety & Industrial, Transportation & Electronics, Health Care, dan Consumer. Adapun produk yang dihasilkan 3M Indonesia sudah mampu memenuhi berbagai kebutuhan industri, seperti otomotif, commercial solution, consumer, komunikasi, desain dan konstruksi, elektronik, pertambangan, manufaktur, minyak dan gas, keselamatan sampai transportasi.
Bukan hanya itu, 3M Indonesia juga berkomitmen dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia melalui tiga fokus utama, yaitu komunitas, pendidikan dan lingkungan. Termasuk salah satunya membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam di Indonesia. Bahkan, 3M baru-baru ini juga bekerja sama dengan beberapa NGO untuk memberikan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menariknya lagi, 3M juga menerapkan waste management, seperti mengolah kembali kertas yang terpakai untuk merchandise dan sebagainya, sehingga kelestarian lingkungan pun ikut diperhatikan dengan betul oleh 3M di samping bisnis dan kegiatan sosial. 3M Indonesia percaya jika kebijakan dan peraturan lingkungan harus dipandu oleh pengambilan keputusan berbasis sains. 3M Indonesia sebagai perusahaan global yang berbasis ilmiah dan teknologi senantiasa bekerja sama dengan berbagai lembaga, serta komunitas untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik melalui sains.
Berkat sejumlah inovasi dan pencapaian tersebut, tak heran jika 3M pun masuk ke dalam daftar tetap Fortune 500. Daftar bergengsi tersebut setiap tahun membuat peringkat perusahaan berdasarkan pendapatan bruto. Selain itu, 3M telah menerima sejumlah penghargaan seperti 25 World's Best Multinational Workplaces pada 2016 dari Fortune, Best Companies to Work For in Asia pada 2017 dari HR Asia, serta World’s Most Ethical Companies dari Ethisphre pada 2019 dan 2020.
Selain adhesive, 3M juga menghadirkan produk Command yang tersedia untuk berbagai kebutuhan. Jenis perekat ini menghadirkan daya rekat dengan kekuatan berbeda, sesuai dengan kebutuhannya. Kamu bisa memanfaatkan produk Command ini untuk menggantung sesuatu, tanpa harus merusak dinding karena harus memaku terlebih dulu. Cukup direkatkan pada tempat yang diinginkan. Beberapa produk Command 3M, seperti Command Cord Clips, Medium Cord Clips, Jumbo Hook, Poster Strips dan banyak lainnya. Cek produk-produk 3M yang berguna untuk memudahkan kehidupan sehari-hari selengkapnya di sini.
(kly/tmi)
Advertisement
