Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Menghadapi bayang-bayang trauma masa lalu yang belum tuntas memang bisa menjadi perjalanan yang menyakitkan. Dampaknya tak hanya merusak kondisi mental dan emosional kita, tetapi juga bisa mengganggu keseharian dan hubungan yang kita jalani.
Trauma yang tak kunjung sembuh dapat mengubah cara kita memandang dunia, orang-orang di sekitar kita, bahkan cara kita menyikapi berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita tidak menghadapinya dengan cara yang sehat, trauma tersebut bisa terus menghantui dan menghambat pertumbuhan pribadi kita.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa trauma tersebut masih memengaruhi kehidupan kita saat ini. Beberapa indikator berikut ini dapat membantu kita memahami apakah ada masalah yang belum terselesaikan dari masa lalu yang masih membayangi hidup kita.
Dikutip Kapanlagi.com dari Times of India, inilah tanda-tanda trauma masa lalu yang perlu kita waspadai.
Advertisement
Trauma, meskipun sering dianggap sebagai pengalaman negatif yang menghancurkan jiwa, juga memiliki sisi positif yang dikenal sebagai Post-Traumatic Growth (PTG).
Sekitar 75 persen orang akan mengalami peristiwa traumatis dalam hidup mereka, dan melalui perjuangan menghadapi trauma, individu dapat menemukan kekuatan baru, membangun hubungan yang lebih dalam, dan menyadari peluang yang sebelumnya tidak terbayangkan.
Dengan demikian, trauma dapat menjadi batu loncatan untuk transformasi yang lebih baik secara mental, emosional, dan spiritual.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Orang yang mengalami trauma yang belum teratasi sering kali kesulitan dalam mengelola emosi mereka.
Reaksi emosional yang muncul bisa sangat kuat, seperti kemarahan, kecemasan, kesedihan, atau ketakutan yang tampaknya tidak sebanding dengan situasi yang dihadapi.
Tak jarang, mereka juga merasakan mati rasa emosional, seolah terputus dari perasaan mereka sendiri.
Advertisement
Trauma yang belum diselesaikan bisa muncul dalam bentuk ingatan yang mengganggu atau kilas balik dari peristiwa traumatis.
Situasi atau pengingat tertentu dapat memicu individu untuk menghidupkan kembali pengalaman menyakitkan tersebut, yang pada gilirannya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan perasaan tertekan, panik, atau kebingungan.
Sering kali, individu yang mengalami trauma yang belum teratasi mengembangkan perilaku menghindar sebagai mekanisme pertahanan.
Mereka mungkin menghindari situasi, tempat, atau orang yang mengingatkan mereka pada pengalaman traumatis.
Selain itu, beberapa dari mereka mungkin terjerumus ke dalam penyalahgunaan zat, bekerja secara berlebihan, atau terlibat dalam perilaku kompulsif lainnya.
Menyadari tanda-tanda ini adalah langkah pertama untuk memulai perjalanan penyembuhan.
Jangan ragu untuk mencari bantuan dan dukungan agar kita bisa melangkah maju menuju kehidupan yang lebih baik!
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/rao)
Advertisement
8 Potret Ria Ricis Lebaran Pertama Setelah Cerai, Kompak dengan Moana Sebagai Single Mom
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera