Dapat Perlawanan dari Security, Perampok Bersenjata Gagal Lakukan Aksinya Bobol Sebuah ATM

Dapat Perlawanan dari Security, Perampok Bersenjata Gagal Lakukan Aksinya Bobol Sebuah ATM
Perampokan ATM (credit: Kapanlagi.com/Darmadi Sasongko)

Kapanlagi.com - Usaha perampokan di ATM (Anjungan Tunai Mandiri ) Bank Mandiri Kota Malang berhasil digagalkan security. Pelaku 'gigit jari' sambil melarikan diri setelah terlibat adu fisik dengan security.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simamarta mengatakan, pelaku menodongkan senjata jenis pistol ke arah security. Pelaku melepaskan tembakan tiga kali yang mengenai salah satu dinding kaca ATM tersebut.

"Tiga kali (tembakan). Dua kali ke arah ATM. Satu kali ke arah satpam. Begitu dia menembakkan, dia (pelaku) lari ke motornya. Temannya sudah menunggu di sana, mereka pergi," kata Leo di Mapolresta Malang Kota, Selasa (1/9).

1. Pelaku Todongkan Senjata

Perampokan ATM (credit: Kapanlagi.com/Darmadi Sasongko)

Saat itu, seorang teknisi didampingi security sedang memperbaiki ATM di Jalan Kawi Kota Malang. Namun mendadak datang seseorang menodongkan senjata jenis pistol yang seketika mendapat tangkisan dari security.

ATM sendiri memang dalam kondisi sedang rusak karena itu sedang dilakukan perbaikan oleh teknisi yang didampingi satpam.

Barang bukti berusaha dikumpulkan dengan melakukan olah TKP usai kejadian, Senin (31/8) malam. Polisi mengecek CCTV dan meminta keterangan saksi di sekitar lokasi yang duduga mendengar dan mengetahui peristiwa tersebut. Sebuah proyektil berhasil ditemukan di lokasi kejadian.

"Ada satu (proyektil) yang sudah kita amankan dan kita nanti lakukan olah TKP kembali dengan labfor," tegas Leo.

2. Motif Pelaku

Leo mengaku belum dapat memastikan motif pasti dari pelaku, sehingga memang masih dibutuhkan pendalaman lebih lanjut. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Dugaan sementara pelaku berjumlah dua orang dengan menggunakan kendaraan roda dua. Satu pelaku turun dari kendaraan dan melakukan aksinya, sementara yang lain menunggu di atas kendaraan.

"Kita juga olah TKP dengan melibatkan Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur untuk mengetahui jenis senjata dan aminisi yang digunakan," tegasnya.

3. Bakal Beri Penghargaan

Perampokan ATM (credit: Kapanlagi.com/Darmadi Sasongko)

Leo pun berjanji akan memberikan penghargaan atas aksi perlawanan yang dilakukan oleh satpam tersebut. Aksi tersebut sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam membantu polisi dalam menciptakan kemanan lingkungan.

"Ini adalah peran serta dari masyarakat, khususnya spamswakarsa. Ini lah peran pam swakarsa membantu tugas-tugas kepolisian sehingga bisa menggagalkan aksi pencurian dengan kekerasan," urainya.

4. Terjadi Saat Ada Perbaikan

Area Head Bank Mandiri Malang, Pitra Dwi Yuniyanto mengatakan percobaan perampokan terjadi saat teknisi didampingi petugas keamanan dari vendor sedang memperbaiki permasalahan ATM. Namun berhasil digagalkan petugas keamanan dan pelaku kabur menggunakan sepeda motor.

"Karena ada gerak-gerik yang mencurigakan, maka petugas keamanan langsung menghampiri dan seketika orang tersebut mengeluarkan senjata dan menembak ke arah ATM," jelas Pitra.

Kondisi ATM mengalami kerusakan dengan bagian pintu kaca bagian pecah, namun uang di dalamnya tetap aman. Sementara ATM tersebut masih digaris polisi secara melingkar.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, bahwa kami akan bekerjasama untuk mengungkap kasus tersebut," ujarnya.

Rekomendasi

Trending