Dari Kesehatan Mental Anak hingga Usaha Pala, PNM dan KPPPA Dorong Perempuan Bajawa Makin Berdaya
PNM dan KPPPA Dorong Perempuan Bajawa Makin Berdaya (Credit: Dokumentasi Pribadi)
Kapanlagi.com - Isu kesehatan mental anak kini makin jadi perhatian banyak pihak, termasuk di lingkungan keluarga. Pasalnya, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan mendapatkan dukungan emosional. Karena itu, peran orang tua, terutama ibu, dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
Melihat pentingnya hal tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia menggelar kegiatan pemberdayaan di Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program ini tak hanya fokus pada edukasi keluarga, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan agar kesejahteraan keluarga bisa meningkat secara berkelanjutan.
Advertisement
1. Kesehatan Mental Anak Jadi Perhatian Bersama
Kegiatan ini hadir sebagai ruang bagi keluarga, khususnya para ibu, untuk lebih memahami pentingnya kesehatan mental anak serta peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang mereka. Apalagi, masa transisi dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA sering menjadi fase yang penuh tantangan bagi anak dan remaja.
Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa sepanjang 2023 hingga 2025 terdapat 116 kasus pengakhiran hidup pada anak usia 10 hingga 18 tahun. Kasus terbanyak terjadi pada kelompok usia 13 hingga 17 tahun. Angka ini menjadi pengingat bahwa anak-anak membutuhkan dukungan, perhatian, dan ruang yang aman untuk didengar serta dipahami.
Selain edukasi mengenai pola asuh yang positif, kegiatan ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan aktivitas belajar informal bagi anak-anak. Dengan begitu, manfaat program dapat dirasakan langsung oleh keluarga dan masyarakat sekitar.
2. Perempuan Berdaya, Keluarga Makin Kuat
Tak hanya membahas soal pengasuhan, program ini juga berupaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan prasejahtera di Bajawa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong pengembangan klaster usaha buah pala yang memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan masyarakat setempat.
Melalui pendampingan usaha, akses pembiayaan, dan berbagai pelatihan, perempuan di wilayah tersebut diharapkan memiliki peluang yang lebih luas untuk mengembangkan usaha ultra mikro mereka. Langkah ini juga diharapkan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
3. PNM: Perempuan Punya Peran Besar dalam Masa Depan Anak
Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga berpengaruh besar terhadap cara anak tumbuh dan mendapatkan pendampingan yang baik.
"PNM percaya, perempuan yang berdaya dapat membawa perubahan baik di rumah maupun lingkungan sekitarnya. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendukung para ibu agar semakin mandiri, sekaligus lebih memahami pentingnya pola asuh yang penuh perhatian. Kesehatan mental anak adalah tanggung jawab bersama, dan setiap anak berhak tumbuh dalam ruang yang aman, sehat, dan penuh empati," ujar Kindaris.
Melalui kolaborasi ini, PNM dan KPPPA berharap semakin banyak keluarga yang memiliki pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental anak sekaligus memperoleh kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup melalui pemberdayaan ekonomi. Dengan ibu yang semakin berdaya, keluarga pun diharapkan menjadi lebih kuat dalam mendukung masa depan anak-anak Indonesia.
(Ibunda Zaskia Adya Mecca Alami Serangan Stroke dan dibawa ke UGD.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Selfi Yamma Ciptakan Lagu 'Permainan Cintamu' untuk Rani Zamala
-
Dangdut Academy Mila DA7 dan Valen DA7, Tampil Kompak Ala Barbie & Ken di DA8