PNM dan BAZNAS Salurkan Ambulans ke 15 Wilayah, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

PNM dan BAZNAS Salurkan Ambulans ke 15 Wilayah, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat
PNM kolaborasi dengan Baznas RI (Dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Tahun ini, kedua pihak menyalurkan ambulans ke 15 titik wilayah, mulai dari Aceh hingga Denpasar, untuk membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi kesehatan yang lebih mudah.

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan, penanganan kondisi darurat, serta berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran ambulans diharapkan bisa membantu masyarakat, terutama keluarga prasejahtera, yang membutuhkan dukungan mobilitas untuk menjangkau fasilitas kesehatan.

Bagi PNM, pemberdayaan masyarakat bukan hanya soal memperkuat ekonomi keluarga melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha. Kondisi kesehatan dan akses terhadap layanan dasar juga menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan terus produktif.

1. Salurkan Ambulans ke 15 Wilayah, Lanjutkan Program Tahun Sebelumnya

Penyaluran ambulans bersama BAZNAS RI menjadi kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Saat itu, sebanyak enam unit ambulans disalurkan ke Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang untuk membantu memenuhi kebutuhan transportasi kesehatan masyarakat.

Tahun ini, jangkauan program diperluas melalui penyaluran ambulans di 15 titik wilayah dari Aceh hingga Denpasar. Armada tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas pasien, membantu penanganan keadaan darurat, serta menunjang pelayanan sosial dan kemanusiaan di berbagai daerah.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa kesehatan masyarakat memiliki hubungan erat dengan upaya pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, keluarga akan lebih mampu mengembangkan potensi dan menjaga produktivitas ketika kebutuhan dasar mereka turut diperhatikan.

"Pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika didukung oleh kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, kami ingin kebermanfaatan PNM tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga hadir dalam kebutuhan sosial yang dirasakan masyarakat," ujar Kindaris.

Ia juga menekankan bahwa kontribusi kepada masyarakat tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Kolaborasi yang konsisten dan menyentuh kebutuhan nyata justru dapat menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.

"Bagaimana setiap langkah yang dilakukan PNM dapat membuka akses dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Kolaborasi ini mudah-mudahan membawa manfaat yang tidak berhenti pada satu penerima, karena setiap bantuan berarti ketika benar-benar memberi manfaat," tambah Kindaris.

2. PNM dan BAZNAS Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan Sosial

Kolaborasi penyaluran ambulans ini sekaligus memperluas cakupan pemberdayaan yang dilakukan PNM. Perusahaan memandang dukungan sosial sebagai bagian penting dari upaya membangun kesejahteraan masyarakat, berdampingan dengan program penguatan ekonomi dan pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kindaris juga menyampaikan bahwa ke depan, kolaborasi PNM bersama BAZNAS direncanakan menyasar aspek pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia. Langkah ini diharapkan dapat memperluas manfaat kemitraan agar menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan tambahan.

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., turut mengapresiasi dukungan PNM melalui penyaluran ambulans. Menurutnya, bantuan tersebut menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di berbagai daerah.

Sodik juga berharap langkah kolaboratif ini dapat menginspirasi perusahaan dan badan usaha milik negara (BUMN) lainnya untuk ikut memperkuat dukungan sosial bagi masyarakat.

"Kami berharap langkah PNM ini dapat menjadi pemicu bagi perusahaan dan BUMN lain untuk ikut tergerak saling membantu dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas," ujar Sodik.

3. Ambulans Jadi Penghubung Masyarakat dengan Layanan Kesehatan

Lebih dari sekadar kendaraan operasional, ambulans memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh pertolongan ketika menghadapi kondisi darurat. Di wilayah yang memiliki keterbatasan akses atau membutuhkan dukungan transportasi, keberadaan armada ini dapat membantu mempercepat perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Bagi keluarga yang membutuhkan, akses transportasi yang memadai juga dapat mengurangi hambatan ketika harus mencari pertolongan medis. Karena itu, penyaluran ambulans diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan secara langsung, tetapi juga mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah sekitarnya.

Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, program ini menjadi bagian dari upaya PNM untuk memperluas dampak pemberdayaan. Inisiatif tersebut melanjutkan program tahun sebelumnya bertajuk #CariTauLangkahBaru, dengan tujuan memperbesar manfaat kolaborasi sekaligus membina nasabah unggulan agar terus berkembang.

Dengan memperluas dukungan dari aspek ekonomi hingga kesehatan dan sosial, PNM bersama BAZNAS RI berupaya menghadirkan pemberdayaan yang lebih menyeluruh dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

(kpl/gtr)

Rekomendasi

Trending