Dari Yoriko Angeline Sampai Fajar Bustomi Jadi Juri di IDeFest 2019

Jum'at, 10 Januari 2020 15:15 Penulis: Yunita Rachmawati
Dari Yoriko Angeline Sampai Fajar Bustomi Jadi Juri di IDeFest 2019
(c)idefest2019


Kapanlagi Plus - Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) kembali menggelar Indonesian Dream Festival (IDeFest) 2019. Festival yang digelar di penghujung 2019 lalu itu masih mengandalkan dua kategori besar yaitu Art dan Sport. Tak ketinggalan juga para juri yang berkompeten di bidang masing-masing.

Festival yang memperebutkan piala bersapu lidi tersebut mengusung Yoriko Angeline, Marrysa Tunjung Sari, Fajar Bustomi, Alim Sudio, Rusdy Rukmarata, Rama Soeprapto, Dimas Leimena, Nanang Hape, Anwari Natari, Windy Ariestanty, dan masih banyak lagi sebagai juri.

Di bidang Art, ada dance, band, film pendek, kuliner, show choir hingga teater komedi. Sementara di Sport dihelat berbagai pertandingan mulai dari lari, futsal, renang, catur, bulutangkis, voli, pingpong, basket, hingga e-sport.

 

1. Millenials Roar

Ada yang menarik dari tema yang diusung tahun 2019. Dikatakan Wirya Kartasasmitha selaku ketua panitia IDeFest 2019, tema Millenial's Roar dipilih karena saat ini berbagai hal menyangkut milennial sangat mendominasi berbagai aspek kehidupan.

"Anak milenial saat ini, bisa jadi modal yang baik jika memang digarap dan diperhatikan dengan baik. Namun justru bisa jadi masalah besar jika tidak ditangani dengan benar," kata Wirya lewat rilis yang diterima KapanLagi.com.

Oleh karena itu, kata Wirya, lomba IDeFest ini bukan sekadar lomba kreatifitas anak muda, tapi juga memberikan pembinaan untuk anak muda dalam bentuk talkshow yang memberi kesadaran mengenai pentingnya proses, skill serta kandungan moral dalam setiap karya.

Suara milenial pun sangat terasa dari sejumlah warna yang dihadirkan para peserta dari karya-karya yang dilombakan. Seperti misalnya lomba film pendek yang mengangkat tema millenial issue termasuk suicide, bullying, drugs, seks dan yang lainnya.

2. Dari dan Untuk Anak Muda

Banyaknya dukungan untuk IDeFest 2019 menunjukkan bahwa tak hanya terdapat banyak kreativitas yang dimiliki anak muda Indonesia, tapi juga kepedulian terhadap generasi bangsa. Hal ini diungkapkan Loe Mei Lien Indrasari selaku salah satu pemberi sponsor.

"Acara ini saya support karena acara anak muda se-Indonesia dari masing-masing daerah bisa berkesempatan membawakan talenta dan keunggulan tiap daerahnya. Ini juga membuktikan bahwa budaya kesenian Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Loe Mei Lien Indrasari juga mengungkapkan bahwa dengan adanya IDeFest ini bisa membawa dampak yang baik untuk anak muda Indonesia. "Kegiatan kesenian dan kreatifitas ini bisa menghindarkan anak muda milenial dari hal-hal yang negatif," tuturnya.

3. Ratusan Peserta

IDeFest telah digelar lebih dari 10 kali dan berhasil meluluskan sejumlah profesional di berbagai bidang kreatif maupun sport. Di acara yang dihelat pada 25-30 Desember 2019 itu diramaikan sebanyak 568 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Festival ini memperebutkan sejumlah dana pembinaan dan piala bergilir Ketua Umum MNSBDI untuk daerah yang berhasil meraih juara umum.

(kpl/boo)



MORE STORIES




REKOMENDASI