Demi Perawatan Bayinya, Ibu Muda ini Rela Jual Ginjal

Demi Perawatan Bayinya, Ibu Muda ini Rela Jual Ginjal Ibu Jual Ginjal Demi Bayinya (Credit: Liputan6.com)

Kapanlagi.com - Ramai di Facebook, seorang ibu muda rela menjual ginjalnya demi bayinya yang mengalami infeksi di bagian tali pusar dan menjalani rawat inap di RSUD dr Iskak, Tulungagung. Aksi Ibu yang diketahui berasal dari Bumi, Lampung Utara ini lantas menjadi perhatian netizen dan menjadi viral.

Dilansir dari liputan6.com, ibu satu ini pada mulanya menggungah permohonannya tersebut di akun facebook pribadinya, @fikasogadweariyanto pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.22 WIB.

"Saya spontan saja mengunggah niat saya menjual ginjal, karena memang sudah mentok tidak memiliki uang tuk menebus biaya perawatan anak saya di rumah sakit," kata Raifka Dewi (25) saat ditemui ditemui di ruang perawatan IRNA Wijaya Kusuma.

Ibu Jual Ginjal Demi Bayinya (Credit: Liputan6.com)

Sakit yang diderita bayi Rafika ini diduga karena kurang dibersihkan dan diobati pada tali pusatnya sejak kelahiran. Sehingga menjadikan munculnya daging yang berada di pusar hingga keluar nanah.

Bagas, nama bayi tersebut kini sedang dalam kondisi yang tidak sehat. Infeksi yang menyerangnya membuat ketahanan tubuhnya terdampak. Selain itu Bagas juga dikabarkan sempat terkena demam tinggi, batuk, dan pilek hingga tak sadarkan diri akibat infeksi tali pusatnya.

Sebelumnya Bagas sempat dilarikan ke Puskesmas Gondang, namun dengan kondisinya yang buruk dia harus dipindahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak pada Rabu (3/4) dan menjalani rawat inap hingga sekarang.

Dengan Biaya yang tidak murah hingga mencapai jutaan rupiah, Rafika dan Dwi Ariyanti sangat bingung dan buntu. Jalan terakhir Rafika nekad untuk menjual ginjalnya, dikarenakan ia juga juga tidak mempunyai BPJS.

"Masalahnya kami tidak memiliki BPJS (kesehatan). Suami sempat mengurus ke (pemerintah) desa (Sidomulyo, Kec Gondang) namun tidak dilayani pak lurah karena kami dulu nikahnya siri, sehingga tidak diakui," kata Rafika yang masih didampingi suaminya, Bagus Dwi Ariyadi.

Kini, Rafika dan Dwi Ariyadi merasa buntu. Sedang Dwi Ariyadi mengaku tak lagi memegang uang sepeserpun.

Pria muda yang bekerja serabutan di desanya ini hanya terdiam dan pasrah dengan keadaan yang mereka alami.

Dia juga tak tahu jika akhirnya sang istri berniat nekat menjual organ ginjalnya untuk biaya perawatan sang anak.

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/CDP)

Rekomendasi
Trending