Di JAPFA Chess Festival 2018, Menpora Impikan Indonesia Damai Lewat Catur
© Merdeka
Kapanlagi.com - Memasuki tahun politik, Indonesia sedang panas-panasnya. Dua kubu dari dua capres dan cawapres yang akan bertarung di Pemilu 2019 saling ‘unjuk gigi’ dengan berbagai cara yang mereka miliki. Terkadang menarik, tapi nggak bisa dipungkiri kadang mereka juga bikin langkah yang bisa bikin nyeri gigi.
Harapan Indonesia yang damai nggak hanya diimpikan oleh masyarakat biasa. Menpora Imam Nahrawi pun juga menginginkan negara yang sportif, saling respek, dan saling menghargai satu sama lain. Hal ini disampaikannya saat membuka JAPFA Chess Festival 2018 yang berlangsung tanggal 13 sampai 17 November 2018 lalu di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta.
"Saya membayangkan, kalau setiap RT/RW di Indonesia bermain catur, pasti situasi damai dan tentram, permasalahan yang ada mudah-mudahan beres," kata Imam.
Advertisement
Mengingat besarnya potensi catur dalam mendamaikan dunia, Menpora berjanji akan terus mendukung cabang olahraga ini, termasuk pelaksanaan JAPFA Chess Festival.
"Karenanya, festival ini harus didukung, Kemenpora terus mendukung," lanjutnya
Dalam pelaksanaanya, JAPFA Chess Festival 2018 melibatkan 498 peserta dan diikuti oleh 5 negara, yaitu Indonesia sebagai tuan rumah, India, Australia, Filipina dan Malaysia.
"Saya betul-betul merasa beruntung bisa ada di sini untuk melihat festival catur. Di sini penuh diisi oleh para pecatur hebat. Terima kasih JAPFA dan KONI yang terus mengembangkan olahraga catur di Indonesia," puji Menpora.
JAPFA Chess Festival 2018 nggak hanya menghadirkan kedamaian. Tersedia juga hadiah menarik bagi peserta-peserta terbaik dengan total mencapai Rp162,5 juta. Menurut Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto, program ini diselenggarakan agar Indonesia bisa mencetak Grand Master di dunia catur.
"Percasi bertekad untuk melahirkan Grand Master, dan itulah kekuatan kita. Kita sudah melahirkan pecatur hebat seperti Irene, Susanto. Kita harap melalui kejuaraan ini dapat melahirkan pecatur-pecatur yang hebat," harap pria yang pernah menjadi Grand Master Indonesia dan kini terjun di dunia politik ini.
Dalam kejuaraan ini, Grand Master Medina Aulia kembali menunjukkan kejeniusannya dengan mengalahkan musuh berat, Grand Master Janella Frayna dari Filipina dalam pertarungan lima babak di Woman Grand Master Duel Match.
(kly/tmi)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
