Di Luar Dugaan, Peran Mahasiswa Ternyata Berpengaruh Bagi Pariwisata Indonesia

Minggu, 19 Mei 2019 10:18 Penulis: Iwan Tantomi
Di Luar Dugaan, Peran Mahasiswa Ternyata Berpengaruh Bagi Pariwisata Indonesia
© Shutterstock

Kapanlagi Plus - Sekalipun berstatus sebagai pelajar, mahasiswa selama ini cukup andil dalam menyuarakan perubahan. Bahkan tak sedikit yang mampu memberikan kontribusi bagi pembenahan beberapa sektor di pemerintah. Di luar dugaan, peran mahasiswa ini ternyata juga berdampak bagi keberlangsungan industri pariwisata di Indonesia. Bagaimana bisa?

Peran mahasiswa sebagai agen perubahan, dianggap sangat diperlukan untuk memperkuat sektor pariwisata Indonesia. Hal ini disadari Kementerian Pariwisata. Terlebih, mahasiswa termasuk dalam unsur pentahelix. Tepatnya, sebagai bagian dari akademisi.

Kassubid Pengembangan SDM pada Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kemenpar Alfin Merancia saat Pelatihan SDM Kepariwisataan "Goes To Campus" di Universitas Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/5/2019), mengatakan mahasiswa memiliki peran penting bagi pengembangan sektor pariwisata.

Terlebih, saat ini dunia sudah didominasi penggunaan teknologi digital. Dan, Mahasiswa sebagai generasi milenial memiliki kedekatan dengan digital.

"Hal itu yang membuat peran mahasiswa menjadi sangat penting bagi pariwisata, karena mahasiswa adalah agen perubahan. Agen yang bisa mengembangkan dan membawa pariwisata menjadi lebih baik di masa depan. Mahasiswa adalah generasi milenial yang senantiasa mengikuti perkembangan zaman," ujarnya.

Dalam kegiatan yang dihadiri 300 mahasiswa tersebut, hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Industri Ekraf NTT Wayan Darmawan, Ketua Prodi Administrasi Bisnis FISIP Universitas Nusa Cendana Khalid K. Moenardy, Ketua ASITA NTT Abednego Frans, dan Widyaiswara Kemenpar Heri Hermawan.

Dijelaskannya, Menteri Pariwisata dalam berbagai kesempatan kerap menyampaikan jika mahasiswa yang merupakan bagian dari pentahelix. Atau sering disebut sebagai penentu kesuksesan pariwisata.

"Rumusnya ABCGM, Academician, Business, Community, Government, Media. Lima unsur itu harus kompak, saling support untuk membangun iklim pariwisata yang kondusif," kata Alfin.

Menurut Alfin, Universitas Nusa Cendana Kupang menjadi kampus kesekian kali yang sudah disambangi Tim Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata.

"Kami sudah menyambangi banyak kampus. Baik di Sumatera, Jawa, maupun Kalimantan. Kamu mengajak para mahasiswa untuk sadar jika pariwisata adalah masa depan bangsa. Dan, mahasiswa harus memegang peran penting dalam sektor ini. Hal itu bisa dimulai dari sekarang," katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, peran mahasiswa sangat dibutuhkan.

"Mahasiswa sendiri adalah generasi milenial. Generasi yang sangat erat untuk pariwisata di masa depan. Untuk itu, kita beri pehamanan kepada mahasiswa tentang sektor pariwisata ke depan. Jika pariwisata akan menjadi penyumbang devisa terbesar buat negara. Dan kita membutuhkan SDM-SDM handal dari kalangan akademisi," paparnya.

(*/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI