Europe on Screen 2021 Resmi Digelar, Hadirkan Kompilasi 3 Film Pendek Indonesia!

Kamis, 16 September 2021 19:16
Europe on Screen 2021 Resmi Digelar, Hadirkan Kompilasi 3 Film Pendek Indonesia!
Meninaputri Wismurti & Nauval Yazid, Festival Co-Directors / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi


Kapanlagi Plus - Sejak hari Rabu (15/9) kemarin, Festival Film Uni Eropa ke-21 'Europe on Screen (EoS)' digelar. Total ada 54 film dan juga 30 rangkaian acara tambahan yang bisa ditonton secara gratis di platform streaming virtual Festival Scope. Sebagai informasi tambahan, festival ini dilangsungkan dari tanggal 15 hingga 27 September 2021 mendatang.

Ini adalah kedua kalinya Festival Film Uni Eropa diselenggarakan secara virtual mengingat situasi pandemi yang belum juga berakhir. Namun ada yang spesial dari perayaan tahun ini, karena ada 1 kompilasi film pendek Indonesia yang juga bakal ditayangkan nanti.

"Dengan bangga, kami mempersembahkan acara budaya unggulan tahunan Uni Eropa: 'Europe on Screen'. Sebagai festival film internasional terlama di Indonesia, festival tahun ini adalah edisi ke-21. Ini merupakan kedua kalinya kami menyelenggarakan festival film secara virtual karena pandemi. Walaupun Europe on Screen dalam format online, kami tetap menjaga kualitas festival dengan pilihan film-film Eropa terbaik dan terbaru," ungkap Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.

Sementara itu, Nauval Yazid selaku festival co-director EoS 2021 menyebut jika jumlah film yang ditayangkan tahun ini jumlahnya meningkat cukup pesat. "Film yang diputar dalam gelaran festival tahun ini meningkat sebanyak lebih dari 25% dibanding tahun lalu. Proses kurasi pun harus beradaptasi dengan kenormalan baru, seperti dari metodologi kuratorial tatap muka menjadi digital."

1. Pembukaan Festival Film Uni Eropa ke-21

Festival dibuka tanggal 15 September dengan film drama asal Finlandia, ANY DAY NOW Film ini terinspirasi oleh kisah nyata sang sutradara, Hamy Ramezan, yang nyaris dideportasi saat permintaan suaka keluarganya ditolak. Film ini juga berhasil memperoleh berbagai penghargaan film bergengsi. Setelahnya, pada tanggal 16 September bakal ada sesi Bincang Film seputar ANY DAY NOW.

"Kami bangga tahun ini film Finlandia terpilih sebagai film pembuka Europe on Screen Online Edition 2021. Kami tidak sabar untuk bertemu kalian dalam sesi tanya jawab bersama sutradara ANY DAY NOW," ungkap Jari Sinkari, Duta Besar Finlandia untuk Indonesia.

Sebelum festival berlangsung, serangkaian acara virtual Instagram Live dan lokakarya film telah dilangsungkan sejak Juli 2021 lalu sebagai bagian dari program 'Road to Europe on Screen 2021'. Mereka antara lain:

1. Lokakarya Acting bersama aktor film Vincent Riotta
2. Lokakarya Film Development and Co-Production bersama produser film Alessandra Pastore
3. Lokakarya Film Editing bersamaeditor film Cédric Zoenen.

2. Kompilasi 3 Film Pendek Indonesia

Sementara itu, EoS 2021 juga dengan bangga mempersembahkan pula kompilasi 3 film pendek Indonesia karya pemenang Short Film Pitching Project (SFPP) 2020.Kompilasi film pendek ini dapat ditonton pada tanggal 22 September. Berikut adalah judul film para pemenang SFPP 2020:

1. Ghulam, karya sutradara Nashiru Setiawan asal Malang
2. Tour de Serpong, karya sutradara Steven Vicky S. asal Tangerang
3. Kepada Istriku (Marta, I’m Home), karya sutradara Patrick Warmanda asal Jakarta.

Pada festival tahun ini, 8 finalis terpilih dari berbagai wilayah Indonesia akan berkompetisi dalam SFPP 2021 pada tanggal 24 September pukul 09.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum. Juri SFPP 2021 kali ini terdiri dari pelaku industri film Indonesia yang karyanya pernah tayang di festival film internasional di Eropa. Para juri tersebut adalah Kamila Andini, Yosep Anggi Noen dan Edwin Nazir.

Sebagai bagian integral dari EoS 2021 adalah 'Film Talks' dengan para pelaku terkemuka dalam industri film yang akan memberi wawasan menarik tentang film mereka. "Tidak hanya pemutaran film, namun juga terdapat program bincang film seru bersama lebih dari 30 sutradara film Eropa serta Indonesia yang akan hadir di gelaran Europe on Screen 2021," jelas Meninaputri Wismurti, festival co-director EoS 2021.

Selain diskusi bersama para pembuat film, EoS 2021 menyelenggarakan pula webinar tentang identitas gender pada tanggal 21 September pukul 19.00 WIB. Dengan judul 'Sistem Pendukung untuk Penerimaan Gender', webinar ini akan fokus pada dua film yang ditayangkan di EoS 2021 yang juga akan menjadi pemantik diskusi virtual kali ini, yaitu film A Perfectly Normal Family asal Denmark dan Little Girl asal Perancis.

Narasumber dalam webinar tersebut adalah Merlyn Sopjan (aktivis, penulis dan artis), Kanzha Vina (aktivis dan ketua Sanggar Swara) dan Tonny Trimarsanto (sutradara dan pendiri Rumah Dokumenter). David Irianto (pendiri Greatmind.id) akan bertindak sebagai moderator. "Film dapat menjadi medium untuk menyuarakan isu sosial di masyarakat dan salah satunya adalah isu gender. Berkat film, suatu isu bisa menjadi perhatian lintas generasi di berbagai belahan dunia," tuntas Tonny Trimarsanto.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI