Hendropriyono Bantah Isu Lobi Jokowi Soal Jabatan Panglima TNI Untuk Menantu

Senin, 14 Juni 2021 19:05 Penulis: Umar Sjadjaah
Hendropriyono Bantah Isu Lobi Jokowi Soal Jabatan Panglima TNI Untuk Menantu
Hendropriyono - instagram.com/am.hendropriyono


Kapanlagi Plus - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Abdullah Mahmud Hendropriyono disebut melobi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait jabatan Panglima TNI. Hendropriyono disebut melobi agar jabatan Panglima TNI diberikan kepada Jenderal TNI Andika Perkasa. Andika merupakan menantu Hendropriyono yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

Isu tersebut mencuat saat ada sebuah pertemuan yang dilakukan Hendropriyono dan istrinya dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Hendropriyono pun membantah tudingan tersebut. Dia menegaskan, tak pernah meminta-minta jabatan kepada siapapun. Meski itu untuk dirinya sendiri.

"Saya tidak bicara dan tidak pernah bicara tentang hal yang demikian itu, saya tidak pernah begitu hina mau "nyosor" meminta-minta jabatan. Tidak untuk menantu, anak, apalagi untuk saya sendiri. Tidak pernah," ujar Hendro dalam keterangan tertulis hari ini, Senin (14/6/2021).

1. Hanya Silaturahmi

Hendropriyono - instagram.com/am.hendropriyonoHendropriyono - instagram.com/am.hendropriyono

Hendropriyono menjelaskan, pertemuan yang terjadi pada Jumat, 7 Mei 2021 itu terkait dengan perayaan hari ulang tahunnya. Pada hari itu, dia hanya ingin bersilaturahmi dengan Jokowi.

"Pertemuan pada 7 Mei 2021 berkaitan dengan HUT saya yang ke 76. Sebagai Presiden, tidak mungkin beliau yang datang ke rumah saya. Silaturahmi sebagai dua sahabat adalah hal yang biasa, karena Pak Jokowi setelah menjadi Presiden tidak berubah sama sekali dengan sewaktu dulu sebagai rakyat biasa," ujar Hendropriyono.

2. Ragu Soal Kredibilitas Tiga Purnawirawan

Pada pemberitaannya, sumber media terkait mengutip tiga purnawirawan yang mengetahui pertemuan Hendropriyono dan Jokowi itu. Namun, lagi-lagi mantan Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta itu membantah tudingan tersebut.

"Katanya dari 3 orang purnawirawan. Kredibilitasnya mereka apa? Kenapa tidak cross check kepada Pak Jokowi atau pihak Istana yang jelas kredibel menyangkut pertemuan saya tersebut. Tidak perlu harus mengarang berita dan ngarang-ngarang sumber," ujar Hendropriyono.

Berita tersebut juga mencantumkan pernyataan dari Istana terkait pertemuan itu. Sumber berita tersebut mengaku telah berusaha menghubungi Hendropriyono baik ke nomor pribadinya maupun melalui putranya, Diaz Hendropriyono. Namun tidak ada respon dari kedua cara tersebut.

(kpl/ums)

Editor:

Umar Sjadjaah



MORE STORIES




REKOMENDASI