Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Kasus Human Metapneumovirus (HMPV) umumnya ditandai dengan gejala ringan seperti batuk dan pilek. Meski demikian, dokter spesialis paru, Prof. Erlina Burhan, memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Untuk meredakan gejala yang muncul, Erlina menyarankan agar kita cukup istirahat dan mengonsumsi obat batuk pilek atau pereda demam jika diperlukan.
Lalu, bagaimana dengan minuman hangat seperti jamu atau herbal? Apakah itu bisa membantu meredakan gejala HMPV? "Minum jamu atau herbal itu boleh-boleh saja, termasuk air hangat. Ketika demam, tubuh kita kehilangan banyak cairan, jadi penting untuk menggantinya dengan banyak minum. Baik air putih maupun minuman herbal tidak masalah," ungkap Erlina dalam webinar yang diselenggarakan oleh Health Liputan6.com pada Jumat (10/1/2025).
Namun, Erlina juga mengingatkan agar pasien HMPV memastikan bahwa produk herbal yang mereka konsumsi aman dan telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Pastikan jamu atau herbal yang Anda pilih sudah mendapat izin edar dari BPOM, karena itu menjamin keamanannya. Saya tidak merekomendasikan jamu yang tidak jelas asal-usulnya. Jadi, pilihlah yang terdaftar dan memiliki izin edar dari BPOM," tambahnya.
Advertisement
Dengan informasi ini, mari kita tetap waspada dan menjaga kesehatan tanpa perlu panik, dilansir Kapanlagi.com dari berbagai sumber, Rabu(22/1/2025).
Erlina mengungkapkan bahwa pasien yang terinfeksi HMPV disarankan untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur guna memperkuat sistem imunitas mereka.
"Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran sangat dianjurkan karena kaya akan vitamin yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh," ujarnya.
Sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dengan berbagai cara, seperti tidur teratur, menghindari stres, serta mengonsumsi vitamin, probiotik, dan prebiotik.
Namun, ia mengingatkan agar tidak sembarangan mengonsumsi antibiotik, kecuali jika ada bukti koinfeksi dengan bakteri.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Dalam kesempatan yang berharga ini, Dr. Raden Rara Diah Handayani, seorang dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi dari RS Persahabatan, mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan bagi mereka yang memiliki komorbid.
Menurutnya, individu dengan kondisi seperti asma, diabetes, dan kolesterol tinggi sangat rentan terhadap infeksi HMPV. "Kita harus tetap waspada, terutama bagi mereka yang sudah memiliki gangguan paru.
Pengelolaan kesehatan yang baik sangat diperlukan, karena diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi lainnya," tegas Diah, menyoroti perlunya perhatian ekstra bagi kelompok rentan ini.
Advertisement
Diah menjelaskan dengan tegas bahwa pasien yang terinfeksi HMPV dan hanya mengalami gejala ringan, seperti batuk, tidak perlu dibawa ke rumah sakit. "Gejala ringan bisa diobati di rumah dengan obat simptomatik, atau jika perlu, kunjungi puskesmas tanpa harus dirujuk ke rumah sakit, apalagi ke unit gawat darurat," katanya.
Namun, situasinya berbeda jika pasien menunjukkan gejala berat, seperti sesak napas. "Jika anak mengalami sesak, itu adalah keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera di IGD, dan bisa menggunakan BPJS.
Anak yang sesak harus segera mendapatkan oksigen, dan jika ada wheezing, mungkin perlu diberikan steroid melalui inhalasi. Jadi, jika gejalanya berat, segera bawa ke rumah sakit, tetapi jika hanya ringan, cukup diobati di rumah," tambah Erlina Burhan.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/rao)
Advertisement
8 Potret Ria Ricis Lebaran Pertama Setelah Cerai, Kompak dengan Moana Sebagai Single Mom
7 Potret Aaliyah Massaid Hadiri Acara Lebaran, Aura Bumil Cantik dan Kalem dengan Baby Bump
8 Potret Lesti Kejora dan Rizky Billar Lebaran Kumpul Keluarga, Gaya Abang L Bikin Gemas
8 Makanan yang Paling Banyak Diburu Usai Lebaran Idul Fitri, Seblak hingga Rujak
Resep Praktis dan Sat Set Membuat Seblak Komplet, Sederhana Tapi Menggugah Selera