Hujan Bisa Bikin Kangen? Yuk, Temukan Fakta Unik Lainnya

Jum'at, 19 Maret 2021 11:52 Penulis: Wuri Anggarini
Hujan Bisa Bikin Kangen? Yuk, Temukan Fakta Unik Lainnya
(c) Shutterstock

Kapanlagi Plus - Cuaca yang gloomy, gemercik suara hujan, ditambah hawa yang dingin memang jadi perpaduan yang pas dalam memanggil suasana mellow. Terlebih ketika hujan datang di saat yang sepi dan benar-benar tidak ada aktivitas lain yang dilakukan.

Banyak yang bilang hujan bisa bikin kangen, bahkan genangannya bisa berubah jadi kenangan mantan terindah yang bikin susah move on. Kok bisa sih? Ternyata hal ini bukan karena kamu yang gampang baper, tapi ada penjelasan ilmiah di baliknya. Temukan juga fakta unik lainnya tentang hujan yuk!

Hujan Menimbulkan Bau yang Membangkitkan Kenangan

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Kenangan yang muncul saat hujan turun memang menjadi sebuah hal natural dan dirasakan banyak orang. Secara ilmiah, aroma yang terhirup akan memiliki keterkaitan erat dengan memori manusia.

Susunan anatomi otak manusia akan membuat aroma yang masuk ke dalam rongga hidung akan menuju saraf kranial untuk selanjutnya diproses oleh otak dan menghubungkan dengan emosi serta kenangan manusia.

Bisa dibilang, kenangan yang muncul saat aroma hujan tercium sama dengan situasi ketika manusia terbayang birunya air kolam renang pas mencium aroma kaporit. Jadi memang secara alami, otak akan merespon aroma yang muncul dengan kenangan yang pernah terjadi. Nggak heran, bau hujan suka bikin flashback sama kenangan masa lalu.

Aroma Tanah Basah Menciptakan Ketenangan

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Saat hujan turun, akan langsung tercium semerbak aroma khas dari tanah basah. Bau ini disebut petrichor, yang tentunya sangat menyenangkan sekaligus menenangkan ketika terhirup.

Beberapa ilmuwan mempercayai bahwa nenek moyang umat manusia menghargai aroma hujan karena curah hujan membantu mereka dalam bertahan hidup. Dikutip dari National Geographic, aroma hujan dan tanah bisa muncul karena berasal dari molekul geosmin yang diproduksi oleh bakteri bernama Streptomyces.

Aroma ini bakal membawa ketenangan bagi siapa saja yang menghirupnya. Jadi, sudah terjawab kan kenapa banyak orang merasa ngantuk ketika turun hujan?

Suara Rintik Air Hujan adalah Inspirasi

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Nggak sedikit orang yang mengatakan bahwa karya terbaik datang ketika hujan turun. Suara rintiknya membuat suasana menjadi tenang sekaligus menstimulasi otak untuk mendapatkan inspirasi.

Seorang psikolog bernama Emily Mendez mengatakan jika hujan punya pola yang terprediksi, jadi otak manusia memprosesnya sebagai suara yang bukan sebagai ancaman. Rintik hujan yang bersuara juga masuk dalam kategori white noise, yakni suara berisik yang membuat pikiran menjadi netral. Pada momen inilah inspirasi akan muncul secara tiba-tiba.

Air Hujan Turunnya Miring, Kok Bisa?

(c) Shutterstock(c) Shutterstock

Saat bepergian dan sedang hujan di luar, pasti sering banget mendapati tetesan hujan yang jatuh secara diagonal atau miring. Kamu nggak sendirian kok, fenomena ini memang sering terjadi ketika manusia sedang bergerak atau bepergian ketika melihat tetasan hujan.

Tetesan hujan yang turun sebenarnya jatuh secara lurus dan tidak miring. Kesan miring yang muncul adalah bagian dari ilusi optik ketika manusia bergerak. Bayangan tetesan air inilah yang menyebabkan hujan jatuh secara miring. Padahal sejatinya hujan turun secara vertikal dari atas ke bawah.

Hujan Gerimis atau Lebat Bisa Diprediksi dari Bentuk Awan

Sebelum hujan turun, tanda paling mendasar yang bisa diperhatikan adalah awan. Tentu saja, awan memiliki beberapa jenis dan karakteristik masing-masing.
Ketika muncul awan yang sangat tebal hingga menutupi matahari, maka kemungkinan akan terjadi hujan yang sangat lebat. Awan ini bernama Kumolonimbus dan memiliki warna abu-abu pekat dan punya kaitan erat dengan badai, angin kencang, dan hujan deras.

Jika yang kamu lihat adalah awan berwarna putih gelap cenderung keabu-abuan, maka awan ini bisa jadi adalah awan Nimbostratus. Berada di ketinggian sekitar 300-6000 meter dari permukaan bumi, awan ini bisa menimbulkan gerimis atau hujan dengan intensitas rendah.

Cokelat Panas Bisa Jadi Moodbooster ketika Hujan Turun

Saat cuaca dingin karena hujan turun, segelas cokelat panas bisa membantu jadi mood booster yang menghangatkan segala suasana. Terlebih kandungan cocoa di dalamnya dapat meningkatkan produksi serotonin, yaitu hormon yang bikin kamu merasa bahagia.

Nikmati #SegelasMoodBooster di musim hujan dari Chocodrink, yuk! Aroma khas Cokelat Belgia sudah langsung menggugah begitu kemasan dibuka. Saat diseduh, aroma cokelat yang memenuhi ruangan mampu memberikan perasaan nyaman dan tenang. 

(c) Instagram/chocodrink.id (c) Instagram/chocodrink.id

Nikmati segelas Chocodrink hangat ini sambil menikmati hujan dari jendela. Saat memegang gelasnya, kehangatan Chocodrink langsung terasa mengalahkan dinginnya musim hujan. Begitu diminum, sensasi cokelat Belgia yang meleleh di mulut terasa manis dan membahagiakan. Pastinya pengalaman ini cuma bisa kamu rasakan bersama segelas Chocodrink yang dapat melawan perasaan bad mood dan dinginnya musim hujan. Yuk, cobain sekarang dengan beli langsung produknya di sini

Jangan lupa follow Instagram @chocodrink.id untuk mendapatkan info paling update, ya.

 

 

(adv/jef)

Reporter:

Jeffrey Winanda



MORE STORIES




REKOMENDASI