CLOSE

Hukum Menelan Ludah Terus-menerus saat Puasa, Hati-Hati Bisa Jadi Batal Jika Langgar Beberapa Syarat

Hukum Menelan Ludah Terus-menerus saat Puasa, Hati-Hati Bisa Jadi Batal Jika Langgar Beberapa Syarat
Hukum Menelan Ludah Terus-menerus saat Puasa (credit: unsplash)

Kapanlagi.com - Pada bulan Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa selama sepanjang hari. Dalam agama Islam, puasa merupakan salah satu dari lima rukun Islam. Khusus puasa Ramadan menjadi satu kewajiban bagi setiap Muslim dewasa dan sehat. Puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Setiap kali memasuki bulan Ramadan, selalu bermunculan berbagai topik mengundang penasaran terkait hal-hal yangmembatalkan puasa. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah hukummenelan ludahterus menerus saat puasa. Pasalnya, hal ini cukup sering dilakukan ketika seorang yangberpuasa tengah merasa kehausan.

Meskipun tampak sepertihal yangsepele, beberapa orang mungkin khawatir bahwa tindakan ini dapat mempengaruhi keabsahan puasa mereka. Lantas, bagaimana sebenarnya penjelasanhukum menelanmudah terus-menerussaat berpuasa?

1. Hukum Menelan Ludah Terus Menerus saat Puasa

Hukum Menelan Ludah Terus Menerus saat Puasa (credit: unsplash)

Dalam Islam, prinsip utama puasa adalah menahan diri dari hal-hal yangmembatalkannya dan menjaga niat serta tujuan ibadah kita. Oleh karena itu, meskipun menelanair liurdianggap diperbolehkan selama puasa, kita harus tetap berupaya menjaga sikap menjaga diri dan menjalankan ibadah puasa dengan sepenuh hati.

Maka dari itu, secara umum, hukummenelan ludahterus menerus saat puasa ternyata diperbolehkan karena tidak akan membatalkan.Menelan ludahdipandang sebagaimana menelanair liuryang biasanya dihasilkan oleh tubuh.Air liurdapat dihasilkan dalam jumlah yang bervariasi sepanjang hari, terlebih saat berbicara atau makan. Sehingga,menelan ludahberbeda dengan meminum air. Oleh karena itulah,menelan ludahtidak akan membatalkan puasa.

Penjelasan terkait hukummenelan ludahterus menerus saat puasa juga dijelaskan dalam kitabal-Majmu' Syarah al-Muhadzdzab. Dilansir dari situs nu.or.id Imam an-Nawawi dalam al-Majmu' Syarah al-Muhadzdzab (6/341) menjelaskan bahwa para ulama juga sepakatmenelan airludah atauair liurtidak membatalkan puasa. Meski demikian,menelan ludahterus menerus saat puasa tetap dianjurkan untuk dihindari.

"Menelanair liuritu tidak membatalkan puasa sesuai kesepakatan para ulama.Hal ini berlaku jika orang yang berpuasa tersebutmemang biasa mengeluarkanair liur.Sebab susahnya memproteksiair liuruntuk masuk kembali."

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Syarat Menelan Ludah Tidak Membatalkan Puasa

Syarat Menelan Ludah Tidak Membatalkan Puasa (credit: imdb)

Walaupun tidak sampai membatalkan puasa,menelan ludahsecara terus menerus perlu dihindari. Masih dilansir dari nu.or.id,menelan ludahsaat puasa ternyata bisa saja membatalkan puasa apabila melanggar beberapa syarat berikut ini:

1. Pertama,air liuratauludah yangtertelan haruslah bersih dari kontaminasi atau campuran zat lain. Ketikaair liuratau ludah sudahbercampur denganzat tertentu maka bisa menyebabkan puasa menjadi batal.

2. Kedua,air liuratauludah yangtertelan masih berada di dalam batas-batas bibir luar, yang merupakan wilayah yang masih dima'fu atau masih dianggap dapat ditoleransi.

3. Ketiga, saatair liurtertelan, hal tersebut harus terjadi dalam keadaan normal seperti biasanya, tanpa adanyakondisi yangmempengaruhi kualitas atau sifatair liurtersebut.

3. Hal-hal yang Dipastikan Membatalkan Puasa

Hal-hal yang Dipastikan Membatalkan Puasa (credit: imdb)

Menelan ludahsudah dipastikan tidak membatalkan puasa selama memenuhi syarat-syarat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Dalam menjalani ibadah puasa ada beberapahal yangdipastikan dapat membatalkan. Berikut beberapahal yangdipastikan dapat membatalkan puasa, sehingga harus dihindari:

1. Menyantap makanan atau minuman dengan sengaja dan tanpa alasan yang diperbolehkan dalam agama.

2. Berhubungan intim suami istri dari saat fajar menyingsing hingga matahari terbenam.

3. Membuang isi lambung dengan sengaja.

4. Menyisipkan benda ke dalam telinga atau hidung dengan maksud agar sampai ke dalam kerongkongan atau lambung.

5. Menstruasi atau nifas pada wanita.

6. Melakukan transfusi darah atau memberikan nutrisi cair ke dalam tubuh melalui prosedur injeksi atau cara lainnya.

7. Memutuskan untuk tidak berpuasa tanpa alasan yang dibenarkan dalam agama secara sengaja.

Dalam kesimpulannya, hukummenelan ludahterus menerus saat puasa adalah diperbolehkan dalam Islam. Selama puasa, yang terpenting adalah menjaga niat dan tujuan ibadah kita serta tetap berupaya menjalankannya dengan sepenuh hati.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

Rekomendasi

Trending