Ini Lho Durasi Tidur Untuk Jadi Sukses Seperti Mark Zuckerberg!
© istimewa
Kapanlagi.com - Tidur 8 jam per hari bagi orang dewasa merupakan hal yang umum. Bahkan terdapat beberapa penemuan terkait dengan kurang tidur, menurut penelitian tersebut kurang tidur dapat mengurangi produktivitas atau meningkatkan risiko terserang penyakit. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Harvard University, orang yang mudah merasa lelah, mengalami bad mood, dan kurang fokus disebabkan oleh kurangnya tidur di malam hari.
Kurang tidur atau dalam bahasa medis disebut sebagai sleep deprivation meningkatkan risiko terjangkitnya penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan juga penyakit jantung. Selain masalah kesehatan yang dijelaskan dalam penelitian Harvard University, rupanya orang yang kurang tidur juga dapat kehilangan waktu produktivitasnya. Menurut majalah Fortune, para pekerja di Amerika Serikat kehilangan 1.2 juta jam kerja per tahun karena kurang tidur. Apakah kurang tidur selamanya buruk? Well, hal ini tidak berlaku bagi sebagian orang.

CEO Apple, Tim Cook selalu bangun pada pukul 3.45 pagi. Setelah bangun tidur sang CEO langsung mengecek 700-800 email di pagi hari terkait pekerjaan dan posisinya sebagai seorang CEO perusahaan raksasa teknologi tersebut. Bisa jadi Tim Cook adalah sosok yang termasuk dalam golongan The Sleepless Elite, istilah Wall Street Journal untuk orang-orang yang hanya tidur 3-4 jam per hari.
Advertisement
The Sleepless Elite merupakan orang-orang langka yang memiliki gen Thatcher yakni sebuah gen yang dapat membuat tubuh seseorang berfungsi normal meski hanya tidur 4 jam saja. Gen ini merupakan gen yang menguntungkan bagi beberapa businessman yang memiliki jadwal sangat padat dan memiliki tingkat produktivitas tinggi. Selain Tim Cook, ada Donald Trump, CEO Fiat Sergio Marchionne, dan juga CEO Yahoo! Marissa Mayer yang bisa tetap produktif meski tidur hanya 3-4 jam sehari.
Lalu ada The Driven Ascetics, yakni orang-orang yang rela memangkas waktu tidur normalnya menjadi lebih sedikit demi produktivitas. CEO Twitter, Jack Dorsey misalnya hanya tidur 6 jam dalam sehari agar dapat memanfaatkan 18 jam sisa waktunya untuk membuat terobosan baru. Untuk mengakali rasa kelelahan, Jack Dorsey menyempatkan diri untuk meditasi dan berolahraga.

Yang terakhir adalah The Successful Sleepers, yakni orang-orang yang memiliki jatah waktu tidur normal 8 jam namun mereka tetap menjadi orang sukses, Mark Zuckerberg contohnya. Bos Facebook ini tidak mengalami kesulitan untuk tidur dan cenderung memiliki waktu tidur normal dalam sehari. Namun waktu tidurnya ini tak mengganggunya
untuk tetap berkreasi, berinovasi, dan mengumpulkan uang sehingga membuatnya jadi orang sukses. Nah, terlepas dari waktu tidur yang patut dicontoh dari orang-orang sukses ini adalah cara memanfaatkan waktu yang mereka miliki untuk selalu menghasilkan hal yang berguna. Setuju KLovers?
(inc/agt)
Advertisement
D Academy 8
-
Ulang Tahun Selebritis Ulang Tahun Soimah Dirayakan di Panggung Dangdut Academy 8
