Ini Sosok Pelukis Kaleng Khong Guan, Anaknya Seorang Dokter!

Ini Sosok Pelukis Kaleng Khong Guan, Anaknya Seorang Dokter! © istimewa

Kapanlagi.com - Lebaran telah menjelang, ada satu kebiasaan khusus yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia mendekati Hari Raya Idul Fitri yakni membeli kue lebaran. Kue lebaran ini nantinya akan disuguhkan pada tamu saat silaturahmi. Dan kue yang sering dijadikan referensi adalah Khong Guan atau Monde.

Selain kelezatan dan kenikmatan kue tersebut, ada satu hal lagi yang populer di kalangan masyarakat Indonesia yakni misteri menghilangnya sosok Ayah dalam lukisan kaleng Khong Guan. Setelah ditelusuri, pelukis Kaleng tersebut yakni Bernardus Prasodjo menjelaskan bahwa sang Ayah-lah yang mengambil foto keluarga.

Banyak yang bertanya-tanya kemana sosok Ayah dalam gambar biskuit kaleng Khong Guan © istimewa

"Kalau dari zaman dulu ada tongsis, pasti Bapaknya dulu ada di situ (dalam foto)," kelakar pria yang hobi melukis sejak di bangku kuliah ini. "Hanya untuk mempengaruhi Ibu rumah tangga supaya beli biskuit. Jadi, yang penting ada Ibunya di situ. Karena yang belanja kan Ibunya," jelas Bernardus dikutip dari Antara News.

Tak hanya kaleng Khong Guan saja, pria yang telah berusia 69 tahun ini juga melukis untuk kemasan kue Nissin dan Monde. Untuk sosok tentara Inggris yang dilukisnya di kaleng Monde tersebut, Bernardus mengaku mendapatkan ide dari sebuah buku.

Rupanya sang pelukis mengatakan bahwa sang Ayah memotret keluarga dalam gambar tersebut dan putra sang pelukis kini tumbuh jadi seorang dokter! © twitter.com/prasadja

"Itu saya ambil sengaja waktu itu di (toko buku) Gunung Agung, nyari buku soal tentara. Karena waktu itu (ketemu) tentara Inggris, ya sudah dilukis," ungkap Ayah dari seorang dokter ini.

Bernardus sendiri memulai karir melukisnya dari pesanan menggambar komik semasa kuliah. Pada tahun 1968, dirinya menggambar menggunakan pena lalu perlahan belajar menggunakan cat air. Karyanya yang terpampang di kemasan kaleng Khong Guan, Nissin, dan Monde saja dibuat selama satu minggu dengan menggunakan cat air. Nah, sekarang sudah tidak penasaran lagi kan?

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(ant/agt)

Rekomendasi
Trending