Iseng Banget, Penumpang Titipkan Sekaleng Bir di Bagasi Pesawat!

Agista Rully | Kamis, 13 Juli 2017 05:18
Iseng Banget, Penumpang Titipkan Sekaleng Bir di Bagasi Pesawat!
© ilustrasi

Kapanlagi.com - Masing-masing maskapai penerbangan mempunyai peraturan yang cukup ketat soal barang bawaan. Berat barang yang dibawa ke kabin pesawat tidak boleh lebih dari 7 kg sementara untuk bagasi disesuaikan kebijakan masing-masing. Setidaknya, penumpang akan dikenakan charge tambahan untuk barang bawaan lebih dari 30-40 kg yang dititipkan di bagasi.

Namun yang dilakukan oleh seorang pemuda asal Australia ini justru sebaliknya. Alih-alih menitipkan koper dengan berat puluhan kilo, pria bernama Dean ini malah menitipkan satu kaleng bir!

Seorang pria iseng menitipkan satu kaleng bir di bagasi hanya untuk lucu-lucuan © Daily MailSeorang pria iseng menitipkan satu kaleng bir di bagasi hanya untuk lucu-lucuan © Daily Mail

"Sejujurnya aku hanya ingin bercanda, ide ini datang dariku dan temanku. Yah, niatnya sih untuk lucu-lucuan saja," ujar Dean dikutip dari Mashable.com.

"Kaleng itu tidak terdaftar sebagai sebuah tas jadi aku perlu memikirkan ide kreatif untuk membuatnya tampak seperti barang bawaan," imbuhnya. Meski demikian satu kaleng bir tersebut juga cukup membuatnya repot.

Beruntung kaleng bir ini tidak hilang atau diambil oleh petugas bagasi © Daily MailBeruntung kaleng bir ini tidak hilang atau diambil oleh petugas bagasi © Daily Mail

Pasalnya, Dean sempat hampir kehilangan bir yang dibawanya dari Perth ke Melbourne tersebut. "Jika bir tersebut tak sampai di tanganku, mungkin aku harus memaafkan petugas bagasi karena tak tahan untuk meminum minuman tersebut."

Berdasarkan peraturan maskapai Qantas sendiri, tak ada larangan untuk melakukan tindakan seperti yang dilakukan Dean. Sebab maskapai ini tidak menghendaki penumpang membawa barang yang mudah pecah atau mudah hilang saat dimasukkan ke dalam tas. Well, setidaknya bir tersebut tetap ada dan tidak hilang bukan?

(mas/agt)




PLUS TERKAIT

LATEST UPDATE




REKOMENDASI