Jadi Destinasi Selam Unggulan di Dunia, Manado Terus Kembangkan Potensinya

Rabu, 17 Juli 2019 09:12 Penulis: Wuri Anggarini
Jadi Destinasi Selam Unggulan di Dunia, Manado Terus Kembangkan Potensinya
┬ęShutterstock

Kapanlagi Plus - Nggak berlebihan rasanya kalau bilang Indonesia adalah surganya buat para pecinta selam dunia. Banyak titik selam dengan panorama indah dan selalu bikin para wisatawan ingin balik lagi ke dunia bawah laut Indonesia. Salah satunya adalah Manado yang pernah memecahkan rekor versi Guinness World Record. Sebanyak 2.468 penyelam dunia berkumpul di Manado pada 17 Agustus 2009 lalu!

Menurut Penasehat Kehormatan Menteri Pariwisata/Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar, Indroyono Soesilo, rencananya World Record bakal dilakukan pada bulan Agustus 20019 mendatang.

“Rencananya, pemecahan World Record menyelam akan dilakukan lagi, tepatnya pada 3 Agustus 2019. Dengan target  jumlah penyelam mencapai 3000 orang,” papar Indroyono.

Melihat antusiasme wisatawan dunia yang berkunjung ke Sulawesi Utara, khususnya Manado, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Politeknik Negeri Manado menggelar pelatihan khusus untuk para pemandu wisata selam. Program bertakuk Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Bagi Pemandu Selam digelar pada 10-13 Juli 2019. Pelatihan Selam Rescue Diver Standar PADI menjadi materi utama yang diberikan pada sesi training kali ini.

Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ratna Suranti mengatakan, pelatihan yang digelar di Kampus Politeknik Negeri Manado, mutlak dilakukan. Karena dengan pelatihan ini pemandu wisata dapat memiliki kompetensi dan skill yang handal dalam Rescue Diver dan P3K.

“Pelatihan ini merupakan program Kemenpar yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia lokal, secara khusus pelaku usaha wisata,” kata Ratna Suranti.

Menurut Ratna, pelatihan bagi para pemandu selam ini juga bertujuan meningkatkan peran aktif masyarakat dalam kepariwisataan. Selain juga untuk meningkatkan kemampuan  pemandu selam, sehingga bisa melayani wisatawan dengan baik.

"Kami berharap masyarakat lokal pemandu selam yang mengikuti pelatihan ini mengikutinya dengan baik hingga selesai. Dengan demikian ilmu yang didapat bermanfaat dalam bekerja," ujarnya.

Program kali ini diikuti oleh sekitar 25 orang. Mereka terdiri dari utusan Dive Resort, mahasiswa, Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Ikatan Sarjana Kelautan Unsrat (ISKU), serta organisasi selam lainnya.

Hadir dalam pelaksanaan program, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerja sama Politeknik Negeri Manado, Mary Soesilo.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikut angkat suara. Sulawesi Utara sebagai The Rising Destination Of The Year 2019 memang harus diperkuat dengan berbagai program yang optimal. Dengan itu dapat dipastikan pariwisata Sulawesi Utara akan semakin bersinar dengan dukungan SDM yang mumpuni.

"Apalagi wisata bahari yang merupakan kekuatan pariwisata Sulawesi Utara, itu menjadi target utama untuk terus ditingkatkan. Dengan pelatihan ini akan menjadi tambahan suplemen bagi pemandu wisata selam di Sulawesi Utara, khususnya di Manado," ujar mantan Dirut Telkom itu.

(*/wri)

Editor:

Wuri Anggarini



MORE STORIES




REKOMENDASI