Kapan Awal Puasa 2026? Ini Prediksi dan Penetapan Resminya
Awal puasa Ramadhan 2026 masih menunggu sidang isbat (credit:unsplash.com/@bigdodzy)
Kapanlagi.com - Puasa Ramadhan 2026 menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan menjelang bulan suci tersebut. Pertanyaan mengenai kapan dimulainya puasa kembali mencuat seiring munculnya perbedaan jadwal antara pemerintah dan organisasi keagamaan.
Penetapan awal Ramadhan memiliki peran penting bagi umat Muslim karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah puasa dan persiapan ibadah lainnya. Oleh karena itu, setiap informasi mengenai jadwal awal puasa selalu mendapat perhatian luas.
Sejumlah lembaga telah menyampaikan perhitungan dan prakiraan masing-masing terkait awal Ramadhan 1447 Hijriah. Kondisi ini membuat masyarakat menanti kepastian resmi yang akan menjadi acuan bersama. Berikut adalah informasi lengkap mengenai penetapan awal puasa 2026 dari berbagai sumber yang dapat membantu umat Islam mempersiapkan diri.
Advertisement
Temukan berita lainnya terkait Ramadan di Liputan6.com.
1. Ketetapan Awal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2026 lebih awal dibanding lembaga lainnya. Ketetapan tersebut diumumkan pada Rabu, 04 Februari 2026, sebagai hasil perhitungan kalender Hijriah.
Berdasarkan keputusan tersebut, 1 Ramadhan 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada 18 Februari 2026. Penetapan ini berlandaskan fatwa Muhammadiyah serta Kalender Hijriah Global Tunggal 2026.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Hitung Mundur Menuju Ramadhan 2026
Jika merujuk pada perhitungan Muhammadiyah, awal Ramadhan 2026 jatuh 17 hari setelah tanggal 1 Februari. Hitungan ini menjadi rujukan bagi warga Muhammadiyah dalam mempersiapkan ibadah puasa.
Informasi hitung mundur tersebut juga banyak dicari masyarakat karena memberikan gambaran waktu persiapan yang semakin dekat. Ramadhan 2026 disebut tinggal menghitung hari sejak awal Februari.
3. Perkiraan Awal Ramadhan 2026 Versi Pemerintah
Pemerintah melalui Kalender Hijriah Indonesia 2026 memprakirakan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, tanggal ini masih bersifat sementara dan belum menjadi ketetapan resmi.
Prakiraan tersebut dapat berubah tergantung hasil pemantauan hilal. Pemerintah menegaskan bahwa penetapan resmi akan diumumkan setelah proses sidang isbat selesai.
4. Sidang Isbat sebagai Penentu Resmi
Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 17 Februari 2026. Sidang ini dilakukan untuk menentukan awal Ramadhan berdasarkan hasil rukyatul hilal.
Dalam sidang tersebut, Kemenag akan melibatkan berbagai pihak seperti perwakilan ormas Islam, pakar astronomi, ahli falak, serta instansi terkait. Hasil sidang isbat akan menjadi acuan resmi nasional.
5. Menunggu Keputusan Akhir Awal Puasa 2026
Hingga saat ini, penetapan awal Ramadhan secara nasional masih menunggu keputusan Kementerian Agama. Proses pemantauan hilal menjadi tahapan penting sebelum keputusan diumumkan.
Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H berlangsung pada 18 Februari hingga 19 Maret 2026. Kondisi ini membuka kemungkinan perbedaan awal puasa di masyarakat.
6. Perbedaan Metode Penentuan Awal Puasa Pertama
Penentuan awal Ramadan di Indonesia dilakukan dengan metode hisab, rukyat, atau gabungan keduanya. Perbedaan kriteria ini kerap menyebabkan selisih tanggal awal puasa, meski tujuannya sama, yakni memastikan awal bulan Hijriah sesuai syariat.
Menurut Muhammadiyah
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 menggunakan hisab hakiki dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Metode ini menghitung posisi bulan dan matahari secara astronomis sehingga tanggal Ramadan dan Idulfitri (20 Maret 2026) dapat ditentukan jauh hari tanpa menunggu rukyat.
Menurut NU
Nahdlatul Ulama menggunakan metode hisab imkanur rukyah, yaitu perhitungan astronomi yang dikonfirmasi dengan rukyatul hilal.
Jika hilal terlihat pada 29 Sya'ban, esoknya menjadi awal Ramadan. Jika tidak, bulan digenapkan 30 hari. NU mengacu pada kriteria MABIMS (tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat).
Menurut Pemerintah
Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan awal Ramadan melalui sidang isbat berdasarkan hasil hisab dan rukyat.
Jika hilal terlihat pada 17 Februari 2026, puasa dimulai 18 Februari. Jika tidak, kemungkinan jatuh pada 19 Februari 2026. Keputusan ini berlaku nasional (itsbatul'aam).
7. Niat Puasa Ramadan
Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh
Berikut bacaan niat puasa Ramadan sebulan penuh dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah."
Niat Puasa Ramadan Setiap Hari
Berikut bacaan niat puasa Ramadan yang dibaca setiap malam sebelum menjalankan puasa esok hari, lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
8. Q&A Populer Seputar Awal Puasa 2026
Q: Kapan awal puasa Ramadhan 2026 menurut Muhammadiyah?
A: Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026.
Q: Kapan sidang isbat awal Ramadhan 2026 digelar?
A: Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 17 Februari 2026.
Q: Mengapa awal puasa 2026 bisa berbeda?
A: Perbedaan terjadi karena metode penetapan yang digunakan masing-masing lembaga berbeda.
Q: Apakah tanggal versi pemerintah sudah final?
A: Belum, karena masih menunggu hasil pemantauan hilal dan sidang isbat.
Yuk, baca artikel seputar jadwal puasa lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/vna)
Advertisement
