Keren! Prestasi Pemuda Indonesia Diungkapkan Menpora Dalam Forum Dunia
© merdeka
Kapanlagi.com - Indonesia berkomitmen untuk menjadi salah satu negara perintis yang menjadi panutan dalam pelaksanaan SDGs. Indonesia telah mengarusutamakan kerangka kerja SDGs ke dalam rencana pembangunan nasional melalui Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan SDGs.
Dengan adanya Peraturan Presiden ini, ada mekanisme formal keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, seperti sektor bisnis, organisasi filantropi, akademisi, media, dan organisasi masyarakat sipil, termasuk pemuda dalam melaksanakan SDGs di tingkat nasional dan lokal.
Hal itu lantas dibawa Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dalam Economic and Social Council (Ecosoc) Youth Forum di New York dari tanggal 30 sampai 31 Januari 2018. Forum tersebut mengusung tema "The Role of Youth in Poverty Eradication and Promoting Prosperity in A Changing World".
Advertisement
Dalam paparannya, Indonesia dengan proporsi tinggi dalam penduduk usia mudanya dan menjadi rumah dari 66 juta penduduk yang berusia 16-30 tahun, saat ini berada pada masa yang paling penting. Indonesia akan segera berada dalam posisi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam memanfaatkan bonus demografi untuk mempercepat kemajuan ekonomi.
"Bonus demografi menjadi windows of opportunity (peluang) yang sangat strategis bagi Indonesia untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan. Rasio usia produktif di atas 64 persen sudah lebih dari cukup bagi Indonesia untuk melesat menjadi negara maju. Ini adalah rasio usia produktif terbaik yang akan mulai dinikmati oleh Indonesia pada tahun 2020 dan akan berakhir pada tahun 2035," jelas Menpora.
Menurut dia, Indonesia saat ini patut bangga dengan adanya pemuda Indonesia dengan prestasinya sudah tampil di level internasional baik dalam bidang politik, bisnis dan entrepreneurship. Di antaranya pendiri Go-Jek Nadiem Makarim, CEO Bukalapak Achmad Zaky, pendiri Traveloka Ferry Unardi, dan pendiri Tokopedia William Tanuwijaya.
Lanjutnya, mereka adalah contoh-contoh pemuda Indonesia di bidang teknologi informasi yang dipercaya oleh perusahaan multinasional. Anak-anak muda tersebut, saat ini menjadi pemimpin dari bisnis start-up yang berstatus unicorn di Indonesia.
(Gisela Cindy resmi menikah dengan Sian di Kanada!)
(kly/tmi)
Advertisement
D Academy 8
-
Dangdut Academy Mila Nurwanti Sebut April Sebagai Pesaing Terberat di D'Academy