Kocak, Di Jepang Guru Ancam Murid Nakal Pakai Death Note

Senin, 16 Januari 2017 12:18 Penulis: Agista Rully
Kocak, Di Jepang Guru Ancam Murid Nakal Pakai Death Note
© kotaku.com.au

Kapanlagi Plus - Bagi penggemar anime, Death Note bukanlah hal yang asing. DEATH NOTE merupakan anime yang diangkat dari manga buatan Obata Takeshi dan Ooba Tsugumi. Dalam manga ini, terdapat sebuah buku bertuliskan Death Note. Buku ini dapat digunakan untuk membunuh seseorang hanya dengan menuliskan nama saja.

Manga DEATH NOTE sendiri cukup populer, tak heran apabila banyak juga yang memahami kegunaan Death Note. Namun ternyata tak banyak orang yang dapat membedakan kisah fiksi dan realita. Beberapa orang percaya bahwa di dunia nyata terdapat Death Note, sebuah buku sakti pencabut nyawa.

Death Note merupakan buku fiksi yang dapat digunakan untuk membunuh seseorang © comingsoon.netDeath Note merupakan buku fiksi yang dapat digunakan untuk membunuh seseorang © comingsoon.net

Seperti seorang guru yang ditegur oleh Kepala Sekolah di Jepang ini, guru yang mengajar di sebuah sekolah di Fukushima ini mengancam siswa yang diajarnya dengan Death Note. "Aku akan menuliskan namamu di dalam Death Note ini." ujar guru mata pelajaran berusia 30 tahun tersebut.

Tak cuma sekali, guru ini rupanya telah mengancam siswanya menggunakan Death Note sejak akhir November tahun lalu. Total ada 4 siswa yang diancam 'mati' karena namanya ditulis di Death Note guru tersebut.

Entah bercanda atau serius, perkara ini dilaporkan ke Kepala Sekolah. Kepala Sekolah tak tinggal diam lalu menegur tingkah guru yang dianggap meresahkan murid ini. Sekolah pun meminta maaf pada orang tua murid yang diancam oleh guru yang tidak diketahui namanya tersebut.

Seorang guru menggunakan kisah Death Note sebagai bentuk ancaman pada muridnya © animeshopSeorang guru menggunakan kisah Death Note sebagai bentuk ancaman pada muridnya © animeshop

"Siswa bisa jadi merasa tidak nyaman dengan hal ini. Sebagai bentuk
peringatan, perilaku tersebut tidak pantas." ujar Kepala Sekolah dikutip dari rocketnews24.com.

Tak hanya di Jepang, ternyata beragam peristiwa yang melibatkan Death Note ini juga terjadi di Amerika Serikat. Beberapa siswa terpaksa diskors atau bahkan dikeluarkan karena mengancam menggunakan Death Note. Wah, ada-ada saja ya KLovers?

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI