Korban Ledakan Beirut Lebanon Capai 73 Orang, Senyawa Ini Diduga Penyebabnya

Rabu, 05 Agustus 2020 06:30
Korban Ledakan Beirut Lebanon Capai 73 Orang, Senyawa Ini Diduga Penyebabnya
Instagram @hypeinventions


Kapanlagi Plus - Jumlah korban tewas akibat ledakan besar di Beirut, Lebanon diperkirakan terus bertambah. Dilansir CNN, menteri kesehatan Hamad Hassan menyebut jika korban tewas mencapai 73 orang.

Dalam ledakan yang terjadi pada hari Selasa (4/8) petang tersebut, ribuan orang jga diketahui terluka. Kondiai tersebut memaksa presiden Lebanon Michel Aoun untuk bertindak.

 

1. Keadaan Darurat

Dirinya mengumumkan keadaan darurat selama 2 minggu. Selain itu, masa berkabung juga diumumkan selama 3 hari kedepan.

Mengutip Twitter kepresidenan @LBpresidency, presiden Aoun mengatakan akan mengusut dan menemukan orang yang bertanggung jawab atas ledakan tersebut. Dirinya menyebut jika ada Amonium Nitrat yang disimpan selama 6 tahun di gudang dengan jumlah yang sangat besar.

2. Amonium Nitrat

"Karena tidak dapat diterima bahwa pengiriman 'amonium nitrat' diperkirakan 2.750 ton selama 6 tahun di sebuah gudang tanpa mengambil tindakan pencegahan, yang membahayakan keselamatan warga negara," ujarnya.

Amonium Nitrat sendiri digunakan untuk bahan pupuk dan bahan peledak. Zat tersebut tidaklah terbakar, namun meningkatkan laju pembakaran di depan bahan yang mudah terbakar.

(kpl/frs)



MORE STORIES




REKOMENDASI