Kronologi Anjloknya Kereta Bogor-Jakarta Hingga Kondisi Terkini Pasca Kejadian

Senin, 11 Maret 2019 11:50 Penulis: Louvina Gita
Kronologi Anjloknya Kereta Bogor-Jakarta Hingga Kondisi Terkini Pasca Kejadian
KRL Anjlok di dekat Stasiun Bogor (credit: Liputan6.com)


Kapanlagi Plus - Minggu (10/3) pagi kemarin, Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Bogor anjlok saat melintas di lintasan antara Stasiun Cilebut dan Stasiun Bogor. Dilansir dari Liputan6.com, kereta yang memiliki delapan rangkaian gerbong itu anjlok akibat salah satu gerbong tertimpa tiang listrik.

Seorang saksi mata Sudarsono mengungkapkan detik-detik peristiwa nahas itu. Awalnya, meluncur kereta commuterline dari arah Jakarta menuju Bogor. Sebelum melewati perlintasan Kebon Pedes, KA no 1722 ini oleng.

"Enggak lama gerbong depan anjlok ke kanan lalu dua gerbong di belakangnya ikut terbalik," kata Sudarsono.

 

 

 

1. Kereta Tiba-Tiba Ngerem

Salah seorang penumpang menuturkan jika kereta tiba-tiba mengerem mendadak. "Jadi pas kereta sudah lewat Stasiun Cilebut pada di perlintasan Dadali JPL 28 tiba-tiba kereta ngerem mendadak, yang terdengar dari gerbong belakangan guncangan gede banget," tutur seorang penumpang, Nida, saat dihubungi Liputan6.com.

Tiang listrik itu menimpa gerbong KRL ke enam. "Masinisnya tadi dibawa ke rumah sakit, sekarang masih ada korban di gerbong yang terjepit," kata dia.

2. Korban Luka-Luka

Pihak kepolisian menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tergulingnya KRL itu. Namun ada beberapa korban luka yang langsung dibawa ke rumah sakit usai kejadian.

"Hingga pukul 12.10 WIB (10/3) tercatat jumlah korban luka akibat KRL anjlok mencapai 17 orang. 9 Orang di RS Salak Bogor dan 8 lainnya di pos kesehatan stasiun Bogor," ujar VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa dalam keterangannya, Minggu (10/3/2019) kemarin.

3. Sebabkan Gangguan

Usai kejadian, petugas dari PT KAI Daop 1 dan PT KCI langsung melakukan evakuasi penumpang dan KRL.

Akibat kejadian ini, perjalanan KRL yang dengan rute lintasan Stasiun Bogor-Jakarta Kota-Jatinegara sempat terganggu kemarin. Pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pun memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia Eva Chairunisa menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

"PT KCI memohon maaf atas gangguan perjalanan di lintas Bogor - Jakarta Kota/Jatinegara dan sebaliknya sehubungan dengan adanya anjlokan KA 1722 relasi Jatinegara - Bogor di petak jalan antara Cilebut - Bogor," kata Eva di Jakarta.

4. Siapkan Transportasi Alternatif

Karena lintasan KRL di Bogor tak bisa beroperasi normal pasca anjlok kemarin, Kementrian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyiapkan bus alternatif transportasi untuk warga bogor yang akan pergi ke Jakarta.

"Puluhan bus telah disiapkan di antaranya bus Bogor-Tanjung Priok 26 unit," kata Menhub Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Senin (11/3/2019).

Ke-26 unit bus tersebut yakni, Bogor-Bekasi 11 unit, Bogor-Kp Rambutan 3 unit, dan Bogor Lebak-Bulus 10 unit dan disiapkan 15 armada bus sebagai cadangan. Selain itu, disiapkan bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus TransJakarta (APTB) rute Bogor (Bubulak) ke Rawamangun, Blok M, dan Grogol sebanyak 30 unit.

(kpl/lou)

Editor:

Louvina Gita



MORE STORIES




REKOMENDASI