Lewat Kirab Pemuda, Menpora dan Usaha Wujudkan Bhinneka Tunggal Ika

Senin, 26 November 2018 07:20 Penulis: Iwan Tantomi
Lewat Kirab Pemuda, Menpora dan Usaha Wujudkan Bhinneka Tunggal Ika
(c) Merdeka

Kapanlagi Plus - Sebagai negara besar, terdiri dari ribuan pulau dan suku bangsa, Indonesia membutuhkan 'pengikat' untuk menjadikannya sebagai negara kesatuan yang utuh, nggak terpengaruh dengan berbagai macam isu yang bisa memecah belah bangsa. Semangat ini harus dimiliki oleh semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang bakal menjadi penerus bangsa. Generasi tanpa semangat Bhinneka Tunggal Ika kemungkinan besar nggak akan bisa membawa Indonesia berjalan menuju masa depan.

Untuk meningkatkan semangat patriotisme dan persatuan, Kemenpora kembali menggelar program Kirab Pemuda. Acara yang memasuki tahun kedua ini mengajak kaum milenial untuk melakukan napak tilas kebhinekaan sebagai pengingat bahwa mempersatukan NKRI butuh upaya maksimal dari semua pihak. Kirab Pemuda 2018 sendiri dikemas dalam berbagai kegiatan yang atraktif, massal, dan kompetitif, serta dekat dengan jiwa anak muda.

Setelah sukses membawa 90 pemuda berkeliling Indonesia, menyerap berbagai insipirasi untuk mempersatukan bangsa, akhirnya Kirab Pemuda 2018 ditutup pada tanggal 15 September 2018. Dilangsungkan di GOR Rawamangun, Jakarta Timur, acara puncak langsung dipimpin oleh Menpora Imam Nahrawi dengan melibatkan para peserta yang mempersembahkan tari-tarian tradisional dan pementasan.

Menpora berharap bahwa peserta tak hanya bersenang-senang di Kirab Pemuda 2018. Setelahnya, mereka juga harus bisa menjadi barisan terdepan untuk menjaga persatuan Indonesia, serta mengaplikasikan apa yang sudah mereka dapatkan dalam kehidupan masyarakat.

"Bentangan dari Sabang sampai Merauke adalah anugerah Allah yang harus kita jaga. Untuk itu, sebarkan virus Bhinneka Tunggal Ika," ungkap Menpora.

Imam Nahrawi juga berharap agar peserta bisa lebih mandiri dan independen. Mampu menciptakan berbagai dampak positif dalam pembangunan negara tanpa menunggu campur tangan pemerintah. Intinya, mereka harus kreatif dalam menarik minat sponsor atau pihak lain untuk membangun program-program unggul dan menarik bagi Tanah Air.

Turut hadir dalam penutupan Kirab Pemuda 2018, jebolan Indonesian Idol, Delon dan Ghea. Mereka menyanyikan lagu populer ciptaan almarhum Gombloh, 'Kebyar-Kebyar'. Selain itu, secara khusus Delon juga mengajak para peserta bersama menyanyikan lagu hits andalannya, 'Karena Cinta'. Sebuah lagu yang tampaknya menjadi alasan bagi semua peserta mengikuti Kirab Pemuda 2018, yaitu karena cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tahun ini Kirab Pemuda 2018 diikuti oleh 90 pemuda dan pemudi, lebih banyak dari tahun sebelumnya. Acara dibagi menjadi dua zona wilayah, di mana para peserta diajak untuk merekam, memelajari, dan mengaplikasikan slogan Kirab Pemuda, yaitu 'Berani Bersatu' dalam berbagai kegiatan mereka.

Dengan besarnya animo masyarakat terhadap Kirab Pemuda 2018, sangat diharapkan bakal ada program lanjutan di tahun berikutnya. Mereka yang boleh mengikuti program ini adalah Warga Negara Indonesia berusia 19-25 tahun, memiliki keterampilan tertentu dalam bidang kreativitas pemuda, serta fasih berkomunikasi lewat media sosial.

Kamu termasuk dalam kategori di atas dan tertarik mengikuti program ini? Pastikan mempersiapkan diri sebaik mungkin karena bakal ada puluhan ribu calon peserta dari Sabang sampai Merauke yang siap berkompetisi untuk terpilih dalam Kirab Pemuda selanjutnya, ya, KLovers.

 

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI