Lompati Pagar Mal Demi Eksis Snapchat, Pemuda Ini Malah Tewas

Lompati Pagar Mal Demi Eksis Snapchat, Pemuda Ini Malah Tewas © mirror.co.uk

Kapanlagi.com - Tak dipungkiri lagi bahwa sosial media adalah hal yang sangat akrab bagi generasi modern saat ini. Segala hal selalu berhubungan dengan sosial media, baik untuk berinteraksi, mendapatkan informasi, atau membuktikan eksistensi diri. Manfaat sosial media inilah yang membuat masyarakat modern tak bisa lepas dari sosial media.

Di kalangan anak muda sendiri, sosial media menjadi ajang unjuk kreatifitas. Tak terhitung jumlah anak muda yang berinovasi dan senantiasa membuat terobosan menggunakan sosial media seperti Raditya Dika, Arif Muhammad, Bayu Skak, dan Sacha Stevenson. Kemunculan sosok seperti ini membuat para anak muda semakin ingin eksis di sosial media dengan cara yang sayangnya kurang bijak. Seperti remaja asal Singapura satu ini.

Jonathan Chow, pemuda berusia 17 tahun yang tewas akibat melakukan aksi ekstrem demi Snapchat © mirror.co.uk

Jonathan Chow adalah salah satu contoh dari pengguna sosial media yang mengejar eksistensi dengan cara yang kurang bijak. Pemuda berusia 17 tahun ini rela melakukan aksi ekstrem dengan melompati pagar mal hingga terjatuh dari ketinggian empat lantai lalu meninggal dunia.

Jonathan melakukan aksi tersebut untuk diunggah ke situs jejaring sosial snapchat. Jonathan meminta tolong teman perempuannya, Ruth, untuk merekam aksi ekstremnya tersebut. Nahas, nyawa Jonathan justru tak tertolong karena tidak menyadari bahwa aksi tersebut berbahaya.

Jonathan terjatuh dari ketinggian empat lantai dan tewas seketika © mirror.co.uk

"Kami berdua sedang berbelanja pakaian di mal dan ketika kami melewati jembatan, Ia kemudian mendekati jembatan tersebut dan melakukan aksi itu." ujar Ruth dilansir dari The Sun. "Kami pikir dasar jembatan tersebut adalah beton. Aku tahu itu berbahaya tapi aku tak bisa mencegahnya sebelum dia melompat." terang Ruth selanjutnya.

Jonathan diketahui terjatuh setelah melompati pagar jembatan, ternyata dasar jembatan tersebut adalah material papan yang tak mampu menyangga berat Jonathan. Sehingga tubuh Jonathan akhirnya terjatuh dari ketinggian empat lantai tersebut di sebuah mal di Singapura. Kejadian ini menyadarkan kita agar senantiasa mendahulukan keselamatan sebelum eksis di sosial media, bila keselamatan kita abaikan nyawa jadi taruhannya. Sepakat KLovers?

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/agt)

Rekomendasi
Trending