Membara! Begini Optimisme Kemenpora saat Semangati Atlet di Istora
© merdeka
Kapanlagi.com - Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Menpora Imam Nahrawi memanfaatkan kehadirannya juga untuk memberikan dorongan semangat kepada atlet yang tengah berlaga.
"Kita harus betul-betul lebih semangat dan optimis karena infrastruktur sudah bagus tinggal prestasinya harus lebih bagus lagi," kata dia.
Imam menilai kejuaraan tersebut menjadi ajang pembuktian diri setelah proses panjang Pelatnas bulutangkis. Ia juga yakin cabang olahraga unggulan itu dapat memberikan yang terbaik bagi Indonesia terutama di tes even Indonesia Master 2018.
Advertisement
Perlu diketahui ajang ini juga masuk dalam kategori Super 500 dengan melombakan lima kategori pertandingan di antaranya tunggal putra, ganda putra, tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran. Diikuti setidaknya 200 pemain bulutangkis dari 15 negara. Sponsor utama Daihatsu menjanjikan hadiah total 350 ribu dolar AS atau setara dengan Rp4,4 miliar.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo resmikan lapangan Bulutangkis Istora Gelora Bung Karno. Ia mengaku terkejut ketika melihat perubahan total dari keadaan sebelumnya. Renovasi itu menurutnya upaya mengembalikan bangunan awal Istora pada tahun 1960-an.
Sejumlah perbaikan lapangan bulutangkis ini di antaranya, dapat menampung 7.166 penonton dengan tempat duduk berubah menjadi single seat. Beberapa sisa bangunan juga masih dipertahankan karena terdapat sisi sejarahnya.
Pencahayaannya pun berubah lebih terang dan kekinian menggantikan lampu gantung yang model lawas, lampu itu berwarna putih terang dan dapat dinaik turunkan hingga 12 meter ke atas sesuai kebutuhan. Pendingin ruangan model AHU juga terpasang di tiap sisinya.
Usai diresmikan Presiden, Istora langsung digunakan untuk Turnamen Bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2018 sekaligus menjadi turnamen internasional pertama di Istora setelah direnovasi.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kln/tmi)
Advertisement
