Mengenang Hasyim Muzadi, Sosok Kyai Cerdas Panutan Tokoh Negeri
© unej.ac.id
Kapanlagi.com - Pagi ini, tepat pukul 6.15 WIB salah satu Ulama Nahdlatul Ulama telah dikabarkan meninggal dunia. Beliau adalah KH Hasyim Muzadi, tokoh Muslim yang lahir 72 tahun silam. KH Hasyim Muzadi dikenal karena kontribusinya atas pendidikan agama.
Ulama yang dikabarkan keluar masuk rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir ini menyalurkan kepeduliannya akan pendidikan agama melalui pondok pesantren Al Hikam. Pondok yang didirikan pada 21 Maret 1992 ini merupakan pelopor pesantren khusus mahasiswa.

KH Hasyim Muzadi mendirikan pondok pesantren Al Hikam dengan tujuan untuk memadukan dimensi positif perguruan tinggi yang menekankan pada ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis Islam untuk menjadi tempat penempaan kepribadian dan moral yang benar.
Advertisement
Kyai yang pernah menjabat sebagai ketua umum organisasi Nahdlatul Ulama ini dikenal sebagai seorang Muslim yang moderat dan toleran tanpa meninggalkan prinsip agama yang Ia yakini sejak kecil. Baginya sikap moderat dan toleran tidak boleh mengorbankan aqidah.
KH Hasyim Muzadi juga diangkat oleh Presiden Joko Widodo sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Sayang beliau hanya dapat melaksanakan tugasnya kurang dari dua tahun akibat penyakit yang menggerogoti tubuhnya hingga akhirnya membuatnya menghembuskan napas terakhir pagi ini (16/03).

Calon wakil Presiden pasangan Megawati Soekarnoputri pada pemilihan Presiden 2004 silam ini tumbuh di Tuban meski dia dilahirkan di Kota Apel Malang. Di Tuban, KH Hasyim Muzadi mengenyam pendidikan sejak Madrasah Ibtidaiyah (SD) hingga SMP. Sejak kecil KH Hasyim Muzadi dekat dengan pendidikan agama.
Sebelum kembali ke Malang untuk mengenyam pendidikan tinggi, sang Kyai tercatat menghadiri 3 Pondok Pesantren semasa mudanya. KH Hasyim Muzadi pernah menjadi santri Pondok Pesantren Modern Gontor, Pondok Pesantren Senori Tuban, dan Pondok Pesantren Lasem Jawa Tengah.
Partisipasi organisasi Ulama yang telah menelurkan tiga buku ini juga tak bisa dianggap remeh. Sebelum memegang jabatan tertinggi sebagai ketua umum Nahdlatul Ulama selama 11 tahun, KH Hasyim Muzadi telah melibatkan diri di organisasi keislaman sejak tahun 1960, ketika dirinya masih menjadi seorang santri. Dedikasinya terhadap pendidikan agama inilah yang mengantarnya menjadi sosok yang dikenal oleh sebagian masyarakat Muslim Indonesia.

Hasyim Muzadi dikenal sebagai sosok kyai yang memposisikan dirinya sebagai pemimpin Indonesia. Kerangka berpikirnya nasionalis dan pluralis. Ketika peristiwa 11 September WTC terjadi, Hasyim angkat bicara dan berani berbicara pada publik internasional bahwa umat Islam Indonesia adalah muslim yang moderat, kultural, dan tidak memiliki jaringan organisasi internasional. Karena tindakannya ini, Hasyim Muazdi menjadi salah satu tokoh Muslim Indonesia yang dijadikan referensi oleh masyarakat Barat untuk menjelaskan karakteristik umat Islam di Indonesia.
Namun kini Indonesia telah kehilangan salah satu tokoh Muslim berpengaruh dan memiliki segudang pengalaman seperti KH Hasyim Muzadi. Meski telah meninggal, beruntung warisan ilmu dan sejarah beliau masih dapat dikenang dan dimaknai melalui karya tulis dan juga Pondok Pesantren Al Hikam. Selamat jalan KH Hasyim Muzadi, semoga perjuangan untuk menyalurkan pendidikan agama Islam tak berhenti seiring napasmu.
(Irma Darmawangsa Resmi Menikah dengan Irfan Sebastian, Maharnya 50 Gram Emas)
(kpl/agt)
Advertisement
D Academy 8
-
Kisah Inspiratif Diva Dangdut Academy 8 Pernah Tidur di Peti Keyboard
-
Hobi Selebriti Indonesia Mila DA7 Awalnya Takut Berkuda, Kini Kian Tertarik
