Pengangguran, Seorang Wanita Minta Sumbangan Untuk Beli Vodka

Jum'at, 14 April 2017 06:18 Penulis: Agista Rully
Pengangguran, Seorang Wanita Minta Sumbangan Untuk Beli Vodka
The Next Web

Kapanlagi Plus - Di era modern, penggalangan dana tak hanya dilakukan melalui sebuah acara charity saja. Dengan memanfaatkan beberapa situs, kini sumbangan bisa didapatkan dengan mudah. Bentuk praktik permintaan sumbangan untuk membiayai sebuah proyek atau gerakan amal dengan bantuan orang disebut sebagai crowdfunding.

Crowdfunding dalam beberapa tahun terakhir tengah jadi tren dan pada tahun 2015 lalu sekitar US$ 34 Triliun sumbangan didapatkan dari cara crowdfunding ini. Di luar negeri salah satu situs terpercaya untuk mendapatkan sumbangan crowdfunding ini adalah GoFundMe. Sayangnya seperti hal-hal lain di dunia ini, ada saja orang yang menyalahgunakan situs bermanfaat seperti ini.

Seorang wanita bernama Tyler Jane Laurie membuka akun GoFundMe dan meminta sumbangan sebesar US$ 100 atau setara dengan Rp 1,3 juta. Bukan untuk biaya pengobatan atau pendidikan, Laurie justru membuka akun crowdfunding tersebut untuk meminta bantuan membeli vodka dan McDonald. Wanita asal Queensland ini beralasan bahwa dirinya adalah pengangguran sehingga tak mampu membeli barang yang diinginkannya tersebut.

Tyler Jane Laurie, wanita yang membuka akun crowdfunding untuk meminta sumbangan karena jadi pengangguran  thechronicle.com.auTyler Jane Laurie, wanita yang membuka akun crowdfunding untuk meminta sumbangan karena jadi pengangguran thechronicle.com.au

"Aku sangat putus asa. Aku pengangguran dan tahu bahwa sebetulnya hal ini egois tapi aku benar-benar butuh McDonald dan jadi mabuk," tulis Laurie di deskripsi akun GoFundMe miliknya. "Tolong jadilah orang yang baik hati dan bantu aku saat aku betul-betul membutuhkan bantuan."

Sebagian netizen yang menemukan akun GoFundMe Laurie yang dibuat pada Maret lalu ini melontarkan protes. Mereka merasa bahwa gadis ini terlalu memanfaatkan orang lain dan berlaku seenaknya sendiri dengan meminta sumbangan di situs crowdfunding.

Meski permintaan sumbangannya telah dibagikan 30 kali, hingga saat ini Laurie belum mendapatkan dana sejumlah US$ 100 tersebut. Well, siapa sih yang mau menyumbang ke seorang wanita dewasa yang seharusnya mampu bekerja?

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI