Pengertian Kata Istilah, Jenis, Contoh, dan Faktor yang Perlu Diketahui

Rabu, 22 September 2021 12:44 Penulis: Anik Setiyaningrum
Pengertian Kata Istilah, Jenis, Contoh, dan Faktor yang Perlu Diketahui
Ilustrasi (Credit: Pixabay)


Kapanlagi Plus - Bahasa merupakan salah satu ilmu pengetahuan yang dipelajari, digunakan, dan terus dikembangkan. Oleh karena itu, besar kemungkinan kata istilah dalam bahasa Indonesia mengalami penciptaan dan perekaciptaan istilah baru. Masyarakat umum, selaku penutur bahasa sudah sewajarnya mengikuti perkembangan tersebut.

Pembakuan kata istilah bahasa Indonesia terwujud saat datangnya Jepang ke Indonesia pada tahun 1942. Padahal sebelumnya, pada tahun 1938 sudah diadakan Kongres Bahasa Indonesia I di Solo. Setelah itu, dibentuklah Komisi Bahasa Indonesia sebagai efek dari pelarangan penguasa Jepang kepada orang Indonesia menggunakan bahasa Belanda.

Meski begitu, pekerjaan komisi tersebut tak berjalan lancar karena ternyata Jepang tak mendukungnya secara penuh. Hingga pada tahun 1945, saat Jepang meninggalkan Indonesia, komisi tersebut hanya menghasilkan sekitar 7.000 kata istilah dalam berbagai bidang. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kata istilah Indonesia, silakan simak informasi berikut ini.

1. Pengertian Kata Istilah

Berdasarkan Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia berjudul "Tata Istilah" (2016) pengertian kata istilah adalah kata atau gabungan kata yang digunakan sebagai nama atau lambang yang dengan cermat mengungkapkan makna konsep, proses, keadaan, atau sifat yang khas di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). Hal tersebut masih dibagi menjadi istilah umum dan istilah khusus.

Istilah sendiri bisa disebut sebagai kosakata. Kosakata tersebut digunakan sehari-hari dalam kehidupan manusia dalam penyebutan sesuatu. Misalnya, manusia melangkahkan kaki bisa disebut "berjalan" dan ketika kecepatannya ditambah kemudian disebut "lari".

Lalu, dari mana sumber penyebutan itu? Dalam setiap bahasa, pembentukan kata istilah di dalamnya bersifat terbuka. Bahasa berawal dari kesepakatan yang kemudian digunakan secara terus-menerus. Dalam praktiknya, interaksi satu penutur dengan penutur lain bisa saling mempengaruhi bahasa.

Pada akhirnya, terjadi interaksi untuk saling menyerap kata istilah. Hal itu bisa terjadi karena tak ada bahasa yang lengkap. Hal itu bisa disadari oleh orang menguasai beberapa bahasa. Mereka akan mencari padanan dari bahasa lain jika ingin berkomunikasi tapi tak menemukan istilah yang tepat dalam bahasa yang dipakai.

Bahasa Inggris misalnya, sebagai bahasa yang dianggap modern dan internasional pun melakukan penyerapan dari bahasa lain. Bahasa Inggris menyerap kosakata dari berbagai bahasa lain, seperti Latin, Perancis, dan Yunani.

Hal itu pula yang terjadi dalam bahasa Indonesia. Sumber kata istilah Indonesia, terutama berasal dari bahasa Indonesia (termasuk unsur serapan), bahasa daerah, dan bahasa asing (misalnya, Inggris, Arab, Belanda).

2. Jenis Kata Istilah Umum dan Khusus

Kata Istilah Umum

Seperti yang sudah disinggung di atas, kata istilah dibagi salah satunya, yaitu istilah umum. Istilah umum adalah kata yang awalnya berasal dari bidang tertentu kemudian digunakan secara luas hingga dianggap sebagai kosakata umum.

Contoh: meja, kursi, dan lemari awalnya merupakan istilah dalam bidang perabotan atau interior. Karena perabotan tersebut digunakan secara luas maka istilah tersebut pun menjadi umum.

Kata Istilah Khusus

Kata istilah khusus adalah kosakata yang dipakai secara terbatas di bidang tertentu. Meski suatu istilah sudah ada sejak lama, tetap saja tidak menjadi kosakata umum yang digunakan sehari-hari. Biasanya, hal tersebut hanya digunakan dalam satu bidang tertentu, misalnya kedokteran, ekonomi, dan politik. Sebagai contoh, kalian bisa menyimak penjelasan berikut ini.

- kata istilah kardiovaskular, hipertensi, morbiditas, dan mortalitas merupakan istilah yang sudah sejak lama digunakan dalam bidang kedokteran atau kesehatan. Istilah tersebut digunakan untuk menjelaskan hal-hal yang hanya berkaitan di bidang kesehatan.

- kata istilah deflasi, bull market, bear market merupakan kosakata dalam bidang ekonomi yang digunakan secara khusus membicarakan bidang tersebut.

3. Faktor Pembentukan Istilah

Sebelum kata istilah itu menjadi kosakata, entah umum atau khusu, ada beberapa faktor yang dijadikan pertimbangan. Berdasarkan Seri Penyuluhan Bahasa Indonesia berjudul "Tata Istilah" (2016) terdapat beberapa persyaratan atau bahan pertimbangan untuk memilih sebuah istilah seperti berikut ini.

- Kata istilah dipilih dari kata atau frasa yang paling tepat untuk mengungkapkan suatu konsep. Dalam bahasa Indonesia misalnya, terdapat dua kata atau lebih yang memiliki kemiripan makna, seperti "area", "kawasan", "daerah", dan "wilayah". Untuk menentukan istilah yang dipakai, kalian perlu mempertimbangkan makna yang paling tepat untuk mewakili konsep yang ingin diungkapkan.

- Keringkasan kata dan frasa menjadi pertimbangan untuk menentukan pemakaian sebuah istilah. Misalnya, "pakan" dipilih karena lebih ringkas daripada "pakan ternak". Contoh lain, "jelaga" dipilih karena lebih ringkas daripada "hitam arang".

- Kata istilah dipilih karena memiliki nilai rasa atau konotasi baik. Misalnya, "tunawisma" lebih sering dipakai daripada "gelandangan" dan "mantan" (untuk orang) lebih sering dipakai daripada "bekas".

- Kata istilah dipilih karena dianggap lebih eufonik atau enak didengar. Sebagai contoh, "efektif" lebih sering digunakan daripada "mangkus" dan "efisen" lebih sering dipakai daripada "sangkil"

- Kata istilah dipakai karena sesuai dengan kaidah bahasa. Misalnya, "Perajin" lebih dipilih daripada "pengrajin" karena sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

(kpl/ans)



MORE STORIES




REKOMENDASI